Suara.com - Tak ada yang tahu bagaimana nasib seseorang, termasuk seorang bocah polos dan lugu yang dulunya jadi andalan Shin Tae-yong namun kini bernasib menyedihkan di Timnas Indonesia.
Adapun bocah polos dan lugu yang dimaksud adalah Elkan Baggott, bek keturunan yang sempat jadi tulang punggung Timnas Indonesia di lini belakang.
Potret wajah polos dan lugu Elkan Baggott itu sempat diunggah oleh akun @footballtalentnesia di media sosial Instagram.
Terlihat, bek yang kini bermain di Blackpool FC itu memiliki wajah lugu dengan mata yang terlihat sipit dan rambut rapi khas anak kecil.
Siapa sangka, anak kecil yang terlihat lugu itu kini tumbuh menjadi bek dengan postur menjulang dan badan kekar yang andal dalam duel-duel di lapangan.
Karena postur dan kiprah apiknya, Shin Tae-yong sempat mengandalkannya di Timnas Indonesia. Debutnya bagi tim Merah Putih didapat pada laga persahabatan kontra Afghanistan pada 2021 lalu.
Setelahnya, bek yang kini berusia 21 tahun itu dipanggil ke Piala AFF dan juga sederet pertandingan internasional bertajuk FIFA Matchday.
Tercatat, Shin Tae-yong memainkannya sebanyak 22 kali di Timnas Indonesia, di mana Elkan Baggott mampu mencetak total dua gol.
Konflik dengan Shin Tae-yong

Terakhir kali Elkan Baggott dipercaya Shin Tae-yong untuk tampil bagi Timnas Indonesia, yakni pada Januari 2024 kemarin di ajang Piala Asia 2023.
Sejak saat itu, Elkan Baggott tak lagi dipanggil oleh Shin Tae-yong, terlebih setelah adanya konflik antara dua pihak tersebut.
Konflik ini bermula di Playoff Olimpiade 2024 saat Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Guinea U-23 medio Mei lalu.
Saat itu, disebutkan bahwa Shin Tae-yong memanggil Elkan Baggott yang baru menuntaskan masa peminjamannya bersama Bristol Rovers.
Muncul dugaan jika Elkan Baggott mengabaikan pemanggilan tersebut. Padahal saat itu Shin Tae-yong tengah membutuhkannya setelah Rizky Ridho harus absen akibat akumulasi kartu.
"Tentang Elkan, mungkin dari media Indonesia bisa mengikuti jadwal (klub) atau kelakuan Elkan seperti apa bisa cari tahu sendiri. Lalu, bisa dilihat sendiri Elkan bagaimana," ujar Shin Tae-yong.