Gantikan Josip Misic? Statistik Ini Bukti Thom Haye Bisa Jadi Mesin Gol untuk Dinamo Zagreb di Liga Champions

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 29 Agustus 2024 | 13:45 WIB
Gantikan Josip Misic? Statistik Ini Bukti Thom Haye Bisa Jadi Mesin Gol untuk Dinamo Zagreb di Liga Champions
Pemain Timnas Indonesia Thom Haye berselebrasi usai mencetak gol dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Indonesia melawan Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (11/6/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Membandingkan statistik antara Thom Haye dengan Josip Misic, gelandang Kroasia yang bakal digantikan oleh bintang Timnas Indonesia itu andai bergabung Dinamo Zagreb. Dari data yang dihimpun Suara.com, Thom Haye bisa jadi mesin gol untuk klub langganan Liga Champions ini.

Nama Thom Haye belakangan dirumorkan akan bergabung Dinamo Zagreb, seperti laporan yang diberitakan media Kroasia, HRSport.

Dalam artikelnya, media Kroasia itu menyebutkan Thom Haye menjadi salah satu pemain yang cocok bagi Dinamo Zagreb secara kualitas maupun finansial.

Kolase Thom Haye dan klub Dinamo Zagreb yang dirumorkan akan berlabuh ke Kroasia. (Instagram)
Kolase Thom Haye dan klub Dinamo Zagreb yang dirumorkan akan berlabuh ke Kroasia. (Instagram)

Statusnya sebagai pemain bebas transfer dan kualitasnya yang mumpuni membuat gelandang berusia 29 tahun itu bisa menjadi tambahan tepat untuk sektor gelandang bertahan atau tengah.

Terlebih menurut HRSport, sektor gelandang bertahan atau tengah di Dinamo Zagreb hanya memiliki satu pemain berkualitas saja, yakni Josip Misic.

Dengan usia Josip Misic yang mulai menua dan adanya potensi cedera serta hengkang dari klub, maka Thom Haye dianggap sebagai pengganti yang paling tepat.

Lantas, bisakah Thom Haye menggantikan peran Josip Misic kelak jika resmi bergabung Dinamo Zagreb? Bagaimana perbandingan statistik keduanya sebagai gelandang bertahan atau tengah?

Thom Haye Lebih Unggul?

Sekadar informasi, Dinamo Zagreb kerap memainkan pakem 4-1-4-1 dengan Single Pivot atau 4-2-3-1 dan 3-4-2-1 dengan skema Double Pivot di musim ini.

baca juga

Pada dua formasi itu, Josip Misic selalu jadi andalan di sektor gelandang bertahan dengan tugas sebagai pengatur serangan dan tembok pertama saat bertahan.

Siapa sangka, formasi yang digunakan Dinamo Zagreb ini juga cocok dengan Thom Haye yang terbiasa bermain sebagai gelandang bertahan baik sebagai Single Pivot maupun Double Pivot.

Alhasil, tak mengherankan jika Dinamo Zagreb kemudian dirumorkan jadi pelabuhan Thom Haye karena kemampuannya yang bisa bermain di posisi tersebut.

Andai bergabung nanti, apakah Thom Haye bisa langsung menggantikan Josip Misic di jantung permainan Dinamo Zagreb?

Jika berbicara statistiknya di Transfermarket, Thom Haye dianggap bisa menggantikan, menggusur, atau bahkan berduet dengan Josip Misic di lini tengah Dinamo Zagreb.

Secara angka, Thom Haye yang telah mencatatkan 381 penampilan di berbagai ajang, mampu mencetak 35 gol dan 47 assist.

Catatan itu unggul atas Josip Misic yang telah tampil sebanyak 392 kali di berbagai ajang dan baru mencetak 21 gol dan 46 assist saja.

Lalu jika berkaca pada statistik musim lalu dikutip Fotmob, Thom Haye yang jadi andalan SC Heerenveen masih unggul ketimbang Josip Misic di Dinamo Zagreb.

Pada musim lalu, Thom Haye yang bermain total 2613 menit di Eredivisie, mampu mencetak 4 gol dan 4 assist dari dan memiliki akurasi operan rata-rata sebesar 84,7 persen.

Sedangkan Josip Misic di Liga Kroasia musim lalu bermain sebanyak 2701 menit dan tak mampu menjaringkan gol sama sekali serta hanya mencetak dua assist dengan akurasi operan 84,4 persen.

Dari statistik menciptakan peluang, Thom Haye juga unggul dengan membuat 62 peluang musim lalu di Eredivisie. Sedangkan Josip Misic hanya membuat total 48 peluang saja di Liga Kroasia.

Lantas bagaimana dengan catatan saat bertahan? Untuk catatan saat bertahan, Josip Misic lebih unggul ketimbang Thom Haye musim lalu.

Musim lalu, Josip Misic mampu memenangkan 48 tekel dengan kesuksesan 71,6 persen dan membuat 35 intersep, 11 blok, 188 kali Recoveries, dan hanya dilewati lawan sebanyak 15 kali.

Sedangkan Thom Haye mampu memenangkan 36 tekel dengan kesuksesan 66,7 persen saja dan membuat 30 intersep, 12 blok, 230 Recoveries, serta dilewati lawan sebanyak 28 kali.

Dengan catatan itu, bisa dikatakan Thom Haye unggul atas Josip Misic jika bertugas sebagai pengatur serangan untuk timnya.

Tapi jika ditugaskan sebagai gelandang bertahan yang aktif bertahan, Josip Misic unggul tipsi secara kualitas ketimbang Thom Haye.

Jika Thom Haye bergabung Dinamo Zagreb, bisa saja ia dan Josip Misic akan dipasangkan sebagai Double Pivot karena statistik keduanya saling melengkapi sebagai gelandang bertahan atau tengah.

(Felix Indra Jaya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pasar Maarten Paes vs Joe Gauci: Dua Kiper Mahal Asia yang Potensi Bentrok di Timnas Indonesia vs Australia

Harga Pasar Maarten Paes vs Joe Gauci: Dua Kiper Mahal Asia yang Potensi Bentrok di Timnas Indonesia vs Australia

Bola | Kamis, 29 Agustus 2024 | 13:29 WIB

Shin Tae-yong Ngamuk! Pemain Timnas Indonesia Bohong Kakeknya Meninggal, 2 Minggu Kemudian Ketahuan Masih Hidup

Shin Tae-yong Ngamuk! Pemain Timnas Indonesia Bohong Kakeknya Meninggal, 2 Minggu Kemudian Ketahuan Masih Hidup

Bola | Kamis, 29 Agustus 2024 | 13:19 WIB

2 Hal Positif yang Diraih Timnas Indonesia U-20 saat Melawan Argentina

2 Hal Positif yang Diraih Timnas Indonesia U-20 saat Melawan Argentina

Your Say | Kamis, 29 Agustus 2024 | 13:17 WIB

Terkini

Seni Menghargai Ketenangan Diri, Lebih Berani Berkata Tidak pada Banyak Hal

Seni Menghargai Ketenangan Diri, Lebih Berani Berkata Tidak pada Banyak Hal

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:15 WIB

SF Hariyanto Sambut Kapolda Riau Baru, Ucap Selamat untuk Herry Heryawan

SF Hariyanto Sambut Kapolda Riau Baru, Ucap Selamat untuk Herry Heryawan

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Novel Izinkan Aku Mencintaimu: Saat Harus Mengurus Pernikahan Mantan

Novel Izinkan Aku Mencintaimu: Saat Harus Mengurus Pernikahan Mantan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Besok Harga Turun! Pengamat Prediksi Harga Emas di Bawah Rp2,5 Juta

Besok Harga Turun! Pengamat Prediksi Harga Emas di Bawah Rp2,5 Juta

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Viral Karyawan SPPG Bikin Parodi Amnesia MBG Tolak Minta Maaf Tak Meras Salah, Anggota DPD: Pecat!

Viral Karyawan SPPG Bikin Parodi Amnesia MBG Tolak Minta Maaf Tak Meras Salah, Anggota DPD: Pecat!

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:57 WIB

Memahami Duka dan Continuing Bonds dalam Voicemails for Isabelle

Memahami Duka dan Continuing Bonds dalam Voicemails for Isabelle

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Komplotan Curanmor di Surabaya Gunakan Kode Siulan Saat Beraksi, Tiga Residivis Ditangkap

Komplotan Curanmor di Surabaya Gunakan Kode Siulan Saat Beraksi, Tiga Residivis Ditangkap

Jatim | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Perbedaan yang Menjadi Kekuatan: Ulasan Enchanting the Sea with My ADHD

Perbedaan yang Menjadi Kekuatan: Ulasan Enchanting the Sea with My ADHD

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Peran TNI Terus Meluas, Imparsial Sebut Demokrasi dan Supremasi Sipil dalam Ancaman

Peran TNI Terus Meluas, Imparsial Sebut Demokrasi dan Supremasi Sipil dalam Ancaman

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB

The Lonely Little Monkey, Buku tentang Mencari Teman dan Menerima Perbedaan

The Lonely Little Monkey, Buku tentang Mencari Teman dan Menerima Perbedaan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB

×