Bernardo Tavares Kritik Sikap Wasit di Laga Persija vs PSM: Pemain Bisa Meninggal!

Arief Apriadi

Selasa, 04 Juli 2023 | 05:47 WIB
Bernardo Tavares Kritik Sikap Wasit di Laga Persija vs PSM: Pemain Bisa Meninggal!
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares. (dok.LIB)

Suara.com - Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares marah besar dengan kepemimpinan wasit di laga kontra Persija Jakarta, Senin (3/7/2023). Dia menilai, sikap yang salah dari sang pengadil bisa mengancam nyawa pemain.

Menurut Bernardo Tavares, wasit-wasit di BRI Liga 1 harus lebih memerhatikan kondisi pemain, terutama yang mengalami masalah di lapangan. Para wasit diharapkan lebih berani untuk menghentikan laga jika diperlukan.

Hal itu disampaikan Bernardo Tavares setelah PSM Makassar ditahan imbang Persija Jakarta 1-1 dalam laga pekan pertama Liga 1 2023-2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Pertandingan Persija Jakarta vs PSM Makassar di Stadion Utama Gelora Bung Karno dalam pekan perdana BRI Liga 1 2023/2024. (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)
Pertandingan Persija Jakarta vs PSM Makassar di Stadion Utama Gelora Bung Karno dalam pekan perdana BRI Liga 1 2023/2024. (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)

Gol Persija Jakarta berkaitan dengan keluhan Tavares di mana PSM Makassar kebobolan setelah seorang pemainnya mengalami cedera tetapi laga tetap berjalan.

"Wasit utama punya peran penting untuk menegakkan fair play, dan wasit utama bukan dokter, kalau seorang pemain sudah jatuh lebih dari semenit, wasit utama harus menghentikan pertandingan," kata Bernardo Tavares dalam konferensi pasca laga.

"Itu bisa saja serius, bisa menimbulkan kematian. Tapi dia tidak menghentikan pertandingan, dan Persija mencetak gol saat pemain kami terjatuh di lapangan," tambahnya.

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat konferensi pers usai pertandingan melawan Persija Jakarta (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat konferensi pers usai pertandingan melawan Persija Jakarta (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

PSM yang berstatus juara bertahan Liga 1, unggul lebih dulu dalam laga ini lewat gol Kenzo Nambu pada babak pertama. Persija Jakarta menyamakan kedudukan melalui gol cantik Ryo Matsumura menjelang pertandingan usai.

Gol Ryo tersebut kemudian mendapat kritik dari Tavares, yang menilai prosesnya terjadi saat seorang pemainnya yakni bek Yuran Fernandes, sedang cedera dan mestinya pertandingan dihentikan oleh wasit.

"Dia (wasit) tidak tahu apa yang terjadi dengan pemain tersebut pada saat ia terjatuh, itu bisa saja hal yang serius. Dan seharusnya menurut saya pertandingannya harus dihentikan. Sebab bisa saja nanti kemudian diberi tambahan waktu 10 menit, 20 menit, yang jelas pertandingan dihentikan saat pemain terjatuh," tambahnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persija Gagal Kalahkan PSM Makassar, Thomas Doll Akui Sulit Menang Tanpa Striker

Persija Gagal Kalahkan PSM Makassar, Thomas Doll Akui Sulit Menang Tanpa Striker

Bola | Selasa, 04 Juli 2023 | 04:55 WIB

Ditaklukkan PSIS Semarang, Bhayangkara FC Evaluasi Hasil Jelang Jamu RANS Nusantara

Ditaklukkan PSIS Semarang, Bhayangkara FC Evaluasi Hasil Jelang Jamu RANS Nusantara

Bola | Selasa, 04 Juli 2023 | 02:55 WIB

Pelatih Persija Sindir Permainan PSM Makassar Usai Imbang di SUGBK, Kenapa?

Pelatih Persija Sindir Permainan PSM Makassar Usai Imbang di SUGBK, Kenapa?

Deli | Senin, 03 Juli 2023 | 23:32 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×