Alasan Kapten Irak Anggap Laga Lawan Timnas Indonesia Lebih Penting Dibanding Jepang

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Sabtu, 13 Januari 2024 | 17:00 WIB
Alasan Kapten Irak Anggap Laga Lawan Timnas Indonesia Lebih Penting Dibanding Jepang
Kiper Timnas Irak, Jalal Hassan. [AFP]

Suara.com - Kapten timnas Irak, Jalal Hassan menilai laga kontra Timnas Indonesia lebih penting dibanding pertandingan melawan Jepang dalam kaitan target lolos ke 16 besar Piala Asia 2023.

Bukan tanpa alasan Jalal Hassan berkata demikian. Duel menghadapi Timnas Indonesia merupakan laga pembuka bagi Irak di Grup D dan hal itu dianggapnya krusial.

Irak akan melawan Timnas Indonesia dalam matchday di Stadion Ahmad bin ali, Al Rayyan, Senin (15/1/2024) pukul 21.30 WIB.

Setelahnya, Irak akan menantang calon kuat juara Jepang pada 19 Januari, sebelum melakoni laga pamungkas Grup D kontra Vietnam lima hari berselang.

“Kami melihat tiga tim, yaitu Jepang, Indonesia, dan Vietnam punya pandangan dan ambisi yang sama. Karena setiap pertandingan ada tiga poin,” kata Jalal Hassan dalam wawancaranya bersama Asharq Al-Awsat dikutip Sabtu (13/1/2024).

“Menurut saya pertandingan melawan Indonesia lebih penting daripada pertandingan dengan Jepang"

Kiper Timnas Irak, Jalal Hassan. [AFP]
Kiper Timnas Irak, Jalal Hassan. [AFP]

"Selalu pada pertandingan pertama. Pertandingan pertama, kemenangan akan menjadi kunci lolos dari grup," terang pemain yang berposisi sebagai kiper itu.

Irak diunggulkan bisa mengalahkan Timnas Indonesia. Bahkan, mereka disebut-sebut menjadi kandidat kuat lolos ke babak berikutnya bersama Jepang.

Di atas kertas, kans Irak mengalahkan Timnas Indonesia cukup besar. Apalagi, mereka sebelumnya sudah berjumpa di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

baca juga

Saat itu Irak berhasil menumbangkan Timnas Indonesia 5-1. Namun, Irak disebut Jalal Hassan, tetap tidak boleh menganggap enteng skuad Garuda.

"Kami baik-baik saja dan berharap bisa meraih kesuksesan. Kalau kritik, menurut saya wajar dan bagian dari sepak bola," kata Jalal Hassan.

"Secara pribadi, menurut saya kritik adalah kondisi yang sehat. Itu untuk memperbaiki kesalahan yang ada," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adu Harga Tarif Endorse Azizah Salsha vs Adiba Khanza, Sama-sama Istri Pemain Timnas Indonesia

Adu Harga Tarif Endorse Azizah Salsha vs Adiba Khanza, Sama-sama Istri Pemain Timnas Indonesia

Bola | Sabtu, 13 Januari 2024 | 16:15 WIB

Harga Jaket Denim Pratama Arhan yang Dipakai di Qatar, Ternyata Produk dari Prancis

Harga Jaket Denim Pratama Arhan yang Dipakai di Qatar, Ternyata Produk dari Prancis

Bola | Sabtu, 13 Januari 2024 | 16:03 WIB

3 Fakta Dicoretnya Saddil Ramdani dari Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2023

3 Fakta Dicoretnya Saddil Ramdani dari Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2023

Bola | Sabtu, 13 Januari 2024 | 16:05 WIB

Terkini

BRI Kembangkan Ekosistem Emas Terintegrasi untuk Masa Depan Indonesia

BRI Kembangkan Ekosistem Emas Terintegrasi untuk Masa Depan Indonesia

Sulsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Prabowo Didesak Banyak Mendengar, Bukan Umbar Retorika Kosong Lewat Monolog

Prabowo Didesak Banyak Mendengar, Bukan Umbar Retorika Kosong Lewat Monolog

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:31 WIB

PLN Buka 79 Proyek Panas Bumi, Kejar Tambahan Kapasitas 3,1 GW

PLN Buka 79 Proyek Panas Bumi, Kejar Tambahan Kapasitas 3,1 GW

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:30 WIB

500 Ribu Lebih Investor Buang Saham RANS, Harganya Makin Anjlok

500 Ribu Lebih Investor Buang Saham RANS, Harganya Makin Anjlok

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:29 WIB

5 Serum Alpha Arbutin untuk Mencerahkan Wajah dan Flek Hitam Sesuai Review Pengguna

5 Serum Alpha Arbutin untuk Mencerahkan Wajah dan Flek Hitam Sesuai Review Pengguna

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:28 WIB

DPR Prihatin Rektor Unsoed Kena OTT KPK: Kampus Itu Meritokrasi, Bukan Ruang Transaksi

DPR Prihatin Rektor Unsoed Kena OTT KPK: Kampus Itu Meritokrasi, Bukan Ruang Transaksi

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:27 WIB

BRI dan Pegadaian Sinergikan Ekosistem Emas untuk Indonesia

BRI dan Pegadaian Sinergikan Ekosistem Emas untuk Indonesia

Surakarta | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:26 WIB

BRI Siap Jadikan Potensi Emas Indonesia Kekuatan Ekonomi Nasional

BRI Siap Jadikan Potensi Emas Indonesia Kekuatan Ekonomi Nasional

Bogor | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:22 WIB

BRI Perkuat Peran Emas Sebagai Investasi dan Penyimpan Nilai

BRI Perkuat Peran Emas Sebagai Investasi dan Penyimpan Nilai

Lampung | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:17 WIB

Iran Siapkan Rudal Generasi Baru Lawan Amerika Serikat, Hulu Ledak Canggih dan Presisi

Iran Siapkan Rudal Generasi Baru Lawan Amerika Serikat, Hulu Ledak Canggih dan Presisi

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:17 WIB

×