5 Kontroversi Piala AFF Sebelum Kasus Komang Teguh dan Titan Agung

Syaiful Rachman

Jum'at, 18 Agustus 2023 | 07:15 WIB
5 Kontroversi Piala AFF Sebelum Kasus Komang Teguh dan Titan Agung
Reaksi Komang Teguh Trisnanda dari Indonesia dan Soponwit Rakyart (kanan) dari Thailand saat keributan di final SEA Games 2023. (AFP)

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mendapat pukulan telak jelang pertandingan perdana skuad Garuda di ajang Piala AFF U-23 2023, yaitu dilarangnya Titan Agung dan Komang Teguh untuk berlaga.

Shin Tae-yong terpaksa mencoret Komang Teguh dan Titan Agung dari skuat Timnas Indonesia jelang laga perdana Grup B Piala AFF U-23 2023 kontra Malaysia, Jumat (18/8/2023), karena keputusan AFC.

Komang Teguh (Kanan) dan Kelly Sroyer (Kiri) Saat Mengikuti Pemusatan Latihan Bersama Timnas U-23 (pssi.org)
Komang Teguh (Kanan) dan Kelly Sroyer (Kiri) Saat Mengikuti Pemusatan Latihan Bersama Timnas U-23 (pssi.org)

Komang dan Titan sebelumnya mendapatkan sanksi akibat kericuhan yang terjadi di partai final SEA Games 2023 kontra Thailand.

Meski awalnya hanya berlaku pada pertandingan resmi FIFA, Komang dan Titan ternyata tidak diizinkan tampil di Piala AFF U-23 setelah ada surat resmi dari AFC. Sebagaimana diketahui, Piala AFF tidak masuk dalam kalender FIFA, fakta yang menjadikan keputusan AFC tersebut kontroversial.

Berikut lima kontroversi yang terjadi di sepanjang sejarah gelaran Piala AFF sebelum kasus Komang Teguh dan Titan Agung.

1. Kontroversi Skandal Poin Singapura 1994

Pada Piala AFF 1994, terjadi skandal yang melibatkan pertandingan antara Malaysia dan Singapura.

Malaysia mencetak gol bunuh diri agar Singapura tetap di bawah Vietnam dalam perhitungan poin dan memastikan tempat di babak final. Skandal ini mengakibatkan penangguhan Malaysia dari kompetisi selama dua tahun.

2. Insiden Pertandingan Sengit Indonesia vs Malaysia 2010

baca juga

Pertandingan antara Indonesia dan Malaysia pada Piala AFF 2010 menyaksikan bentrokan antara pemain dan pendukung kedua tim.

Keributan ini mencuat menjadi bentrokan di luar lapangan yang mempengaruhi hubungan kedua negara dan memicu perdebatan panjang.

3. Kontroversi Pengaturan Skor 2014

Pada Piala AFF 2014, skandal pengaturan skor mencuat saat dilaporkan bahwa beberapa pertandingan mungkin telah dimanipulasi oleh sindikat taruhan.

Hal ini merusak integritas kompetisi dan memicu penyelidikan luas.

4. Kecaman Rasisme Terhadap Timnas Indonesia 2016

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Ancaman yang Membayangi Persija dan PSM Makassar Setelah Menolak Dukung Timnas Indonesia Besutan Shin Tae-yong

2 Ancaman yang Membayangi Persija dan PSM Makassar Setelah Menolak Dukung Timnas Indonesia Besutan Shin Tae-yong

Bola | Kamis, 17 Agustus 2023 | 22:25 WIB

Shin Tae-yong Jamin Timnas Indonesia Siap Tempur Hadapi Malaysia di Piala AFF U-23

Shin Tae-yong Jamin Timnas Indonesia Siap Tempur Hadapi Malaysia di Piala AFF U-23

Bola | Kamis, 17 Agustus 2023 | 21:23 WIB

Keluhan Pelatih Timor Leste Sama Seperti Shin Tae-yong: Nggak Bisa Bawa Pemain yang Diinginkan Karena Liga

Keluhan Pelatih Timor Leste Sama Seperti Shin Tae-yong: Nggak Bisa Bawa Pemain yang Diinginkan Karena Liga

Bola | Kamis, 17 Agustus 2023 | 20:41 WIB

Terkini

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Semarak Perayaan HUT RI ke-81 di Bundaran HI

Semarak Perayaan HUT RI ke-81 di Bundaran HI

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Pemulihan Pascagempa NTT Mulai Berjalan, Askrindo Salurkan Bantuan untuk Korban Flores

Pemulihan Pascagempa NTT Mulai Berjalan, Askrindo Salurkan Bantuan untuk Korban Flores

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Saham Bank Berstatus HSC, OJK Ungkap Dampaknya bagi Nasabah dan Investor

Saham Bank Berstatus HSC, OJK Ungkap Dampaknya bagi Nasabah dan Investor

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:58 WIB

6 Weton Paling Tahan Energi Negatif Menurut Primbon Jawa

6 Weton Paling Tahan Energi Negatif Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:56 WIB

Daftar Demo Jakarta Hari Ini dan Titik Kumpul Massa

Daftar Demo Jakarta Hari Ini dan Titik Kumpul Massa

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:55 WIB

4 Cara Memancing Air Pompa yang Tidak Mau Keluar Setelah Mati Listrik

4 Cara Memancing Air Pompa yang Tidak Mau Keluar Setelah Mati Listrik

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Menakar Strategi Benteng Digital Indonesia di Tengah Ancaman Siber Global

Menakar Strategi Benteng Digital Indonesia di Tengah Ancaman Siber Global

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:43 WIB

Dulu Viral Pecat Ratusan Karyawan Lewat Zoom, Kini CEO Ini Kena Getahnya

Dulu Viral Pecat Ratusan Karyawan Lewat Zoom, Kini CEO Ini Kena Getahnya

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:41 WIB

Ketertinggalan Pendidikan: Saatnya Terapkan Tata Kelola Asimetris

Ketertinggalan Pendidikan: Saatnya Terapkan Tata Kelola Asimetris

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:40 WIB

×