Timnas Indonesia U-23 Diganjar Dua Penalti Lawan Guinea, Laga Play-off Olimpiade Tanpa VAR Bikin Miris

Rully Fauzi Suara.Com
Kamis, 09 Mei 2024 | 21:58 WIB
Timnas Indonesia U-23 Diganjar Dua Penalti Lawan Guinea, Laga Play-off Olimpiade Tanpa VAR Bikin Miris
Suasana laga play-off interkontinental Olimpiade Paris 2024 antara Timnas Indonesia U-23 vs Guinea di Clairefontaine-en-Yvelines, Paris selatan, Prancis, 9 Mei 2024. [Miguel MEDINA / AFP]

Suara.com - Timnas Indonesia U-23 dihukum dua penalti pada laga play-off interkontinental Olimpiade Paris 2024 kontra Guinea U-23 yang digelar di Clairefontaine, Prancis, Kamis (9/5/2024) malam WIB.

Timnas Indonesia tak bisa berbuat banyak karena penalti-penalti tersebut tak bisa di-review karena memang tak ada video assistant referee (VAR) pada pertandingan penting ini

Yang menarik, penalti pertama untuk Guinea memang kontroversial. 

Saat mendapatkan kesempatan menyerang lewat lemparan ke dalam Pratama Arhan, Timnas Indonesia U-23 justru terkena serangan balik.

Dalam kondisi dua melawan tiga pemain Guinea, kapten Garuda Muda, Witan Sulaeman dianggap melakukan pelanggaran di kotak terlarang.

Tanpa pikir panjang, wasit langsung memberikan hadiah penalti kepada Guinea. Ilaix Moriba yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik sehingga Guinea unggul 1-0 pada menit ke-29.

Namun, jika melihat siaran ulang, pelanggaran yang dibuat Witan ternyata tercipta di luar kotak penalti.

Pelanggaran Witan Sulaeman kepada pemain Guinea U-23 terjadi di luar kotak penalti. (Instagram/@garudafansbook_)
Tangkapan layar momen pelanggaran Witan Sulaeman kepada pemain Guinea U-23 terjadi di luar kotak penalti. (Instagram/@garudafansbook_)

Sementara penalti kedua dihadiahkan wasit setelah pemain pengganti, Alfeandra Dewangga melakukan tekel di kotak 16 pada babak kedua.

Dalam tayangan ulang, Dewangga sejatinya melakukan tekel yang lebih dulu mengenai bola. Namun, wasit berkata lain.

Baca Juga: Babak I Timnas Indonesia U-23 vs Guinea: Unggul Penguasaan Bola, Garuda Muda Kalah Agresif

Beruntung, Algassime Bah yang menjadi eksekutor gagal menceploskan bola ke gawang karena sepakannya membentur tiang pada menit ke-77.

Lagi-lagi, Timnas Indonesia hanya bisa pasrah menerima keputusan ini lantaran tak ada review karena memang tak ada VAR.

Pertandingan kelas dunia selevel play-off sepak bola Olimpiade tanpa adanya VAR memang sungguh disayangkan. 

Pertandingan ini sendiri pun bukan digelar di stadion yang sesungguhnya. Laga dilangsungkan di CNF Clairefontaine di Clairefontaine-en-Yvelines, yang sejatinya merupakan pusat latihan bagi pemain-pemain potensial Prancis.

Stade Pierre Pibarrot, lapangan terbesar untuk pertandingan di pusat sepak bola Prancis yang terletak sekitar 50 km di barat daya ibu kota Paris ini pun hanya berkapasitas 400 orang untuk penonton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI