5 Fakta Menarik Usai Maroko Bikin Kejutan Singkirkan Spanyol Lewat Adu Penalti

Reky Kalumata

Rabu, 07 Desember 2022 | 05:29 WIB
5 Fakta Menarik Usai Maroko Bikin Kejutan Singkirkan Spanyol Lewat Adu Penalti
Maroko merayakan kemenangan mereka dalam babak adu penalti saat pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia Qatar antara Maroko dan Spanyol di Education City Stadium di Al-Rayyan, barat Doha, Qatar, Selasa (6/12/2022).[JAVIER SORIANO / AFP]

Suara.com - Maroko membuat kejutan di Piala Dunia 2022 usai menyingkirkan Spanyol di babak 16 besar. Berikut fakta - fakta usai Maroko mengalahkan Spanyol lewat adu penalti.

Dalam laga yang digelar di Education City Stadium, Selasa (6/12/2022), Maroko menyingkirkan Spanyol 3-0 lewat drama adu penalti setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol di sepanjang 120 menit.

Dengan kemenangan ini, Maroko berhak atas satu tiket babak perempat final Piala Dunia 2022. Mereka akan menghadapi Portugal yang baru saja membantai Swiss 6-1 di laga babak 16 besar lainnya.

Para pemain Maroko bersujud setelah memenangkan pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia Qatar antara Maroko dan Spanyol di Education City Stadium di Al-Rayyan, barat Doha, Qatar, Selasa (6/12/2022). [JAVIER SORIANO / AFP]
Para pemain Maroko bersujud setelah memenangkan pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia Qatar antara Maroko dan Spanyol di Education City Stadium di Al-Rayyan, barat Doha, Qatar, Selasa (6/12/2022). [JAVIER SORIANO / AFP]

Berikut fakta - fakta menarik usai Maroko membuat kejutan dengan menyingkirkan Spanyol lewat adu penalti:

1. Maroko adalah tim Afrika keempat yang mencapai perempat final turnamen Piala Dunia, setelah Kamerun pada 1990, Senegal pada 2002, dan Ghana pada 2010.

2. Maroko menjadi negara Afrika pertama yang memenangkan adu penalti di Piala Dunia, dengan ini menjadi yang kedua diperebutkan oleh tim Afrika (sebelumnya Ghana 2-4 Uruguay pada 2010).

3. Spanyol menjadi negara pertama dalam sejarah Piala Dunia yang kalah dalam empat adu penalti, sementara mereka menjadi tim kedua yang tidak mencetak gol satu pun setelah Swiss melawan Ukraina pada 2006.

4. Spanyol hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran selama 120 menit pertandingan ini; sejak 1966 (ketika data tersedia), jumlah mereka tidak pernah berkurang dalam satu pertandingan Piala Dunia.

5. Pelatih Maroko Walid Reragui menjadi manajer Afrika pertama yang mencapai perempat final Piala Dunia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejutan Piala Dunia 2022, Maroko Singkirkan Spanyol di Babak 16 Besar

Kejutan Piala Dunia 2022, Maroko Singkirkan Spanyol di Babak 16 Besar

Bola | Rabu, 07 Desember 2022 | 00:56 WIB

Piala Dunia 2022: Belum Ada Gol, Duel Maroko vs Spanyol Lanjut ke Babak Tambahan

Piala Dunia 2022: Belum Ada Gol, Duel Maroko vs Spanyol Lanjut ke Babak Tambahan

Bola | Selasa, 06 Desember 2022 | 23:53 WIB

Portugal vs Swiss: Skenario Pertandingan, Fakta Menarik, Prakiraan Susunan Pemain

Portugal vs Swiss: Skenario Pertandingan, Fakta Menarik, Prakiraan Susunan Pemain

Bola | Selasa, 06 Desember 2022 | 23:10 WIB

Terkini

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

×