Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Galih Prasetyo, Adie Prasetyo Nugraha

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
Konferensi Pers Indonesian Pingpong League (Adie Prasetyo Nugraha)
baca 10 detik
  • Indonesia Pingpong League menargetkan tim tenis meja Indonesia menembus babak delapan besar pada Asian Games 2026 di Jepang.
  • Sekjen IPL Yon Mardiyono menyatakan peluang kejutan terbuka melalui nomor ganda serta pengalaman atlet mengalahkan pemain elite dunia.
  • IPL terus menghadirkan kompetisi domestik berkelanjutan demi menjaring atlet terbaik dan membangun prestasi jangka panjang menuju ajang internasional.

Suara.com - Indonesia Pingpong League (IPL) menatap Asian Games 2026 dengan target yang realistis untuk tim tenis meja Indonesia. Pengurus menilai keberhasilan menembus babak delapan besar sudah menjadi pencapaian yang layak diapresiasi di tengah ketatnya persaingan tenis meja Asia.

Sekretaris Jenderal IPL, Yon Mardiyono, menyebut target tersebut menjadi ukuran yang masuk akal bagi para atlet Indonesia. Meski demikian, ia tidak menutup peluang Indonesia melangkah lebih jauh hingga babak semifinal.

"Jadi target realita dari pengurus itu kalau bisa masuk 8 besar itu udah cukup menjadi sejarah," ujar Yon usai konferensi pers Grand Final IPL Season 2 di Trans Studio Mall Cibubur, Kamis (20/8/2026).

Asian Games 2026 akan berlangsung di Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang. Cabang tenis meja menjadi salah satu arena yang menghadirkan persaingan ketat karena negara-negara Asia memiliki tradisi dan kekuatan besar di olahraga tersebut.

Yon menilai peluang Indonesia untuk membuat kejutan tetap terbuka, khususnya pada nomor ganda. Menurutnya, keberhasilan mencapai semifinal pada nomor ganda putra, ganda putri, maupun ganda campuran akan menjadi pencapaian yang sangat besar.

"Kita enggak tahu juga kalau misalnya di mix double, double, kita juga bisa tembus sampai semifinal itu sangat luar biasa, itu udah sejarahnya luar biasa. Jadi kalau bisa masuk 8 besar aja itu target kita yang harus kita apresiasi," katanya.

Yon juga melihat peluang Indonesia dari aturan yang membatasi jumlah atlet yang bisa diturunkan oleh setiap negara. Kondisi tersebut membuat kekuatan sebuah negara tidak serta-merta bisa diturunkan seluruhnya dalam satu pertandingan.

Ia mencontohkan China yang memiliki banyak pemain berkualitas di level dunia. Namun, tidak seluruh pemain terbaik mereka dapat tampil secara bersamaan sehingga negara lain, termasuk Indonesia, tetap memiliki kesempatan untuk menciptakan kejutan.

Keyakinan tersebut juga tidak terlepas dari pengalaman atlet Indonesia yang mampu mengalahkan pemain dengan peringkat dunia lebih tinggi. Yon menyinggung keberhasilan Noval yang disebut mampu menundukkan pemain Hong Kong yang berada di peringkat keenam dunia.

baca juga

Menurutnya, kemenangan tersebut memiliki dampak lebih luas bagi perkembangan tenis meja Indonesia. Hasil itu dapat menjadi pemicu kepercayaan diri bagi atlet lain bahwa pemain Indonesia juga mampu bersaing dan mengalahkan lawan dari jajaran elite dunia.

"Ini bukan masalah Noval-nya menang ya, tapi dari kejadian itu bisa membawa dampak atau motivasi kepada atlet-atlet kita yang lainnya. 'Oh, ternyata kita bisa,' gitu," ujar Yon.

Yon turut menceritakan pengalaman seorang atlet Indonesia berusia 13 tahun yang mampu mengalahkan pemain berperingkat dunia sebelum akhirnya terhenti di babak delapan besar. Baginya, pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam membangun mental dan keyakinan atlet sejak usia muda.

"Artinya pemain-pemain kita begitu ngalahkan yang 50 dunia, 'Oh, ternyata kita bisa di dunia,' gitu. Nah, ini semangat itu yang lagi saya mau tangkap," katanya.

Menurut Yon, Asian Games 2026 juga tidak boleh dipandang sebagai tujuan akhir. Persiapan atlet harus menjadi bagian dari proses panjang menuju berbagai kompetisi berikutnya, termasuk SEA Games dan kualifikasi Olimpiade.

Karena itu, IPL berupaya menghadirkan kompetisi domestik secara berkelanjutan melalui Indonesia Pingpong League. Kompetisi tersebut diharapkan memberikan kesempatan kepada atlet untuk terus bertanding sekaligus membantu mereka memahami target yang ingin dicapai dalam perjalanan karier.

"Prestasi itu adalah sebuah proses," ujar Yon.

Keberadaan kompetisi domestik juga dinilai penting untuk membantu pengurus menemukan atlet terbaik yang nantinya bisa memperkuat Indonesia di berbagai ajang internasional. Yon menegaskan proses pencarian tersebut harus dilakukan secara berkelanjutan.

"Tugas kita adalah mencari best of the best daripada atlet-atlet itu untuk mewakili negara ini," pungkas Yon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Sabet 15 Medali di Malaysia, MMA Indonesia Makin Siap Tempur di Asian Games 2026

Sabet 15 Medali di Malaysia, MMA Indonesia Makin Siap Tempur di Asian Games 2026

Sport | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Asian Games 2026: Tim Indonesia Tak Hanya Tinggal di Kampung Atlet, tapi Juga Hotel dan Kapal Pesiar

Asian Games 2026: Tim Indonesia Tak Hanya Tinggal di Kampung Atlet, tapi Juga Hotel dan Kapal Pesiar

Sport | Senin, 20 Juli 2026 | 19:04 WIB

Terkini

Membangun Literasi Finansial Sejak Dini Melalui BRImo Junior

Membangun Literasi Finansial Sejak Dini Melalui BRImo Junior

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMA Ini Ubah Masalah Lingkungan Jadi Ide Inovatif

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMA Ini Ubah Masalah Lingkungan Jadi Ide Inovatif

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Teluk Popoh, Polisi Telusuri Petunjuk Tas Berisi Identitas

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Teluk Popoh, Polisi Telusuri Petunjuk Tas Berisi Identitas

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:28 WIB

Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik

Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Keluhan Pernapasan Memburuk pada Pasien Rentan

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Keluhan Pernapasan Memburuk pada Pasien Rentan

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:50 WIB

×