Asal Usul Pemain Timnas Indonesia Eliano Reijnders, Keturunan Lekatompessy yang Punya Legenda Buaya hingga Tentara KNIL

Galih Priatmojo

Sabtu, 07 September 2024 | 12:34 WIB
Asal Usul Pemain Timnas Indonesia Eliano Reijnders, Keturunan Lekatompessy yang Punya Legenda Buaya hingga Tentara KNIL
Pemain Timnas Indonesia Eliano Reijnders memiliki keturunan Indonesia dari sang ibu yang bermarga Lekatompessy asal Ambon, Provinsi Maluku

Suara.com - Di tengah perjuangan Timnas Indonesia melakoni Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga, PSSI membuat kejutan dengan mendatangkan tambahan pemain keturunan Ambon, Maluku. Dia adalah Eliano Reijnders yang tak lain adik gelandang AC Milan Tijjani Reijnders.

Eliano Reijnders yang saat ini memperkuat klub Eredivisie, PEC Zwolle diketahui memiliki keturunan Indonesia tepatnya dari Ambon, Provinsi Maluku dari sang ibu yakni Angelina Lekatompessy.

Bila dirunut, Angelina Lekatompessy merupakan keturunan dari warga asli Ambon, Maluku yakni dari ayahnya bernama Etus Leatompessy dan ibu bernama Mimi Lekatompessy.

Bila ditilik riwayatnya, marga Lekatompessy merupakan warga yang bermuasal dari Negeri Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, Pulau Ambon, Provinsi Maluku.

Mengutip dari unggahan akun Facebook Mikke Leckha, marga Lekatompessy merupakan salah satu marga asli dari Kota Ambon bersama dengan marga Huwae.

Legenda Buaya Tembaga

Ada kisah unik di balik marga Lekatompessy yang kemudian berkembang jadi legenda hingga kini, yakni munculnya buaya tembaga yang kemudian banyak menghias di rumah warga keturunan Lekatompessy.

Mengutip buku bertajuk Antologi Cerita Rakyat Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease terbitan Kantor Bahasa Maluku, Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kemendikbud, 2019, dikisahkan dahulu ada seorang bangsawan asal Negeri Alang di Pulau Ambon bernama Petrus Huwae yang jatuh cinta dengan seorang gadis bernama Constantia Lekatompessy.

Keduanya kemudian jatuh cinta dan Petrus berniat untuk menikahi sang pujaan hati.

baca juga

Namun, singkat cerita ada keluarga Constantia Lekatompessy bernama Moyang Sakti Tawan yang tak setuju dengan rencana pernikahan itu.

Ia kemudian menghasut keluarga Lekatompessy untuk membuat patung tiruan Constantia yang berbahan sagu dan kayu.

Tak sadar tengah ditipu, Petrus pun memboyong patung replika Constantia itu ke Negeri Alang.

Dalam perjalanan, atas perintah Moyang Sakti Tawan, patung itu ditenggelamkan. Mengetahui itu, Petrus yang mengira patung itu adalah calon istrinya berupaya menyelamatkan dengan mencebur ke laut.

Tapi ia tak mampu menolongnya dan justru berubah menjadi buaya.

Bersamaan dengan itu, Constantia yang bersembunyi di atas solder di Malulang juga turut berubah menjadi buaya tembaga.

Sosok buaya tembaga itulah yang hingga kini ada di dalam mata rumah marga Lekatompessy.

Migrasi Tentara KNIL

Terlepas dari cerita rakyat itu, bagaimana keturunan marga Lekatompessy bisa beranak pinak di Belanda, menurut sejarahnya mereka ikut dalam rombongan 6000 tentara KNIL asal Maluku yang migrasi ke Belanda.

Mereka menyeberang ke Belanda menggunakan kapal laut setelah gerakan anti kolonial merebak di seluruh penjuru Indonesia pada kurun 1951-1953.

Dari peristiwa itulah kemudian lahirlah keturunan marga Lekatompessy termasuk diantaranya Tijjani Reijnders dan Eliano Reijnders.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Statistik Mentereng Eliano Reijnders Dibanding Tijjani Reijnders Ketika Berseragam PEC Zwolle, Sang Kakak Kalah Jauh

Statistik Mentereng Eliano Reijnders Dibanding Tijjani Reijnders Ketika Berseragam PEC Zwolle, Sang Kakak Kalah Jauh

Bola | Sabtu, 07 September 2024 | 11:41 WIB

Momen Fardy Bachdim Jemput Eliano Reijnders dan Mees Hilgers ke Indonesia, Banjir Ucapan Terima Kasih

Momen Fardy Bachdim Jemput Eliano Reijnders dan Mees Hilgers ke Indonesia, Banjir Ucapan Terima Kasih

Bola | Sabtu, 07 September 2024 | 11:11 WIB

Mees Hilgers akan Lawan Manchester United di Liga Europa

Mees Hilgers akan Lawan Manchester United di Liga Europa

Bola | Sabtu, 07 September 2024 | 11:00 WIB

Bak Seleb Top, Momen Fajar Sadboy Jadi Rebutan Foto Nonton Timnas di Arab Saudi

Bak Seleb Top, Momen Fajar Sadboy Jadi Rebutan Foto Nonton Timnas di Arab Saudi

Entertainment | Sabtu, 07 September 2024 | 10:45 WIB

Terkini

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

Batam | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:52 WIB

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:49 WIB

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

Kalbar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

Bali | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Jakarta | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Health | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Malang | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:34 WIB

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Bekaci | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×