Antar Sheriff Bungkam Madrid, Yuriy Vernydub Kini Hadapi Rusia di Medan Perang

Arief Apriadi

Jum'at, 04 Maret 2022 | 08:08 WIB
Antar Sheriff Bungkam Madrid, Yuriy Vernydub Kini Hadapi Rusia di Medan Perang
Pelatih Sheriff Tiraspol, Yuriy Vernydub memberi isyarat kepada para pemainnya dalam laga play-off Liga Europa antara Sheriff vs Braga di Braga, pada 24 Februari 2022. MIGUEL RIOPA / AFP.

Suara.com - Enam bulan lalu, tepatnya pada 29 September 2021, Yuriy Vernydub merayakan kemenangan timnya di kandang Real Madrid, Santiago Bernabeu pada babak penyisihan Grup D Liga Champions.

Tim yang dilatihnya, Sheriff Tiraspol secara luar biasa membungkam Real Madrid 2-1 dan menjadikannya salah satu kejutan terbesar di Liga Champions.

Hasil itu adalah salah satu tinta emas bagi juara Liga Moldova, yang merupakan klub dari Transnistria, sebuah republik yang memisahkan diri dari pengaruh Rusia.

Enam bulan berselang pasca momen menakjubkan di Santiago Bernabeu, Yuriy Vernydub masih memimpin Sheriff Tiraspol untuk bermain di playoff Liga Europa.

Setelah menang 2-0 atas Braga di kandang, Vernydub dari Ukraina dan para pemainnya telah tiba di Portugal pada 23 Februari lalu. Mereka pun tidur nyenyak sebelum bersiap mempertahankan keunggulan di leg pertama.

Namun, pada leg kedua Kamis (24/2/2022), Sheriff kalah adu penalti 2-3 dari Braga yang dalam laga itu berhasil menang 2-0 untuk menyamakan agregat 2-2.

Kekalahan Sheriff memang menyedihkan, tetapi apa yang selanjutnya dihadapi Yuriy Vernydub sungguh mengerikan. Dia mendapat telepon dari anaknya di Ukraina bahwa Rusia melakukan serangan militer.

Mendengar kabar buruk itu, dia buru-buru pulang menggunakan pesawat. Dia tiba di Lasi, Romania untuk kemudian menaiki bus ke Tiraspol, Transnistria, bersama seluruh tim Sheriff pada Jumat (25/2/2022) malam untuk kemudian berangkat ke Ukraina pada Sabtu pagi.

"Aku tidak ingin berbohong padamu. Ketika saya kembali ke rumah, saya melihat banyak orang kuat meninggalkan negara itu. Jika mereka kembali, saya akan senang," kata Yuriy Vernydub dikutip dari BBC Sports, Jumat (4/3/2022).

baca juga

Vernydub mengaku tak bisa mengikuti keputusan koleganya yang memilih mengungsi saat Ukraina diserang Rusia. Dia tak bisa bohong kepada diri sendiri. Dia bertekad untuk membantu negaranya dalam peperangan.

"Orang-orang yang dekat dengan saya mencoba menghentikan saya. Istri saya, anak-anak saya, cucu-cucu saya. Saya berdiri kuat dan saya berterima kasih kepada istri saya karena mendukung saya. Dia tahu karakter saya. Jika saya membuat keputusan, saya tidak akan mengubahnya," kata Vernydub.

"Kami bisa pergi ke Moldova dan opsi ini masih terbuka untuk anak-anak saya, untuk istri mereka, untuk cucu-cucu saya. Tapi saya dan istri saya - kami pasti akan tinggal di sini."

Saat membagikan kisahnya kepada BBC, Vernydub mengaku tengah berada di lokasi yang cukup dekat dengan medan perang, kurang lebih sekitar 120 km dari lokasi baku tembak.

Vernydub mengaku cukup percaya diri untuk turun ke medan perang membantu negaranya karena semasa muda sempat menyicipi pengalaman menjadi tentara.

"Saya berada di ketentaraan ketika saya masih muda - wajib untuk melakukannya selama dua tahun. Tapi itu di unit untuk olahragawan. Selama dua bulan, kami diinstruksikan secara teori dan setelah itu kami belajar cara menangani senjata," ujar Vernydub.

"Tapi itu sudah lama sekali. Saya tidak bisa mengatakan bahwa saya memiliki masalah dalam menggunakan senjata api, saya tahu cara menggunakannya."

Vernydub berjuang di medan konflik tidak sendiri. Dia bergabung dengan kelompok masyarakat yang juga bersedia mengorbankan jiwa dan raganya untuk Ukraina.

"Kolektif di sekitar saya gila. Dengan cara yang baik tentunya. Sangat keren bahwa saya adalah bagian dari tim seperti itu. Ada karakter yang berbeda di sini, jelas Vernydub.

"Tapi mereka bersatu, bersahabat dan sangat termotivasi. Semuanya dibagi di antara kita. Dari sudut pandang ini, semuanya baik-baik saja. Senang juga banyak yang ingin berfoto dengan saya."

Kendati siap mempertaruhkan nyawa membela Ukraina, Vernydub tidak menampik bahwa dia tetap merindukan sepak bola sepanjang waktu. Dia pun berharap perang ini akan segera berakhir di mana Ukraina jadi pemenangnya.

"Sepak bola adalah hidupku. Sejak kecil saya mulai memainkannya, saya adalah pemain profesional, kemudian saya menjadi pelatih. Saya yakin saya akan terus menjadi manajer dan saya akan memenangkan trofi," beber Vernydub.

"Ketika kami mengalahkan Real Madrid, saya tidak bisa membayangkan ini [konflik Rusia-Ukraina," tambahnya.

Pelatih berusia 56 tahun itu pun mengatakan bahwa kekhawatirannya terhadap konflik Rusia-Ukraina sudah dimulai sejak 14 Februari. Saat itu, mulai banyak isu yang menyebut Presiden Rusia, Vladimir Putin akan memerintahkan militernya untuk menyerang Ukraina.

"Pada 14 Februari saya mulai khawatir. Para pemain terus bertanya kepada saya mengapa saya begitu sedih sepanjang waktu. Apakah sesuatu terjadi padaku? Saya terus mengatakan tidak ada yang salah, tetapi segera sesuatu akan terjadi. Mereka terus mengatakan tidak akan, tapi aku merasakan sesuatu," kenang Vernydub.

"Beberapa pemain Sheriff telah menelepon saya dan saya telah menerima pesan suara. Mereka bertanya bagaimana keadaan keluarga saya, bagaimana keadaan anak-anak saya."

"Pada 1 Maret, Sheriff bermain di liga melawan rival dan mereka menang. Saya menghargai itu. Beberapa pelatih juga mengirimi saya kata-kata penyemangat."

"Memikirkan sepak bola memotivasi saya. Sepak bola adalah hidupku. Semoga perang ini tidak berlangsung lama. Kami akan menang dan saya akan kembali ke pekerjaan tercinta saya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inter Milan Hadapi Sheriff Tiraspol, Simone Inzaghi Enggan Remehkan Lawan

Inter Milan Hadapi Sheriff Tiraspol, Simone Inzaghi Enggan Remehkan Lawan

Bola | Rabu, 03 November 2021 | 17:03 WIB

Libas Sheriff Tiraspol 3-1, Simone Inzaghi Masih Ingin Lebih Banyak Gol dari Inter

Libas Sheriff Tiraspol 3-1, Simone Inzaghi Masih Ingin Lebih Banyak Gol dari Inter

Bola | Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:07 WIB

Pecah Telor! Inter Akhirnya Menang Di Liga Champions, Hajar Sheriff Tiraspol 3-1

Pecah Telor! Inter Akhirnya Menang Di Liga Champions, Hajar Sheriff Tiraspol 3-1

Bola | Rabu, 20 Oktober 2021 | 05:31 WIB

Liga Champions: Inter Milan Ogah Jadi Korban Ketiga Sheriff Tiraspol

Liga Champions: Inter Milan Ogah Jadi Korban Ketiga Sheriff Tiraspol

Bola | Selasa, 19 Oktober 2021 | 07:44 WIB

5 Fakta Unik Kekalahan Memalukan Real Madrid atas Sheriff Tiraspol

5 Fakta Unik Kekalahan Memalukan Real Madrid atas Sheriff Tiraspol

Your Say | Kamis, 30 September 2021 | 06:28 WIB

Terkini

Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300

Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:18 WIB

Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027

Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:15 WIB

5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless

5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli

Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli

Riau | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:08 WIB

Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes

Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026

Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:04 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:03 WIB

Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add

Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Pajak Pulp PT TPL, Kerugian Capai Rp2 Triliun

Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Pajak Pulp PT TPL, Kerugian Capai Rp2 Triliun

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:01 WIB

Huawei Pura 90s Series Siap Masuk Indonesia Pamer AI dan Kamera Telephoto 200MP

Huawei Pura 90s Series Siap Masuk Indonesia Pamer AI dan Kamera Telephoto 200MP

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:58 WIB

×