Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.501,585
LQ45 638,736
Srikehati 310,420
JII 390,270
USD/IDR 17.774

PLN Buka 79 Proyek Panas Bumi, Kejar Tambahan Kapasitas 3,1 GW

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:30 WIB
PLN Buka 79 Proyek Panas Bumi, Kejar Tambahan Kapasitas 3,1 GW
Pekerja menyelesaikan pekerjaan pada proyek sumur produksi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) PT Geo Dipa Energi di kawasan dataran tinggi Dieng Desa Kepakisan, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (6/9/2022). ANTARA FOTO/Anis Efizudin/tom.
baca 10 detik
  • PLN buka 79 proyek panas bumi dengan potensi tambahan 3,1 GW.
  • Kapasitas panas bumi nasional ditargetkan tembus 7,9 GW pada 2033.
  • Pemerintah dorong panas bumi untuk kurangi ketergantungan energi fosil impor.

Suara.com - PT PLN (Persero) membuka peluang kerja sama pengembangan energi panas bumi melalui skema Geothermal Exploration & Energy Conversion Agreement (GEECA) dan Steam Sales & Energy Conversion Agreement (SECA). Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mempercepat pengembangan energi terbarukan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

Melalui kedua skema tersebut, PLN menyiapkan 79 proyek panas bumi yang berpotensi menambah kapasitas listrik hingga 3,1 gigawatt (GW).

Rinciannya, sebanyak 45 proyek akan dikembangkan melalui skema GEECA dan 34 proyek menggunakan skema SECA. GEECA ditujukan untuk Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) milik PLN, sedangkan SECA diterapkan pada WKP non-PLN.

Pengembangan tersebut menjadi bagian dari target peningkatan kapasitas terpasang panas bumi nasional dari sekitar 2,8 GW saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033, sesuai dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan pembukaan kerja sama tersebut ditujukan untuk memperluas keterlibatan mitra dalam menggarap potensi panas bumi Indonesia.

"PLN membuka kolaborasi seluas-luasnya bagi para mitra melalui skema GEECA dan SECA. Lewat kolaborasi ini, diharapkan dapat mengakselerasi pengembangan panas bumi sebagai salah satu energi baru terbarukan domestik," ujar Darmawan dalam acara Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta, dikutip Jumat (21/8/2026).

Peta jalan RUPTL 2025-2034 mencatat terdapat 110 proyek panas bumi yang masuk dalam rencana pengembangan. Dari jumlah tersebut, PLN akan mengoperasikan 25 unit dengan total kapasitas 0,6 GW.

Sementara itu, sebanyak 85 unit dengan kapasitas mencapai 4,5 GW akan dikembangkan oleh produsen listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP).

Besarnya porsi pengembangan oleh IPP menunjukkan kebutuhan investasi dan kemitraan yang besar untuk mengejar target kapasitas panas bumi nasional.

baca juga

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebelumnya mengarahkan agar pemanfaatan energi panas bumi dipercepat. Pengembangan sumber energi tersebut dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil impor.

Pemerintah bahkan menargetkan Indonesia menjadi produsen energi panas bumi terbesar di dunia melalui Visi Panas Bumi 30.1.

Komitmen pengembangan panas bumi juga ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Izin Panas Bumi (SK IPB) Wilayah Kerja Panas Bumi Gunung Ungaran dari Kementerian ESDM kepada PLN dalam ajang IIGCE 2026.

Selain itu, PLN menandatangani Deklarasi Kemitraan Strategis untuk pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) dengan kapasitas hingga 453 megawatt (MW).

Kerja sama juga diperluas melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara PLN Indonesia Power dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk.

Kerja sama tersebut mencakup pembelian listrik dari proyek Lahendong Binary berkapasitas 15 MW dan Ulubelu Binary berkapasitas 30 MW.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau

Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 05:30 WIB

Panas Bumi RI Bisa Tantang Batu Bara dan Diesel, Kapasitas Bakal Digenjot 5,2 GW

Panas Bumi RI Bisa Tantang Batu Bara dan Diesel, Kapasitas Bakal Digenjot 5,2 GW

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Kementerian ESDM Targetkan PNBP Panas Bumi Rp2,6 Triliun

Kementerian ESDM Targetkan PNBP Panas Bumi Rp2,6 Triliun

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:09 WIB

Terkini

5 Serum Alpha Arbutin untuk Mencerahkan Wajah dan Flek Hitam Sesuai Review Pengguna

5 Serum Alpha Arbutin untuk Mencerahkan Wajah dan Flek Hitam Sesuai Review Pengguna

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:28 WIB

DPR Prihatin Rektor Unsoed Kena OTT KPK: Kampus Itu Meritokrasi, Bukan Ruang Transaksi

DPR Prihatin Rektor Unsoed Kena OTT KPK: Kampus Itu Meritokrasi, Bukan Ruang Transaksi

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:27 WIB

BRI dan Pegadaian Sinergikan Ekosistem Emas untuk Indonesia

BRI dan Pegadaian Sinergikan Ekosistem Emas untuk Indonesia

Surakarta | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:26 WIB

BRI Siap Jadikan Potensi Emas Indonesia Kekuatan Ekonomi Nasional

BRI Siap Jadikan Potensi Emas Indonesia Kekuatan Ekonomi Nasional

Bogor | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:22 WIB

BRI Perkuat Peran Emas Sebagai Investasi dan Penyimpan Nilai

BRI Perkuat Peran Emas Sebagai Investasi dan Penyimpan Nilai

Lampung | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:17 WIB

Iran Siapkan Rudal Generasi Baru Lawan Amerika Serikat, Hulu Ledak Canggih dan Presisi

Iran Siapkan Rudal Generasi Baru Lawan Amerika Serikat, Hulu Ledak Canggih dan Presisi

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:17 WIB

Kimpul Mendadak Viral, Benarkah Umbi Lokal Ini Lebih Sehat dari Nasi?

Kimpul Mendadak Viral, Benarkah Umbi Lokal Ini Lebih Sehat dari Nasi?

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka

Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka

Bekaci | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:13 WIB

BCA Bagikan Dividen Interim Rp3,07 Triliun, Ini Jadwal Pencairannya

BCA Bagikan Dividen Interim Rp3,07 Triliun, Ini Jadwal Pencairannya

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:11 WIB

BRI Dorong Integrasi Ekosistem Emas untuk Perkuat Keuangan Nasional

BRI Dorong Integrasi Ekosistem Emas untuk Perkuat Keuangan Nasional

Malang | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:09 WIB

×