Thom Haye Ungkap 'Revolusi' Shin tae-yong Ubah Permainan Timnas Indonesia Jadi Lebih Bagus: Ini Filosofi...

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 02 Juli 2024 | 16:06 WIB
Thom Haye Ungkap 'Revolusi' Shin tae-yong Ubah Permainan Timnas Indonesia Jadi Lebih Bagus: Ini Filosofi...
Shin Tae-yong berpikir realistis dengan hanya mematok posisi 3-4 klasemen grup C. (suara.com)

Suara.com - Sepak bola Indonesia kini diwarnai dengan filosofi sepak bola modern yang diusung oleh Shin Tae-yong. Hal ini diakui oleh gelandang timnas Indonesia, Thom Haye, yang merasakan perubahan signifikan dalam gaya bermain timnas sejak ditangani pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Sebelumnya, timnas Indonesia lebih mengandalkan serangan balik dan umpan jauh. Namun, Shin Tae-yong menerapkan skema tiga bek dan permainan bola pendek yang lebih rapi dan terstruktur.

"Mungkin bermula dari filosofi," ujar Thom Haye dalam video YouTube Indosat Ooredoo Hutchison.

Menurut Haye, filosofi sepak bola modern ini menjadi kunci kemajuan timnas Indonesia.

Melihat ketatnya persaingan, Shin Tae-yong patok target peringkat 3 dan 4 klasemen grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. (pssi.org)
Melihat ketatnya persaingan, Shin Tae-yong patok target peringkat 3 dan 4 klasemen grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. (pssi.org)

Dengan mengandalkan bola pendek, tim menjadi lebih mudah dalam membangun serangan dan memaksimalkan potensi para pemain.

"Jika pikiran kita dibentuk dari bermain operan jauh, kita tidak akan bisa membangun serangan," jelas Haye.

Haye, yang pernah bermain di klub Belanda SC Heerenveen, mengamati bahwa pemain Indonesia memiliki kemampuan individu yang baik dalam menguasai bola.

Namun, gaya bermain lama dengan mengandalkan umpan jauh justru menghambat potensi tersebut.

"Banyak pemain kita yang nyaman memegang bola. Tetapi, kalau taktiknya adalah bermain operan jauh, kamu tidak akan melihatnya," tutur Haye.

baca juga

Perubahan gaya bermain ini pun disambut baik oleh para pemain timnas.

Haye melihat bahwa skema build-up dari sektor pertahanan membuat skema penyerangan lebih mudah diterapkan.

"Perubahan gaya bermain ini membuat pemain lebih mudah beradaptasi dan permainan timnas semakin membaik," ungkap Haye.

"Jadi, kini berubah pola pikir di mana kita bermain dari belakang. Itu yang paling penting," tegas Haye.

Haye optimis bahwa filosofi sepak bola modern ini akan membawa timnas Indonesia ke level yang lebih tinggi dan mampu bersaing dengan lawan yang lebih kuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maarten Paes Masuk Top 3 Vote MLS All Star, Warganet: Jangan Ragukan Indonesia soal Voting

Maarten Paes Masuk Top 3 Vote MLS All Star, Warganet: Jangan Ragukan Indonesia soal Voting

Your Say | Selasa, 02 Juli 2024 | 15:37 WIB

Profil Zahaby Gholy, Pencetak Brace Timnas Indonesia U-16 ke Gawang Australia

Profil Zahaby Gholy, Pencetak Brace Timnas Indonesia U-16 ke Gawang Australia

Bola | Selasa, 02 Juli 2024 | 16:00 WIB

Indra Sjafri Bongkar Alasan Sulit Cari Pemain Naturalisasi untuk Timnas Indonesia U-19 Daripada Senior

Indra Sjafri Bongkar Alasan Sulit Cari Pemain Naturalisasi untuk Timnas Indonesia U-19 Daripada Senior

Bola | Selasa, 02 Juli 2024 | 15:15 WIB

Terkini

Jutaan Orang Indonesia Tak Sadar Jadi Pembawa Sifat Talasemia, Kenali Risikonya Sejak Dini

Jutaan Orang Indonesia Tak Sadar Jadi Pembawa Sifat Talasemia, Kenali Risikonya Sejak Dini

Health | Sabtu, 07 November 2026 | 20:05 WIB

Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak

Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak

Jabar | Sabtu, 07 November 2026 | 20:04 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:02 WIB

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:55 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

Bogor | Sabtu, 07 November 2026 | 19:52 WIB

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:45 WIB

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:25 WIB

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 19:23 WIB

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sumsel | Sabtu, 07 November 2026 | 19:10 WIB

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:05 WIB

×