Intensitas pertandingan semakin ketat selepas jeda, kedua tim tetap bermain menyerang dan menciptakan sejumlah peluang.
Inter berhasil kembali unggul pada menit ke-65 setelah babak kedua dimulai. Henrikh Mkhitaryan memberikan umpan terobosan cerdik ke Federico Dimarco yang menusuk ke sisi kiri kotak penalti, dia kemudian memberikan umpan tarik yang tinggal disambar Martinez masuk ke gawang Odysseas Vlachodimos.
Kembali tertinggal, Benfica bermain makin terbuka dan Inter Milan memanfaatkannya untuk mencetak gol pada menit ke-79. Joaquin Correa melakukan aksi individu di sisi kiri dan melewati Otamedi sebelum melepaskan tendangan yang menjebol gawang tim tamu. Skor menjadi 3-1.
Benfica nyaris mencetak gol kedua mereka pada menit ke-84 andai saja tendangan "first time" David Neres di kotak penalti tidak menghantam tiang gawang.
Benfica akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-86. Bermula dari umpan silang Grimaldo ke kotak penalti, Antonio Silva menyundul bola masuk ke gawang Onana.
Benfica masih memberikan perlawanan dan bahkan kembali mencetak gol pada masa injury time. Umpan tarik dari sisi kiri bisa disambar Petar Musa dan mengubah skor akhir menjadi 3-3.
Gol itu sekaligus mengakhiri pertandingan dan Inter Milan berhak lolos ke semifinal setelah unggul agregat 5-3.
Susunan pemain
Inter Milan (3-5-2): Andre Onana; Matteo Darmian, Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni (anilo D'Ambrosio 80'); Denzel Dumfries, Nicolo Barella (Hakan Calhanoglu 76'), Marcelo Brozovic, Henrikh Mkhitaryan, Federico Dimarco (Robin Gosens 80'); Edin Dzeko (Romelu Lukaku 76'), Lautaro Martinez (Joaquin Correa 76').
Baca Juga: Inter vs Benfica: 5 Fakta Menarik dan Link Live Streaming
Benfica (4-2-3-1): Odysseas Vlachodimos; Gilberto (David Neres 46'), Antonio Silva, Nicolas Otamendi, Alejandro Grimaldo; Chiquinho (Petar Musa 80'), Florentino Luis; Rafa Silva (Joao Neves 80'), Joao Mario (Andreas Schjelderup 89'), Fredrik Aursnes; Goncalo Ramos (Goncalo Guedes 74').