Shin Tae-yong Soroti Adab Bocil Indonesia: Memanggil Saya Seperti Teman

Arif Budi

Kamis, 03 Oktober 2024 | 17:51 WIB
Shin Tae-yong Soroti Adab Bocil Indonesia: Memanggil Saya Seperti Teman
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Instagram/@shintaeyong7777)

Suara.com - Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong menceritakan bahwa dirinya kurang merasa nyaman dengan kebiasaan anak Indonesia yang memanggilnya dengan nama saja.

Nama Shin Tae-yong di Indonesia sudah diketahui banyak pihak. Hal itu tak terlepas dengan keberhasilannya membawa skuad Garuda

Oleh sebab itu, juru taktik berusia 54 tahun ini begitu tenar. Baik pria atau wanita, orang dewasa atau anak-anak di Indonesia mengenalinya.

Akan tetapi, di balik ketenaran itu Shin Tae-yong menyebut bahwa masih banyak orang Indonesia salah melafalkan namanya seperti Shin Tai-yong.

Lebih lanjut, mantan pelatih Korea Selatan ini juga menyoroti adab anak-naka Indonesia yang memanggilnya dengan nama saja, tanpa embel gelar Coach atau kata ganti yang lebih sopan.

Menurutnya hal tersebut kurang sopan di Korea Selatan, tapi banyak dilakukan oleh bocil-bocil di Indonesia.

"Bahkan anak-anak usia 4-5 tahun di sini (indonesia) memanggil saya Shin Tae-yong seperti seorang teman," ucapnya dikutip dari ISplus.

"Mereka bilang ini yang disebut budaya, tapi saya merasa tidak enak saat pertama kali datang," sambungnya.

Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa biasanya di Korea Selatan orang yang lebih muda akan memanggil sesorang dengan panggilan lebih sopan, tidak hanya nama saja.

baca juga

"Jika itu kita (orang Korea) bukankah kita akan memanggil 'pelatih Shin Tae-yong?' Namun di sini (Indonesia) orang-orang dari segala usia dan jenis kelamin dapat dengan mudah dipanggil dengan nama depan mereka. Sebenarnya saya masih belum terbiasa," imbuhnya.

Walau begitu, Shin Tae-yong mengaku nyaman serta betah di Indonesia. Ia juga ingin hidup di tanah air karena menyenangkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Fachri Firmansyah: Penggawa Timnas Indonesia  Sempat Berlatih ke Spanyol, Setelah Pensiun Jadi Satpam

Kisah Fachri Firmansyah: Penggawa Timnas Indonesia Sempat Berlatih ke Spanyol, Setelah Pensiun Jadi Satpam

Bola | Kamis, 03 Oktober 2024 | 17:29 WIB

Maarten Paes: Dulu Saya Bukan Siapa-siapa tapi Sekarang...

Maarten Paes: Dulu Saya Bukan Siapa-siapa tapi Sekarang...

Bola | Kamis, 03 Oktober 2024 | 17:21 WIB

Maarten Paes Cedera, Netizen Serukan Agar Pemain Idaman Shin Tae-yong Segera Dinaturalisasi

Maarten Paes Cedera, Netizen Serukan Agar Pemain Idaman Shin Tae-yong Segera Dinaturalisasi

Bola | Kamis, 03 Oktober 2024 | 17:06 WIB

Pratama Arhan Jadi Pemain dengan Statistik Paling Ngenes yang Dipanggil Timnas Indonesia

Pratama Arhan Jadi Pemain dengan Statistik Paling Ngenes yang Dipanggil Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 03 Oktober 2024 | 16:55 WIB

Cuma Main 3 Menit di Suwon FC, Ini Alasan Pratama Arhan Masih Dipanggil Timnas Indonesia

Cuma Main 3 Menit di Suwon FC, Ini Alasan Pratama Arhan Masih Dipanggil Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 03 Oktober 2024 | 16:26 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×