Rencana Penambahan Kuota Pemain Asing di Liga 1, PSSI: Akan Bodoh bagi Klub Datangkan Pemain Asing Tak Berkualitas

Reky Kalumata, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 26 Juni 2024 | 12:18 WIB
Rencana Penambahan Kuota Pemain Asing di Liga 1, PSSI: Akan Bodoh bagi Klub Datangkan Pemain Asing Tak Berkualitas
Anggota EXCO PSSI, Arya Sinulingga. (pssi.org)

Suara.com - PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) berencana melakukan perubahan regulasi dengan menambah kuota pemain asing. Hal tersebut dianggap bisa menaikkan kelas pemain lokal sehingga klub diharapkan datangkan pemain asing berkualitas.

Rencananya, PSSI dan PT LIB akan menerapkan aturan delapan pemain asing di Liga 1 2024/2025. Jumlah tersebut meningkat dari musim lalu di mana hanya enam orang.

Apa yang direncanakan PSSI dan PT LIB mendapat penolakan dari pesepakbola lokal. Mereka menganggap aturan tersebut bisa membuat sebagian pemain lokal bakal kehilangan pekerjaan, tapi bukan karena takut bersaing.

Berkaca dari musim lalu, ada sejumlah pemain asing kalah bersaing dari pesepakbola lokal. Padahal seharusnya slot mereka bisa dipakai pemain lokal lainnya karena dari segi pendapatkan lebih tinggi legiun impor.

Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga mengatakan klub bodoh yang mendatangkan pemain asing tidak memiliki kualitas. Sebab, regulasi tersebut dibuat agar kompetisi lebih kuat, pemain bisa termotivasi buat bersaing.

"Akan bodoh bagi klub mengambil pemain asing yang tidak berkualitas, sangat bodoh. Ini kesempatan mereka untuk mencari pemain asing yang berkualitas. Makanya saya bilang, kalau cuma segitu saja, kenapa ada kelas akselerasi, kelas khusus," kata  Arya di Jakarta, Selasa (25/6/2024).

"Supaya mereka bisa masuk kelas itu. Ini kompetitif. Maka klub-klub harus menyiapkan Elite Pro Academy sejak U-16, U-18, maka ketika U-20, masuk ke Timnas Indonesia bisa melawan pemain asing," ucapnya.

Arya melanjutkan hadirnya pemain asing seharusnya mendongkrak motivasi pemain lokal. Dengan begitu, para pemain bisa naik kelas menjadi lebih baik lagi.

"Kalau tidak disiapkan, tidak ada perbandingan, kapan dia tahu sudah bagus bermainnya. Sudah pasti penambahan pemain asing supaya pemain naik kelas," jelasnya.

baca juga

"Mereka bersaing habis-habisan untuk posisi yang dibutuhkan," pungkas Arya Sinulingga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polemik Penambahan Kuota Asing di Liga 1, Andritany Ardhiyasa Soroti Pemain Impor Cuma Jadi Cadangan

Polemik Penambahan Kuota Asing di Liga 1, Andritany Ardhiyasa Soroti Pemain Impor Cuma Jadi Cadangan

Bola | Rabu, 26 Juni 2024 | 09:57 WIB

Ragnar Oratmangoen Kasih Syarat Mau Main di Klub Liga 1 Indonesia, Tapi untuk Saat ini Pilihannya...

Ragnar Oratmangoen Kasih Syarat Mau Main di Klub Liga 1 Indonesia, Tapi untuk Saat ini Pilihannya...

Bola | Rabu, 26 Juni 2024 | 08:35 WIB

Resmi Tinggalkan Persib Bandung, Fitrul Dwi Rustapa Sampaikan Salam Perpisahan

Resmi Tinggalkan Persib Bandung, Fitrul Dwi Rustapa Sampaikan Salam Perpisahan

Bola | Rabu, 26 Juni 2024 | 08:06 WIB

Terkini

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Video | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×