2 Alasan Timnas Indonesia akan Turunkan Kekuatan Terbaik di Laga Kedua Lawan Libya, Siap Balas Dendam

Rully Fauzi

Rabu, 03 Januari 2024 | 09:52 WIB
2 Alasan Timnas Indonesia akan Turunkan Kekuatan Terbaik di Laga Kedua Lawan Libya, Siap Balas Dendam
Starting eleven Timnas Indonesia pada laga uji coba kontra Libya di Antalya, Turki, Selasa (2/1/2024) malam WIB. [dok. PSSI]

Suara.com - Timnas Indonesia digasak tim Afrika, Libya dengan skor 0-4 pada laga eksibisi dalam rangkaian agenda pemusatan latihan (TC) di Antalya, Turki, Selasa (2/1/2024) malam WIB. Kalah telak, kekuatan skuad Garuda praktis belum 100 persen.

Pada pertandingan ini, kemenangan Libya hadir berkat gol-gol yang dicetak oleh Ahmed Ekrawa pada babak pertama serta Omar Al Khouja, Nour Alquaib dan Alaa Alqijdar pada paruh kedua.
 
Secara keseluruhan, Timnas Indonesia senior asuhan pelatih Shin Tae-yong sebenarnya bisa memberikan perlawanan, namun kesalahan-kesalahan dari penggawa skuad Garuda membuat Libya bisa menang telak.

Timnas Indonesia sendiri akan kembali berhadapan dengan Libya pada 5 Januari mendatang di venue yang sama, di Stadion Titanic Mardan, Antalya. Setelah itu, skuad Garuda akan uji coba dengan Iran di Qatar empat hari setelahnya.

Uji coba itu masuk dalam rangkaian persiapan Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2023 di Qatar, selain TC di Turki. Piala Asia 2023 akan bergulir di Qatar pada 12 Januari sampai 10 Februari 2024.

Untuk uji coba kedua lawan Libya nanti, ada dua alasan pelatih Shin Tae-yong akan menurunkan kekuatan terbaiknya untuk memetik hasil yang lebih baik.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memimpin sesi latihan dalam TC di Antalya, Qatar. [dok. PSSI]
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. [dok. PSSI]

Melawan Libya di laga pertama, Timnas Indonesia memang belum menampilkan materi terbaiknya. Pelatih Shin Tae-yong masih melakukan rotasi pemain di sana-sini, sebagai eksperimen jelang ajang yang sesungguhnya, yakni Piala Asia nanti.

Shin Tae-yong tak bisa memilih pemain terbaik lantaran sejumlah pemain datang terlalu mepet dari hari pertandingan.

Justin Hubner dan Sandy Walsh datang ke Turki pada H-1, serta Elkan Baggott bahkan baru tiba pada hari H.

Alhasil, bisa dibilang Shin Tae-yong harus menurunkan tim pelapis, terutama mereka yang berasal dari kompetisi BRI Liga 1.

baca juga

Situasi paling kentara dapat dilihat pada posisi bek tengah, di mana tiga bek naturalisasi tidak bermain sejak menit awal laga kontra Libya kemarin.

Sebagai gantinya, Rizky Ridho dan Wahyu Prasetyo tampil sebagai starter dalam momen langka duet bek lokal mengawal pertahanan Garuda.

Kejutan lain dilakukan Shin Tae-yong di posisi kiper dengan memasang Syahrul Trisna. Syahrul kalah bersaing di level klub, hanya menjadi cadangan bagi Husna Almalik di Persikabo 1973.

Namun Shin Tae-yong tetap memanggilnya ke tim Merah Putih dan menyingkirkan Nadeo Argawinata.

Mengingat Ernando Ari dan Muhammad Riyandi bermain reguler di Liga 1, bisa dikatakan Syahrul hanya akan menjadi kiper ketiga di Piala Asia nanti.

Di laga kedua lawan Libya pada Jumat (5/1) lusa nanti, tentu Shin Tae-yong akan coba menurunkan kekuatan terbaiknya, untuk menemukan skema atau pun formula yang benar-benar cocok, dengan turnamen Piala Asia semakin mepet.

Dan tentunya, Shin Tae-yong tentu takkan mau dipermalukan dengan skor telak lagi, yang berpotensi akan mempengaruhi kepercayaan diri pada penggawa Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2023.

Alasan kedua Shin Tae-yong akan menurunkan kekuatan terbaiknya di 'rematch' lawan Libya, laga kedua nanti merupakan laga uji coba resmi yang masuk dalam penghitungan ranking, berbeda dengan laga pertama kemarin yang hanya merupakan laga eksibisi.

Shin Tae-yong melakukan 10 pergantian pemain outfield (kecuali kiper) di laga semalam, bahkan total melakukan 11 substitusi. Jika itu uji coba resmi FIFA, maka total pergantian maksimal hanya boleh lima.

Seperti disampaikan asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto belum lama ini, laga melawan Libya 'jilid kedua' nanti masuk perhitungan FIFA karena merupakan pertandingan tier 1 alias FIFA Match A.

Namun, FIFA Match A atau laga internasional tier 1 merupakan pertandingan yang digelar di luar kalender FIFA. Dengan begitu, bobot poin yang didapat di penghitungan ranking FIFA pun kecil, yakni maksimal lima angka saja.

Hal itu berbeda dengan FIFA Matchday atau pertandingan yang masuk ke dalam kalender FIFA. Sekalipun laga yang digelar bertajuk uji coba, bobot poinnya mencapai 10 angka.

Namun tetap saja, laga kedua lawan Libya nanti akan berpengaruh pada poin Indonesia di peringkat FIFA. Itu jadi 'insentif' tambahan skuad Garuda untuk memetik hasil maksimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blunder Berujung Kekalahan Telak Timnas Indonesia, Justin Hubner Langsung Minta Maaf ke Suporter

Blunder Berujung Kekalahan Telak Timnas Indonesia, Justin Hubner Langsung Minta Maaf ke Suporter

Bola | Rabu, 03 Januari 2024 | 08:11 WIB

Debut Bersama Timnas Indonesia, Justin Hubner Gagal Paham Operannya Sering Ngaco

Debut Bersama Timnas Indonesia, Justin Hubner Gagal Paham Operannya Sering Ngaco

Bola | Rabu, 03 Januari 2024 | 07:35 WIB

Timnas Indonesia Digilas Libya 4 Gol Tanpa Balas, Justin Hubner Akui Penampilannya Butut

Timnas Indonesia Digilas Libya 4 Gol Tanpa Balas, Justin Hubner Akui Penampilannya Butut

Bola | Rabu, 03 Januari 2024 | 06:35 WIB

Hasil Uji Coba Timnas Indonesia vs Libya: Skuad Garuda Tak Berdaya Dihabisi 0-4

Hasil Uji Coba Timnas Indonesia vs Libya: Skuad Garuda Tak Berdaya Dihabisi 0-4

Bola | Selasa, 02 Januari 2024 | 22:08 WIB

Terkini

Setelah Jual Saham ke Haji Isam, RKAB Anak Usaha BYAN Terbit

Setelah Jual Saham ke Haji Isam, RKAB Anak Usaha BYAN Terbit

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 14:00 WIB

Sarang de Chocolate: Toko Cokelat Misterius, Tempat Cinta dan Luka Menemukan Ruang untuk Pulih

Sarang de Chocolate: Toko Cokelat Misterius, Tempat Cinta dan Luka Menemukan Ruang untuk Pulih

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:00 WIB

Di Bawah Lampu Loteng: KKN, Kenangan, dan Perpisahan

Di Bawah Lampu Loteng: KKN, Kenangan, dan Perpisahan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:59 WIB

Emir Qatar Mendadak Kirim Surat Khusus ke Presiden Prabowo Lewat Menlu Sugiono, Ada Apa?

Emir Qatar Mendadak Kirim Surat Khusus ke Presiden Prabowo Lewat Menlu Sugiono, Ada Apa?

News | Senin, 21 September 2026 | 13:57 WIB

Panduan Praktis Menghitung Luas Trapesium dan Belah Ketupat Lengkap dengan Contoh Soal

Panduan Praktis Menghitung Luas Trapesium dan Belah Ketupat Lengkap dengan Contoh Soal

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:56 WIB

Terdiri dari 15 Pasal, RUU Pengaturan Reforma Agraria Siap Disahkan Jadi UU di Paripurna

Terdiri dari 15 Pasal, RUU Pengaturan Reforma Agraria Siap Disahkan Jadi UU di Paripurna

News | Senin, 21 September 2026 | 13:54 WIB

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

News | Senin, 21 September 2026 | 13:53 WIB

Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah

Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah

Batam | Senin, 21 September 2026 | 13:52 WIB

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor Terkait Kasus ATR/BPN

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor Terkait Kasus ATR/BPN

News | Senin, 21 September 2026 | 13:52 WIB

Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?

Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:51 WIB

×