Bukan Cuma Stadion GBK, Ini 5 Venue Sepakbola Lain Yang Juga Tak Bersahabat untuk Lawan

M. Reza Sulaiman

Rabu, 11 September 2024 | 17:35 WIB
Bukan Cuma Stadion GBK, Ini 5 Venue Sepakbola Lain Yang Juga Tak Bersahabat untuk Lawan
Suporter menampilkan koreografi saat pertandingan Sepak Bola Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Antara Indonesia melawan Australia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Ucapan jurnalis terkemuka dari ESPN, Joey Lynch soal atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU GBK) yang tak bersahabat untuk lawan memantik diskusi. Stadion mana lagi ya yang kira-kira memiliki atmosfer serupa?

Lynch yang berasal dari Australia menyaksikan sendiri atmosfer luar biasa di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Saat meliput pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Timnas Indonesia dan Australia, Lynch menyebut SUGBK sebagai "stadion paling tidak bersahabat di Asia."

Lynch hadir di Jakarta untuk mengamati langsung tensi dan antusiasme suporter Indonesia, yang tak hanya memadati stadion, tetapi juga mengikuti setiap sesi latihan, baik untuk Tim Garuda maupun Australia. Tidak hanya itu, atmosfer penuh gairah dari 70.000 suporter yang memenuhi SUGBK memberikan pengalaman mendalam baginya.

Suporter menampilkan koreografi saat pertandingan Sepak Bola Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Antara Indonesia melawan Australia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Suporter menampilkan koreografi saat pertandingan Sepak Bola Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Antara Indonesia melawan Australia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dalam ulasannya, Lynch menyoroti bagaimana tiket pertandingan terjual habis, dan ribuan pendukung Garuda yang dikenal sangat fanatik terhadap sepak bola menciptakan atmosfer intimidatif bagi tim lawan. "Stadion ini akan dipenuhi 80.000 suporter yang terobsesi dengan sepak bola, menciptakan salah satu atmosfer paling tidak bersahabat di Asia," tulis Lynch.

Fenomena Dukungan Suporter: Stadion-stadion Paling Berisik di Dunia

Selain SUGBK, sejumlah stadion sepak bola di dunia dikenal karena dukungan luar biasa dari suporter yang tak pernah berhenti bernyanyi dan berteriak sepanjang pertandingan. Berikut adalah beberapa stadion terberisik di dunia yang menjadi mimpi buruk bagi tim tamu:

1. Anfield (Liverpool)

Anfield, rumah bagi Liverpool FC, telah lama diakui sebagai salah satu stadion dengan atmosfer terbaik di dunia. Tribune legendaris, The Kop, yang dipenuhi pendukung setia, menghasilkan kebisingan hingga 97 desibel, menjadikan Anfield sebagai stadion terberisik di Premier League.

Napoli memberi penghormatan kepada legenda klub Diego Maradona di Stadion San Paolo. [Dok. Instagram@officialsscnapoli]
Napoli memberi penghormatan kepada legenda klub Diego Maradona di Stadion San Paolo. [Dok. Instagram@officialsscnapoli]

2. Stadio San Paolo (Napoli)

baca juga

Stadio San Paolo, yang kini dikenal sebagai Stadion Diego Armando Maradona, mampu menampung 60.240 penonton dan dikenal karena suporter Napoli yang sangat fanatik. Kebisingan yang dihasilkan dapat dirasakan di seluruh kota, seakan stadion tersebut mengguncang Napoli.

3. Westfalenstadion (Borussia Dortmund)

Dikenal sebagai salah satu stadion paling menakutkan di Eropa, Westfalenstadion memiliki tribun ikonik yang dikenal sebagai "Yellow Wall," tempat 24.454 suporter Dortmund berkumpul dan menciptakan teror bagi lawan dengan kebisingan luar biasa.

4. Stadion Inonu (Besiktas)

Meskipun hanya memiliki kapasitas 32.145 penonton, Stadion Inonu di Turki terkenal menghasilkan kebisingan hingga 132 desibel. Tingkat suara yang ekstrem ini bahkan lebih keras dari suara pesawat jet, membuat stadion ini menjadi tempat yang sangat sulit bagi tim tamu.

Teror Fans Galatasaray ke Pemain MU (Youtube Cerita Bola)
Teror Fans Galatasaray ke Pemain MU (Youtube Cerita Bola)

5. Turk Telecom Arena (Galatasaray)

Stadion Galatasaray di Turki memegang rekor dunia sebagai stadion paling berisik dengan tingkat kebisingan mencapai 131,76 desibel. Fans Galatasaray tidak hanya terkenal karena suaranya, tetapi juga karena aksi intimidatif mereka terhadap lawan, seperti yang dialami Manchester United pada 1993.

Stadion-stadion ini, termasuk SUGBK, menjadi saksi bagaimana dukungan tanpa henti dari suporter bisa mengubah suasana pertandingan dan memberikan keunggulan bagi tim tuan rumah. Atmosfer seperti inilah yang membuat sepak bola begitu magis, di mana suporter tak hanya menonton, tapi menjadi bagian integral dari pertandingan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

STY Tebar Ancaman pada Bahrain dan China Pasca Tahan Imbang Australia

STY Tebar Ancaman pada Bahrain dan China Pasca Tahan Imbang Australia

Your Say | Rabu, 11 September 2024 | 17:31 WIB

Media Asing Sebut Indonesia Sejatinya Dapat Kalahkan Australia, Kok Bisa?

Media Asing Sebut Indonesia Sejatinya Dapat Kalahkan Australia, Kok Bisa?

Your Say | Rabu, 11 September 2024 | 17:28 WIB

Segera Jadi Lawan, Pelatih Bahrain Singgung Timnas Indonesia vs Australia Berakhir Imbang

Segera Jadi Lawan, Pelatih Bahrain Singgung Timnas Indonesia vs Australia Berakhir Imbang

Bola | Rabu, 11 September 2024 | 17:25 WIB

Terkini

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:49 WIB

Masih Ingat Sepatu Bata? Begini Perjalanan Brand Ini Selama 95 Tahun di Indonesia

Masih Ingat Sepatu Bata? Begini Perjalanan Brand Ini Selama 95 Tahun di Indonesia

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Lebih dari Sekadar Visual: Intip Keseruan CHROMA di The Lounge by CASA pada Art Jakarta 2026

Lebih dari Sekadar Visual: Intip Keseruan CHROMA di The Lounge by CASA pada Art Jakarta 2026

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Merasa Namanya Hancur, Fuad Hasan Klaim Tak Pernah Beri Nusron Wahid Uang Ratusan Miliar

Merasa Namanya Hancur, Fuad Hasan Klaim Tak Pernah Beri Nusron Wahid Uang Ratusan Miliar

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Soroti Proyek MBG hingga Militerisasi Sipil, Forum Cik Ditiro Desak Revisi Ulang UU TNI

Soroti Proyek MBG hingga Militerisasi Sipil, Forum Cik Ditiro Desak Revisi Ulang UU TNI

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Panja Komisi IX Rampungkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Draf Akhir 23 Bab 313 Pasal

Panja Komisi IX Rampungkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Draf Akhir 23 Bab 313 Pasal

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Biar Mata Panda Nggak Bikin Makeup Abu-Abu, Catat Trik Pakai Corrector Orange Ini

Biar Mata Panda Nggak Bikin Makeup Abu-Abu, Catat Trik Pakai Corrector Orange Ini

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Harga Bahan Makanan Naik Drastis, Emak-emak di Siak: Benar-benar Harus Ngirit

Harga Bahan Makanan Naik Drastis, Emak-emak di Siak: Benar-benar Harus Ngirit

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:58 WIB

×