Alasan Sebenarnya Superioritas Bayer Leverkusen Sama Sekali Tak Mempan di Hadapan Atalanta

Rully Fauzi Suara.Com
Kamis, 23 Mei 2024 | 17:39 WIB
Alasan Sebenarnya Superioritas Bayer Leverkusen Sama Sekali Tak Mempan di Hadapan Atalanta
Gestur pelatih Bayer Leverkusen, Xabi Alonso pada laga final Liga Europa kontra Atalanta di Stadion Dublin Arena di Dublin, Irlandia, Kamis (23/5/2024) dini hari WIB. [Glyn KIRK / AFP]

Suara.com - Pelatih Bayer Leverkusen, Xabi Alonso, mengungkapkan alasan timnya tak berdaya dan kalah telak 0-3 dari Atalanta pada laga final Liga Europa 2023/2024 di Dublin, Irlandia, Kamis (23/5/2024) dini hari WIB. Menurutnya, Atalanta memang tampil lebih baik.

Kekalahan ini terbilang mengejutkan karena Bayer Leverkusen bersama Xabi Alonso begitu beringas musim ini. Bagaimana tidak, sebelumnya sang juara Bundesliga Jerman tak terkalahkan di semua kompetisi di sepanjang musim 2023/2024 ini, dengan total mencapai 51 pertandingan.

Namun, catatan unbeaten Leverkusen musim ini akhirnya terhenti di tangan Atalanta. Tiga gol Ademola Lookman membuat Leverkusen terkapar di final Liga Europa.

Xabi Alonso sendiri mengaku sudah coba mempersiapkan taktik untuk mengantisipasi Atalanta. Namun, hasil yang didapatkan berbeda dari harapan.

Menurutnya, alasan Leverkusen sama sekali tak berkutik menghadapi tim Italia sangat simpel. Sang lawan memang bermain lebih baik pada laga final kali ini.

"Tentu saja kami tidak berencana mengalami hari buruk pada hari ini. Namun kami mengalaminya," ungkap Alonso seperti dilansir TNT Sports, Kamis.

"Kami tidak bisa mengatasi banyak situasi sulit yang sudah dipersiapkan karena Atalanta memberikan tekanan pada banyak situasi, seperti satu lawan satu dan duel," lanjut pelatih berusia 42 tahun itu.

"Kami tidak mendapatkan bola pada posisi yang diinginkan karena mereka melakukannya dengan sangat baik. Kami tidak bisa membalasnya."

"Simpelnya begini, mereka lebih baik dari kami dalam segala aspek. Pressing, tekad untuk bertarung dalam perebutan bola, dan lain sebagainya. Mereka pantas juara." 

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Atalanta Juara Liga Europa usai Bantai Bayer Leverkusen, Penantian 116 Tahun Berakhir!

Sekali lagi, Alonso tidak menampik jika Atalanta bermain lebih baik. Jadi, ia menerima dengan lapang dada rekor tidak terkalahkan Leverkusen terhenti pada 51 pertandingan musim ini.

"Ini tidak seharusnya terjadi. Rekor tidak terkalahkan telah berakhir. Namun, selamat untuk Atalanta. Mereka pantas mendapatkannya dan tidak ada lagi yang perlu dikatakan," tukas Alonso.

Leverkusen tidak bisa terlalu lama terpuruk dalam kekalahan. Sebab, pada 26 Mei, Leverkusen akan menghadapi final DFB Pokal melawan FC Kaiserslautern.

Tentu pasukan Alonso ingin menutup musim dengan manis dengan raihan double winners di kancah domestik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI