Naturalisasi Maarten Paes Lanjut Meski Terganjal Aturan FIFA, Apa Alasan PSSI?

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 09 Februari 2024 | 14:35 WIB
Naturalisasi Maarten Paes Lanjut Meski Terganjal Aturan FIFA, Apa Alasan PSSI?
Lionel Messi dan Maarten Paes. (Instagram/@maartenpaes)

Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga menegaskan proses naturalisasi Maarten Paes akan tetap dilanjutkan sampai sang kiper mendapat status warga negara Indonesia (WNI).

Padahal, situasi Maarten Paes kini diketahui terancam gagal membela Timnas Indonesia lantaran terdapat persyaratan FIFA yang tak terpenuhi dalam aspek perubahan asosiasi.

Dalam artikel 9 ayat 2 peraturan FIFA soal pergantian asosiasi, disebutkan seorang pesepak bola bisa berganti tim nasional jika berusia di bawah 21 tahun saat kali terakhir membela negara pertamanya baik di level junior maupun senior dalam pertandingan resmi.

Baca juga: Nyari Gara-gara, Pemain Vietnam Sebut Naturalisasi Timnas Indonesia Tak Menakutkan

Selain itu, sang pemain juga tidak memiliki caps lebih dari tiga kali di tim nasional pertamanya dan wajib tidak tampil membela tim nasional pertamanya di kompetisi level "A" dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Persyaratan FIFA yang dilanggar Maarten Paes adalah perihal usia. Saat ditelusuri, kiper FC Dallas ini ternyata sempat membela Belanda U-21 di Kualifikasi EURO U-21 2021 saat usianya sudah menginjak 22 tahun.

Exco PSSI, Arya Sinulingga, ketika menghadiri diskusi "Turun Minum" yang digelar PSSI Pers dengan tema 'Naturalisasi Pemain, Mereduksi atau Memotivasi' di Media Center Kemenpora, Jakarta Pusat, Kamis (21/12). [Dok. PSSI Pers]
Exco PSSI, Arya Sinulingga, ketika menghadiri diskusi "Turun Minum" yang digelar PSSI Pers dengan tema 'Naturalisasi Pemain, Mereduksi atau Memotivasi' di Media Center Kemenpora, Jakarta Pusat, Kamis (21/12). [Dok. PSSI Pers]

Hal itu terjadi ketika Belanda U-21 menghadapi Belarusia U-21 pada 15 November 2020 lalu di mana Paes mendapat kesempatan untuk tampil sebagai starter di bawah mistar gawang Jong Oranje.

Saat itu, Maarten Paes yang lahir pada 14 Mei 1998 tersebut sudah berusia 22 tahun. Situasi itu bikin Paes tak lagi memenuhi syarat artikel 9 ayat 2 peraturan FIFA soal pergantian asosiasi.

Arya Sinulingga mengatakan pihaknya akan mencoba berdialog dengan FIFA supaya Paes bisa membela Timnas Indonesia ketika statusnya sudah menjadi WNI. Andai gagal, PSSI disebut tak akan memaksa FIFA.

baca juga

"PSSI saat ini tetap proses Paes sampai mendapatkan warga negara Indonesia. Setelah itu baru langkah-langkah berikutnya bisa dilakukan," kata Arya kepada awak media termasuk Suara.com, Jumat (9/2/2024).

Baca juga: Liverpool Lirik Moussa Al-Taamari, Bintang Yordania di Piala Asia 2023

"Jadi tahapan-tahapan apakah kita berunding atau apa namanya melakukan proses-proses yang sudah sesuai dengan ketentuan FIFA akan kita lakukan. Tapi dengan syarat Paes harus tetap diproses sampai WNI."

"Kita PSSI hanya bisa melakukan langkah-langkah tahapan proses ke FIFA. Kalau belum ya kita tidak punya hak lebih jauh untuk itu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proses Naturalisasi Bermasalah, Maarten Paes Terancam Gagal Perkuat Timnas Indonesia

Proses Naturalisasi Bermasalah, Maarten Paes Terancam Gagal Perkuat Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 09 Februari 2024 | 14:10 WIB

Prestasi Hamka Hamzah di Timnas Indonesia, Legenda yang Dukung Kontrak Shin Tae-yon Diperpanjang

Prestasi Hamka Hamzah di Timnas Indonesia, Legenda yang Dukung Kontrak Shin Tae-yon Diperpanjang

Bola | Jum'at, 09 Februari 2024 | 13:58 WIB

Perbandingan Gaji Jesse Lingard vs Pratama Arhan, Sama-sama Berkarier di Liga Korea

Perbandingan Gaji Jesse Lingard vs Pratama Arhan, Sama-sama Berkarier di Liga Korea

Bola | Jum'at, 09 Februari 2024 | 13:52 WIB

Terkini

Maruli Simanjuntak Resmi Dilantik Jadi Wakil Panglima TNI Merangkap Kepala BNPPDT

Maruli Simanjuntak Resmi Dilantik Jadi Wakil Panglima TNI Merangkap Kepala BNPPDT

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Aksara Jawa Masuk Aturan Domain Internet, Pegon hingga Jawi Ikut Disorot

Aksara Jawa Masuk Aturan Domain Internet, Pegon hingga Jawi Ikut Disorot

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Tipu Rekan Bisnis Berkedok Proyek Perumahan, Pria di Bandar Lampung Dijebloskan ke Penjara

Tipu Rekan Bisnis Berkedok Proyek Perumahan, Pria di Bandar Lampung Dijebloskan ke Penjara

Lampung | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Viral Maling Curi Motor Jemaat Gereja di Deli Serdang, 2 Pelaku Ditembak Polisi

Viral Maling Curi Motor Jemaat Gereja di Deli Serdang, 2 Pelaku Ditembak Polisi

Sumut | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Bekas Provinsi Indonesia Tutup Sekolah di Seluruh Negeri karena Kebakaran Hutan RI

Bekas Provinsi Indonesia Tutup Sekolah di Seluruh Negeri karena Kebakaran Hutan RI

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Tak Mungkin Membuat Semua Orang Senang: Belajar Berdamai dengan Penilaian Orang Lain

Tak Mungkin Membuat Semua Orang Senang: Belajar Berdamai dengan Penilaian Orang Lain

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Komnas Perempuan: Kebenaran Tragedi Mei 1998 Masih Harus Dijaga dari Penyangkalan

Komnas Perempuan: Kebenaran Tragedi Mei 1998 Masih Harus Dijaga dari Penyangkalan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:58 WIB

Remaja di Makassar Dibayar Rp100 Ribu Ikut Tawuran

Remaja di Makassar Dibayar Rp100 Ribu Ikut Tawuran

Sulsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:57 WIB

Singapura Hadapi Ancaman Polusi Terburuk, Eks Menpora Malaysia Desak Indonesia Dikucilkan

Singapura Hadapi Ancaman Polusi Terburuk, Eks Menpora Malaysia Desak Indonesia Dikucilkan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Inspirasi Gaya Preppy Kampus Inggris, Kemeja Kotak-Kotak hingga Sweater Jadi Andalan

Inspirasi Gaya Preppy Kampus Inggris, Kemeja Kotak-Kotak hingga Sweater Jadi Andalan

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:50 WIB

×