Apa Itu Blijvers dan Trekkers? Fakta Menarik di Balik Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

M. Reza Sulaiman

Selasa, 17 September 2024 | 16:47 WIB
Apa Itu Blijvers dan Trekkers? Fakta Menarik di Balik Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Perbedaan blijvrers dan Trekkers (instagram)

Suara.com - Sejak proses naturalisasi Timnas Indonesia berjalan lancar dan mayoritas pemain diisi oleh pemain naturalisasi, istilah "blijvers" dan "trekkers" menjadi topik yang ramai diperbincangkan. Mungkin sebagian dari kita masih bingung mengenai perbedaan antara kedua istilah tersebut. Di sini, kami akan menjelaskan lebih lanjut tentang perbedaan antara "blijvers" dan "trekkers."

Kehadiran pemain naturalisasi dalam Timnas tidak lepas dari kritik, terutama terkait pertanyaan tentang nasionalisme mereka, khususnya pemain yang berasal dari Belanda. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Maarten Paes, penjaga gawang FC Dallas sekaligus kiper Timnas Indonesia. Meskipun tidak memiliki darah Indonesia secara langsung, PSSI menjelaskan bahwa Paes bisa dinaturalisasi karena neneknya adalah seorang "blijver."

Keikutsertaan Maarten Paes dalam skuad Garuda memicu diskusi lebih lanjut mengenai perbedaan antara "blijvers" dan "trekkers." Berikut adalah penjelasan mengenai istilah tersebut.

Rafael Struick (tengah), pemain Timnas Indonesia yang merapat ke Brisbane FC. (Instagram/rafaelstruick)
Rafael Struick (tengah), pemain Timnas Indonesia yang merapat ke Brisbane FC. (Instagram/rafaelstruick)

 
Arti Blijvrers

Blijvrers artinya adalah penduduk tetap. Istilah tersebut disematkan kepada orang Belanda yang tinggal dan menetap di Hindia Belanda.

Pada masa pendudukan Belanda di Indonesia, waktu itu disebut Hindia Belanda, keturunan dari pasangan Belanda 'totok' yang lahir dan dibesarkan di Hindia Belanda kemudian hidup dengan mengadopsi cara hidup penduduk setempat disebut Indisch.

Penduduk Indisch di Hindia Belanda ada dua jenis, yakni Blijvrers dan Trekkers. Blijvrers merupakan sebutan untuk orang Belanda yang memilih menjadi penduduk tetap Hindia Belanda, sedangkan Trekkers merupakan sebutan untuk orang Belanda yang tinggal di Hindia Belanda, lalu ketika tugasnya sudah selesai di Hindia Belanda, ia kembali ke Belanda. Trekkers berarti pengembara.

Blijvrers umumnya memperistri orang setempat, para Nyai atau perempuan Tionghoa yang tinggal di Hindia Belanda. Penduduk Blijvrers gaya hidupnya melebur dengan nilai-nilai lokal. Meskipun demikian unsur-unsur kultur Eropa juga tetap tampak dalam kehidupan mereka. Para Blijvrers ikut mempromosikan budaya orang lokal dan bahkan ikut mempromosikan kemerdekaan Indonesia.

Gol timnas Indonesia sah milik Ragnar Oratmangoen, bukan Sandy Walsh. (Instagram/@timnasindonesia)
Gol timnas Indonesia sah milik Ragnar Oratmangoen, bukan Sandy Walsh. (Instagram/@timnasindonesia)

Arti Trekkers

baca juga

Sementara itu, Trekkers atau pengembara adalah orang-orang yang mempertahankan nilai-nilai Eropa sehingga terkenal sebagai warga eksklusif dan elastis. Para Trekkers adalah orang Eropa yang kembali ke negara asal setelah tugas mereka di Hindia Belanda selesai. Mereka di masa kini disebut ekspatriat.

Meskipun ada perbedaan yang sangat jelas di antara keduanya, tetapi merekalah yang membentuk inti dari adanya masyarakat kelas menengah di Hindia Belanda berciri kosmopolitan. Orang-orang Blijvrers bahkan mendirikan organisasi untuk mewadahi kelompok mereka.

Salah satu organisasi yang dibentuk ialah Insulinde di kota Bandung pada Oktober 1907. Tujuan organisasi tersebut salah satunya mendamaikan posisi antara orang keturunan Belanda yang lahir di Hindia dengan orang-orang Eropa asli.

Selain membentuk organisasi mereka juga membentuk persatuan sepakbola bernama Nederlansch Indische Voetball Bond (NIVB) yang terdiri dari klub sepak bola antar penduduk Blijvrers dan Trekkers. Pada masa kolonial Belanda, masing-masing juga membentuk federasi sepakbola masing-masing etnis dan menggelar kompetisi sepakbola di Hindia Belanda.

Perlu diketahui bahwa kelompok etnis di masa Kolonial dicirikan dari kesamaan asal usul rasial, status legal, dan kultural. Perang Dunia Kedua dan sesudahnya menjadi titik awal diaspora dan kemunculan kaum Indisch di tanah air. Oleh karena itu, ketika orang Belanda kembali ke tanah air mereka bersama pasangan dari orang lokal, keturunan orang Indonesia pun banyak dijumpai di Belanda.

Setidaknya sudah ada 11 pemain sepakbola naturalisasi di Timnas Indonesia pada era pelatih Shin Tae Yong. Ke sebelas pemain naturalisasi itu antara lain Jordi Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Rafael Struick, Ivar Jenner, Justin Hubner, Jay Idzes, Nathan Tjoe-A-On, Radgar Oratmangoen, Thom Haye, dan Maarten Paes.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bek Jangkung Keturunan Indonesia Ini Disebut-sebut Ipar Eliano Reijnders

Bek Jangkung Keturunan Indonesia Ini Disebut-sebut Ipar Eliano Reijnders

Bola | Selasa, 17 September 2024 | 16:40 WIB

Breaking News! DPR Setujui Naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders

Breaking News! DPR Setujui Naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders

Bola | Selasa, 17 September 2024 | 14:26 WIB

Sudah Mulai! Link Live Streaming Rapat Naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders di DPR

Sudah Mulai! Link Live Streaming Rapat Naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders di DPR

Bola | Selasa, 17 September 2024 | 13:09 WIB

Terkini

Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup

Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga

HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?

3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan

Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan

Jakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:55 WIB

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:47 WIB

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?

Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan

Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:26 WIB

×