Egy Maulana Vikri Cocok Main di Liga Jepang Usai Tinggalkan Zlate Moravce, Ini Alasannya

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 16 Desember 2022 | 17:15 WIB
Egy Maulana Vikri Cocok Main di Liga Jepang Usai Tinggalkan Zlate Moravce, Ini Alasannya
Asnawi Mangkualam, Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman (AP)

Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, dianjurkan untuk melanjutkan kariernya di Liga Jepang setelah resmi meninggalkan klub Liga Slovakia, FC ViOn Zlaté Moravce. Setelah gagal bersinar di Slovakia, Egy Maulana Vikri sebetulnya disarankan untuk menjajal kompetisi Liga Jepang sebagai pelabuhan selanjutnya.

Zlate Moravce telah resmi mengumumkan bahwa pihaknya dan Egy Maulana Vikri sepakat untuk mengakhiri kerja sama. Kurangnya menit bermain disinyalir menjadi alasan Egy Maulana Vikri untuk angkat kaki.

"Saya ingin berterima kasih kepada ViOn, rekan setim saya, dan tim pelatih. Terima kasih atas waktu yang dihabiskan di klub, meskipun singkat. Saya berharap Golden Moravians hanya yang terbaik dan semoga sukses di sisa musim ini," ujarnya dikutip dari laman resmi klub.

Dibandingkan dengan kompetisi-kompetisi lainnya di dunia, Liga Jepang barangkali menjadi salah satu kompetisi yang paling ramah untuk para pemain asal Asia Tenggara.

Dua pemain Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri (kiri) dan Witan Sulaeman saat berlatih di gym dalam pemusatan latihan (TC) di Bali. [PSSI]
Dua pemain Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri (kiri) dan Witan Sulaeman saat berlatih di gym dalam pemusatan latihan (TC) di Bali. [PSSI]

Jika bergabung dengan klub Liga Jepang, Egy Maulana Vikri bakal mengikuti jejak-jejak seniornya, seperti Irfan Bachdim dan Stefano Lilipaly yang pernah berkarier di sana.

Selain itu, saat ini ada beberapa pemain asal ASEAN yang berkarier di sana, mulai dari Chanathip Songkrasin, Supachok Sarachat, Chaowat Veerachat, hingga Dang Van Lam.

Tak bisa dimungkiri, kompetisi Liga Jepang, baik itu J1 atau J2 League merupakan salah satu kompetisi yang paling berkualitas di Asia.

Ada banyak sekali pemain-pemain Jepang yang kini mentas di Eropa karena dibesarkan dengan sistem kompetisi berkualitas milik Negeri Matahari Terbit.

Oleh karena itu, Egy Maulana Vikri sebetulnya sangat layak untuk mempertimbangkan Liga Jepang sebagai pelabuhan barunya.

baca juga

Bermain bersama klub kasta kedua di Jepang asalkan mendapat menit bermain yang regular pun jauh lebih baik ketimbang berkarier di Eropa tapi hanya menjadi penghangat bangku cadangan.

Selanjutnya, Egy Maulana Vikri juga dinilai bisa beradaptasi dengan gaya permainan di kompetisi Negeri Sakura ketimbang Eropa.

Pasalnya, Liga Jepang sangat berbeda dengan kompetisi negara Eropa Timur yang lebih banyak mengandalkan adu fisik dan keunggulan postur.

Pemain bertipe cepat dan punya skill olah bola seperti Egy tentunya bakal bisa lebih bersaing ketika berkarier di Liga Jepang.

Oleh karena itu, kompetisi J2 atau J1 League bisa menjadi opsi terbaru bagi Egy Maulana Vikri alih-alih memilih melanjutkan di Eropa.

Kontributor: Muh Faiz Alfarizie

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NGERI! Rafael Struick Dikepung Lima Pemain Malaga saat Tampil Bersama Timnas Indonesia U-20

NGERI! Rafael Struick Dikepung Lima Pemain Malaga saat Tampil Bersama Timnas Indonesia U-20

Bola | Jum'at, 16 Desember 2022 | 17:09 WIB

3 Pemain Timnas Indonesia U-20 yang Posisinya Bisa Terancam Jika Zico Soree Resmi Dinaturalisasi

3 Pemain Timnas Indonesia U-20 yang Posisinya Bisa Terancam Jika Zico Soree Resmi Dinaturalisasi

Bola | Jum'at, 16 Desember 2022 | 16:33 WIB

4 Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia U-20, No.3 Sudah Tiba di Indonesia

4 Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia U-20, No.3 Sudah Tiba di Indonesia

Bola | Jum'at, 16 Desember 2022 | 15:17 WIB

Terkini

Bahlil Beberkan Tahap Kedua Impor Minyak Rusia Berjalan, RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang

Bahlil Beberkan Tahap Kedua Impor Minyak Rusia Berjalan, RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:00 WIB

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:45 WIB

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

Surakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:41 WIB

×