Bawa Kemenangan Maroko, Yassine Bounou: Ini Adalah Sejarah, Bahkan Saya Belum Siap untuk Adu Penalti

Pebriansyah Ariefana
Bawa Kemenangan Maroko, Yassine Bounou: Ini Adalah Sejarah, Bahkan Saya Belum Siap untuk Adu Penalti
Kiper Maroko Yassine Bounou menepis tendangan dari gelandang Spanyol Sergio Busquets dalam babak adu penalti dalam pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia Qatar antara Maroko dan Spanyol di Education City Stadium di Al-Rayyan, barat Doha, Qatar, Selasa (6/12/2022). [JACK GUEZ/AFP]

Yassine Bounou merasa itu momen bersejarah untuknya dan Maroko.

Suara.com - Yassine Bounou bisa jadi orang paling berjasa di laga Spanyol vs Maroko di laga 16 besar Piala Dunia 2022. Yassine Bounou ada kiper Timnas Maroko yang berhasil menghalau sepakan tim Spanyol.

Yassine Bounou merasa itu momen bersejarah untuknya dan Maroko.

"Itu luar biasa," katanya kepada ESPN.

"Ini adalah momen bersejarah. Saya bahkan belum terlalu siap untuk adu penalti. Ada begitu banyak tekanan dalam permainan jadi saya hanya mencoba untuk menikmatinya."

Baca Juga: 3 Alasan Kenapa Adu Penalti Tidak Semudah yang Kamu Bayangkan

Yassine Bounou membagi pengalamannya saat wawancara 2 jam setelah pertandingan kepada ESPN. Kata dia, adu penalti mementingkan insting.

"Untuk adu penalti, ini tentang insting, sedikit keberuntungan dan hanya itu, tidak banyak lagi," kata dia.

Saat diwawancara, Yassine Bounou tampak sekali bahagia. Dia menebar senyum tipis dan manis.

"Kami sangat bahagia untuk para penggemar, untuk orang-orang kami, untuk keluarga kami," katanya.

Bounou mengawali karier kipernya dari akademi sepak bola Wydad Casablanca pada 2010 lalu. Dua tahun berselang, tepatnya 2012, ia melanjutkan karier ke Spanyol dan bergabung di Atletico Madrid B.

Baca Juga: Meski Menang 2-0 Lawan Valencia, Real Madrid harus Kehilangan Benzema dan Militao Karena Ini

Berseragam Atletico Madrid B, Bounou sempat dipinjamkan ke Real Zaragoza. Menunjukkan performa yang baik, Bounou dipromosikan ke skuad utama Atletico Madrid pada 2016.

Namun Bounou tak lama-lama di Atletico Madrid dan melanjutkan karier di Girona FC pada 12 Juli 2016. Pada 2019, Bonou lebih sering dipinjamkan ke Sevilla. Tepat pada 4 September 2020, ia resmi menjadi kiper Sevilla setelah dilepas Girona sebesar Rp69,5 miliar.

Performa di level klub mendapat perhatian dari Timnas Maroko. Pada 14 Agustus 2013, saat itu Bounou berusia 22 tahun melakukan debutnya bersama Singa Atlas. Total ada 48 pertandingan yang dia ikuti selama membela timnas.

Pada Piala Dunia 2022 ini, Bounou dimainkan oleh Walid Regragui sebanyak 3 kali. Pertama kali di laga perdana menghadapi kroasia dengan skor akhir 0-0. Lalu di pertandingan keduanya menghadapi Kanada dengan kemenangan 1-2, sementara laga ketiganya saat melawan Spanyol di babak 16 besar dengan kemenangan babak adu penalti, 3-0.

Bounou kebobolan 1 gol selama di Piala Dunia 2022. Ia juga mencatatkan cleansheet sebanyak 1 kali.

Maroko mencatatkan sejarah setelah mengalahkan Spanyol lewat drama adu penalti. Kemenangan ini menjadi pertama kalinya untuk Singa Atlas melaju ke perempat final dalam kompetisi Piala Dunia.

Selanjutnya Maroko akan menghadapi lawannya di perempat final antara Portugal atau Swiss yang segera bertanding pada Rabu (7/12/2022) dini hari WIB.