Profil Jens Raven, Calon Striker Naturalisasi Keturunan Yogyakarta Punya Waktu Panjang Perkuat Timnas Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 01 Mei 2024 | 07:51 WIB
Profil Jens Raven, Calon Striker Naturalisasi Keturunan Yogyakarta Punya Waktu Panjang Perkuat Timnas Indonesia
Penyerang Keturunan, Jens Raven (Kiri) Saat Berfoto Dengan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (Tengah) dan Rafael Struick (Kanan). (instagram.com/jensraven9)

Suara.com - Strategi PSSI untuk meningkatkan performa Timnas Indonesia dengan mengikutsertakan pemain naturalisasi masih terus berlanjut. Erick Thohir, sebagai Ketua PSSI, telah mengonfirmasi bahwa proses naturalisasi sedang berlangsung untuk dua pemain baru, yang salah satunya adalah Calvin Verdonk serta Jens Raven.

Jens Raven, yang lahir di Belanda pada tanggal 12 Oktober 2005, menjadi topik hangat karena usianya yang baru 18 tahun dan tinggi badannya mencapai 188 cm, sedikit lebih tinggi dari Rafael Struick, seorang penyerang naturalisasi lainnya di Timnas Indonesia.

Asal-usul Jens Raven terkait dengan Indonesia melalui neneknya yang berasal dari Yogyakarta. Saat ini, ia menunjukkan bakatnya sebagai striker di tim Dordrecht U-21 dalam Liga U-21 Belanda, dengan catatan enam gol dari 19 laga.

BACA JUGA: Borussia Dortmund vs PSG, Luis Enrique Sesumbar Sebut Skuatnya Favorit Juara Liga Champions

Ada kemungkinan Jens Raven akan dipilih untuk memperkuat skuad U-20 Indonesia di Piala Dunia U-20 2025 yang akan diadakan di Chile, dengan syarat ia memenuhi kriteria usia yang telah ditetapkan.

Sebagai striker, Jens Raven kini menjadi bagian dari FC Dordrecht U-21 di Eredivisie U-21. Menurut data dari Transfermarkt, ia telah mencetak 6 gol dalam 19 pertandingan musim ini.

Belum ada penilaian resmi mengenai nilai pasar Jens Raven karena ia masih bermain di tingkat U-21. Gaya permainannya yang merupakan defensive forward membuatnya unik, dengan kemampuan bertahan dan menyerang yang seimbang.

BACA JUGA: Link Nonton dan Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia vs Irak di Perebutan Juara 3 Piala Asia U-23

Jens Raven juga dikenal memiliki keahlian dalam melakukan dribbling yang efektif berkat keseimbangan dan kecepatannya.

baca juga

Karakteristik permainan Jens Raven sering dibandingkan dengan Christian Gonzales, yang merupakan salah satu striker naturalisasi terbaik di Liga Indonesia.

Di sisi lain, Erick Thohir juga menekankan bahwa pilihan striker naturalisasi selanjutnya untuk Timnas Indonesia bukan Ole Romeny, dan identitas pemain lainnya masih dirahasiakan, seperti yang dilaporkan pada tanggal 8 April 2024.

PSSI saat ini tengah menyelesaikan proses naturalisasi dua pemain keturunan, dengan Calvin Verdonk, yang bermain sebagai bek sayap di NEC Nijmegen, sudah terungkap, meski Erick Thohir masih belum secara terbuka mengonfirmasi hal tersebut.

Dengan proses Calvin Verdonk yang sudah terbuka, spekulasi mengerucut kepada Jens Raven, yang saat ini bermain sebagai striker di Dordrecht U-21 di liga U-21 Belanda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi! Jens Raven Akan Jalani Naturalisasi Guna Bela Timnas Indonesia

Resmi! Jens Raven Akan Jalani Naturalisasi Guna Bela Timnas Indonesia

Your Say | Rabu, 01 Mei 2024 | 07:35 WIB

Tak Sehebat Itu, Irak Pernah Kalah dari Tim ASEAN di Piala Asia U-23 2024

Tak Sehebat Itu, Irak Pernah Kalah dari Tim ASEAN di Piala Asia U-23 2024

Bola | Rabu, 01 Mei 2024 | 06:59 WIB

Kembali Diperkuat Rafael Struick, Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Irak?

Kembali Diperkuat Rafael Struick, Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Irak?

Your Say | Rabu, 01 Mei 2024 | 06:55 WIB

Terkini

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:36 WIB

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:32 WIB

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

×