Nilai Pasar Thom Haye Bak Bumi dan Langit Dibanding Pemain Bernama Jawa di Prancis

Galih Prasetyo

Kamis, 22 Agustus 2024 | 18:29 WIB
Nilai Pasar Thom Haye Bak Bumi dan Langit Dibanding Pemain Bernama Jawa di Prancis
Thom Haye (Tengah) Saat Membela Timnas Indonesia. (instagram.com/thomhaye)

Suara.com - Gelandang timnas Indonesia Thom Haye dilaporkan akan bermain di salah satu klub Eropa. Gosip yang muncul menyebutkan Haye akan gabung ke klub dengan nama depan Red Bull.

Dari informasi yang beredar, rumor ini menyebut besar kemungkinan Haye akan bermain antara di tim RB Salzburg dan RB Leipzig.

Rumor ini muncul dari informasi akun Instagram @cmonindonesia yang memposting foto pemain berjuluk Professor ini dengan latar belakang 'Red Bull'.

Thom Haye dikaitkan dengan dua klub, yakni RB Leipzig dan RB Salzburg. (Instagram/@thomhaye).
Thom Haye dikaitkan dengan dua klub, yakni RB Leipzig dan RB Salzburg. (Instagram/@thomhaye).

Sampai saat ini, Thom Haye belum menemukan klub baru. Padahal sejumlah klub Liga Beland dikabarkan tertarik untuk datangkan pemain Timnas Indonesia tersebut.

"Sejumlah klub telah menunjukkan minat. Tapi tawaran yang dicari Thom belum ada di sana," ucap Thom Haye seperti dikutip dari Voetbal International.

"Ambisinya adalah membuat langkah yang menyenangkan di luar negeri," imbuhnya.

Jika merujuk pada data Transfermarkt, Haye memiliki nilai pasar yang masih sangat tinggi. Haye punya nilai sebesar Rp52,14 miliar.

Nilai ini berdasarkan data pasar tertanggal 15 Desember 2023. Nilai pasar Haye sebenarnya terus merangkak naik dari awalnya hanya sebesar Rp869 juta pada 2012 saat masih membela AZ.

Jika dibandingkan nilai Haye masih terbilang tinggi ibarat langit dan bumi dengan pemain yang memiliki nama Jawa di Liga Prancis bernama Mickael Partodikromo.

baca juga

Mickael Partodikromo punya posisi sama dengan Haye, sama-sama bermain sebagai gelandang sentral. Ia diketahui memiliki darah Indonesia, Prancis dan Kaledonia Baru.

Dikutip dari sejumlah sumber, ayah dari Mickael berdarah Jawa. Saat ini Mickael Partodikromo bermain di klub Liga Prancis, St-Sébastien.

Meski sudah memiliki klub, nilai pasar Mickael hanya Rp2,1 miliar. Mickael tercatat pernah bermain di liga Timor Leste bersama Karketu Dilli FC.

Menariknya, ia sempat bermain di tim akademi klub Liga Inggris, Sheff United pada 2013. Setelah itu ia bermain di klub kecil di Inggris dan Prancis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tristan Gooijer Punya Tinggi Ideal Jika Jadi Gabung Timnas Indonesia

Tristan Gooijer Punya Tinggi Ideal Jika Jadi Gabung Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 22 Agustus 2024 | 17:40 WIB

Jangan Fokus Juara! Timnas Indonesia U-20 Diharapkan Evaluasi saat Turnamen di Korea Selatan

Jangan Fokus Juara! Timnas Indonesia U-20 Diharapkan Evaluasi saat Turnamen di Korea Selatan

Your Say | Kamis, 22 Agustus 2024 | 17:20 WIB

3 Hal yang Perlu Dibenahi oleh Timnas U-20 Selama Turnamen di Korea Selatan

3 Hal yang Perlu Dibenahi oleh Timnas U-20 Selama Turnamen di Korea Selatan

Your Say | Kamis, 22 Agustus 2024 | 16:53 WIB

Legenda: Kisah Boaz Solossa, Striker Timnas Indonesia Paling Menakutkan di ASEAN Awal Tahun 2000-an

Legenda: Kisah Boaz Solossa, Striker Timnas Indonesia Paling Menakutkan di ASEAN Awal Tahun 2000-an

Bola | Kamis, 22 Agustus 2024 | 16:36 WIB

Perbandingan Nilai Pasar Rafael Struick dengan Striker Berdarah Surabaya di Liga Inggris

Perbandingan Nilai Pasar Rafael Struick dengan Striker Berdarah Surabaya di Liga Inggris

Bola | Kamis, 22 Agustus 2024 | 16:30 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×