2 Hal Luput Jadi Perhatian saat Laga PSBS Biak vs Semen Padang Dikepung 'Banjir'

Arief Apriadi

Rabu, 06 Maret 2024 | 10:45 WIB
2 Hal Luput Jadi Perhatian saat Laga PSBS Biak vs Semen Padang Dikepung 'Banjir'
Kondisi lapangan Stadion Cendrawasih, Biak, saat menggelar laga leg pertama final Liga 2 2023-2024 antara PSBS Biak vs Semen Padang, Selasa (5//3/2024). [Dok. Tangkapan Layar MOJI]

Suara.com - PSBS Biak menjadi tuan rumah leg pertama final Liga 2 2023/2024, menghadapi Semen Padang di Stadion Cenderawasih, Biak Numfor, Papua, pada Selasa (5/3/2024).

Meski pertandingan berjalan seru, hujan deras sejak menit ke-10 membuat lapangan tergenang hingga sekitar 70 persen permukaannya terendam air alias banjir.

Gangguan tersebut terlihat dalam gol Otavio Dutra pada menit ke-27, di mana bola terhenti di depan gawang Semen Padang sebelum dicocor oleh Dutra.

Baca juga: 7 Laga Sisa Semua Bak Final bagi Arema FC, Hindari Jerat Degradasi Jadi Harga Mati

Setidaknya terdapat dua hal yang luput saat laga PSBS Biak vs Semen Padang ditunda kurang lebih 30 menit akibat lapangan banjir.

1. Pemain PSBS Biak Punya Peran Menarik

Kondisi lapangan Stadion Cendrawasih, Biak, saat menggelar laga leg pertama final Liga 2 2023-2024 antara PSBS Biak vs Semen Padang, Selasa (5//3/2024). [Dok. Tangkapan Layar MOJI]
Kondisi lapangan Stadion Cendrawasih, Biak, saat menggelar laga leg pertama final Liga 2 2023-2024 antara PSBS Biak vs Semen Padang, Selasa (5//3/2024). [Dok. Tangkapan Layar MOJI]

Pemain dan ofisial PSBS Biak berupaya membantu panitia pertandingan mengeringkan lapangan, termasuk Beto Goncalves dan Alexsandro.

Bahkan, dalam siaran langsung televisi, keduanya terlihat membawa ember untuk mengeluarkan air dari lapangan.

2. Sampai Menggunakan Pompa Air

baca juga

Dengan genangan di lapangan yang semakin parah pada menit ke-42, wasit memutuskan menunda pertandingan sementara di Stadion Cenderawasih.

Baca juga: Aksi Bagus Kahfi Lewati Dua Pemain Bali United Lalu Kirimkan Assist Manis, Cocok Dipanggil ke Timnas U-23?

Pada masa jeda, panitia pertandingan membawa pompa air khusus untuk memulihkan kondisi lapangan.

Setelah pompa air tiba, lapangan perlahan mengering, memungkinkan pertandingan untuk dilanjutkan.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengejutkan Sosok Cahya Sugandi, Wasit Kontroversi Persiraja Banda Aceh vs Malut United Ternyata Prajurit Marinir TNI AL

Mengejutkan Sosok Cahya Sugandi, Wasit Kontroversi Persiraja Banda Aceh vs Malut United Ternyata Prajurit Marinir TNI AL

Bola | Rabu, 06 Maret 2024 | 09:35 WIB

3 Fakta Menarik Kemenangan PSBS Biak atas Semen Padang di Leg Pertama Final Liga 2

3 Fakta Menarik Kemenangan PSBS Biak atas Semen Padang di Leg Pertama Final Liga 2

Bola | Rabu, 06 Maret 2024 | 08:15 WIB

Kronologis Keributan di Persiraja Banda Aceh Kontra Malut United di Laga Kesempatan Promosi ke Liga 1

Kronologis Keributan di Persiraja Banda Aceh Kontra Malut United di Laga Kesempatan Promosi ke Liga 1

Bola | Rabu, 06 Maret 2024 | 08:05 WIB

Terkini

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:35 WIB

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Video | Jum'at, 06 November 2026 | 21:30 WIB

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:27 WIB

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:24 WIB

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:14 WIB

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:11 WIB

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 21:10 WIB

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

×