Pembelaan Edin Terzic Usai Dortmund Dibungkam PSG di Laga Perdana Liga Champions

Syaiful Rachman

Rabu, 20 September 2023 | 23:30 WIB
Pembelaan Edin Terzic Usai Dortmund Dibungkam PSG di Laga Perdana Liga Champions
Pelatih Borussia Dortmund, Edin Terzic menghadiri konferensi pers jelang laga Liga Champions 2022/2023 kontra FC Copenhagen. [SASCHA SCHUERMANN / AFP]

Suara.com - Pelatih Borussia Dortmund Edin Terzic menilai kekalahan 0-2 timnya oleh Paris Saint-Germain (PSG) pada laga pertama babak penyisihan Grup F Liga Champions 2023/2024 di Parc des Princes, Rabu WIB, karena anak-anak asuhnya terlalu mudah kehilangan bola.

Dilansir dari Sofascore, pada laga itu Dortmund hanya memiliki akurasi umpan 77 persen dari 315 umpan yang dilakukan.

Pelatih sementara atau caretaker Borussia Dortmund, Edin Terzic saat memimpin timnya menghadapi Werder Bremen dalam lanjutan Bundesliga Jerman di Wohninvest Weserstadion, Rabu (16/12/2020) dini hari WIB. [Patrik Stollarz / AFP / POOL]
Pelatih Borussia Dortmund, Edin Terzic saat memimpin timnya menghadapi Werder Bremen dalam lanjutan Bundesliga Jerman di Wohninvest Weserstadion, Rabu (16/12/2020) dini hari WIB. [Patrik Stollarz / AFP / POOL]

Hal ini tentu berbeda jauh dari tim tuan rumah yang memiliki akurasi umpan yang sangat baik yaitu 90 persen dari 690 umpan yang dilakukan.

“Kami sering kehilangan bola padahal tidak perlu. Ketika Anda memenangkan bola tetapi memberikannya setelah tiga detik, itu membuat segalanya menjadi lebih sulit,” kata Terzic, dilansir dari laman resmi klub, Rabu.

Akurasi umpan yang buruk membuat klub berjuluk Die Borussen itu hanya memiliki 32 persen penguasaan bola dan hanya memiliki satu tendangan tepat sasaran. Hal ini membuat mereka tidak bisa berbuat banyak selama pertandingan dan tidak dapat membalas dua gol PSG yang dilesatkan oleh Kylian Mbappe dan Achraf Hakimi.

Sementara itu, hal yang sama juga dikatakan oleh Emre Can dimana pesepak bola 29 itu mengatakan sebenarnya timnya bisa memainkan sepak bola yang lebih baik.

“Kami sering mengejar bola. Kami bertahan dengan baik di babak pertama, namun kehilangan bola terlalu cepat setelah kami memenanginya. Kami bisa memainkan sepakbola yang lebih baik. Kami bisa menggerakkan bola dengan lebih baik,” kata Can.

Atas kekalahan ini, Dortmund harus puas menjadi juru kunci klasemen sementara Grup F, di bawah PSG (3 poin), Newcastle United (1 poin), dan AC Milan (1 poin).

Pada laga Liga Champions selanjutnya, Dortmund akan bermain sebagai tuan rumah di Signal Iduna Park, ketika meladeni tim tamu AC Milan pada 5 Oktober.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Barcelona Pesta Gol di Laga Perdana Liga Champions, Xavi Hernandez: Ini Permainan Terbaik Sejak Saya Jadi Pelatih

Barcelona Pesta Gol di Laga Perdana Liga Champions, Xavi Hernandez: Ini Permainan Terbaik Sejak Saya Jadi Pelatih

Bola | Rabu, 20 September 2023 | 23:25 WIB

Kebobolan 10 Gol dari 5 Pertandingan, Andre Onana Akui Sulit Gantikan David de Gea di Manchester United

Kebobolan 10 Gol dari 5 Pertandingan, Andre Onana Akui Sulit Gantikan David de Gea di Manchester United

Bola | Rabu, 20 September 2023 | 19:56 WIB

Bayern vs Manchester United: Rashford dan Hojlund Diharap Bisa Segera Sefrekuensi, Ubah Nasib Setan Merah

Bayern vs Manchester United: Rashford dan Hojlund Diharap Bisa Segera Sefrekuensi, Ubah Nasib Setan Merah

Bola | Rabu, 20 September 2023 | 19:18 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×