19 Jam di Udara: Stadion Papua Bangkit Jadi Opsi Bikin Pemain Bahrain Keok

Galih Prasetyo

Kamis, 17 Oktober 2024 | 19:39 WIB
19 Jam di Udara: Stadion Papua Bangkit Jadi Opsi Bikin Pemain Bahrain Keok
Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua [Foto: Konijawatimur.co]

Suara.com - Federasi sepak bola Bahrain mengeluarkan pernyataan resmi bahwa mereka akan meminta FIFA dan AFC untuk memindahkan lokasi pertandingan melawan Timnas Indonesia.

Bahrain dijadwalkan akan menjadi tim tamu melawan pasukan Garuda pada 25 Maret 2025 dalam lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

PSSI-nya Bahrain mengklaim permintaan pemindahan lokasi ini lantaran 'serangan' netizen di platform sosial media pasca hasil imbang Bahrain vs Timnas Indonesia pada 10 Oktober lalu.

Pihak PSSI tegas menolak permintaan Bahrain jika lokasi pertandingan dipindahkan ke negara lain atau tempat netral.

Pemain dan tim official Timnas Bahrain (IG FA Bahrain)
Pemain dan tim official Timnas Bahrain (IG FA Bahrain)

PSSI yang diwakili oleh Exco Arya Sinulingga mengatakan dengan tegas menolak permintaan Bahrain. Federasi akan menjamin keamanan Dilmun Warriors saat tandang ke Indonesia.

"Kita akan buat surat ke AFC yang menyatakan supaya pertandingan fair, maka tetap di Jakarta karena sebelumnya kan tandingnya di Bahrain. Yang kedua, kita juga akan memberi tahu bahwa kita akan menjamin keamanan dan kenyamanan bagi tamu kita seperti di Bahrain," ucap Arya.

"Soal di sosmed ya, namanya, kadang-kadang memang netizen-netizen Indonesia itu ramai, tetapi sebenarnya mereka ramah itu dan baik-baik," sambungnya.

Jika Bahrain takut main di SUGBK karena tekanan kuat suporter, PSSI bisa berikan opsi untuk menggelar laga di Stadion Papua Bangkit.

Menarik jika Stadion Papua Bangkit jadi venue laga Timnas Indonesia vs Bahrain. Pasalnya jika stadion itu dipilih, kita bisa mengerjai pemain Bahrain.

baca juga
Foto udara Stadion Lukas Enembe di Kompleks Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (24/8/2021). Stadion Lukas Enembe yang memiliki kapasitas lebih dari 40 ribu penonton ini akan menjadi tempat upacara pembukaan dan penutupan PON XX Papua 2021. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa).
Foto udara Stadion Lukas Enembe di Kompleks Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (24/8/2021). Stadion Lukas Enembe yang memiliki kapasitas lebih dari 40 ribu penonton ini akan menjadi tempat upacara pembukaan dan penutupan PON XX Papua 2021. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa).

Skuat Bahrain mau tak mau harus berada di udara kurang lebih 19 jam. Kondisi ini tentu saja akan menurunkan fisik para pemain Bahrain.

Untuk informasi, pemain Bahrain harus menempuh perjalan udara selama 18 jam jika main di Stadion Papua Bangkit. Dari Bahrain, mereka terbang 12 jam menuju Denpasar atau Bandara Soekarno Hatta, dengan opsi satu kali transit.

Jika mereka memilih ke Denpasar, dari pulau Dewata mereka kembali terbang 6 jam menuju ke Jayapura. Dari Bandara Sentani, jaraknya memang tidak terlalu jauh menuju ke Stadion Papua Bangkit, hanya makan waktu 14 menit.

Bahrain Takut Main di SUGBK, Stadion Papua Bangkit Jadi Opsi: Nikmati 18 Jam di Udara [Tangkap layar]
Bahrain Takut Main di SUGBK, Stadion Papua Bangkit Jadi Opsi: Nikmati 18 Jam di Udara [Tangkap layar]

Stadion Papua Bangkit dapat menampung lebih dari 40.000 penonton. Stadion ini dibangun dalam rangka penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional XX tahun 2021 yang pertama kali berlangsung di Papua.

Persipura Jayapura menggunakan stadion ini sebagai markas mereka untuk kompetisi Liga 2.

Stadion ini memiliki pemandangan berlatar Pegunungan Cycloop di utara dan Danau Sentani di selatan, dilengkapi dengan ornamen khas Papua serta lampu eksterior berwarna-warni yang menyala pada malam hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukti The Professor, Statistik Thom Haye Paling Efektif dan Produktif di Timnas Indonesia

Bukti The Professor, Statistik Thom Haye Paling Efektif dan Produktif di Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 17 Oktober 2024 | 19:20 WIB

Kevin Diks Blak-blakan Ungkap Alasan Pilih Timnas Indonesia Ketimbang Belanda

Kevin Diks Blak-blakan Ungkap Alasan Pilih Timnas Indonesia Ketimbang Belanda

Bola | Kamis, 17 Oktober 2024 | 19:08 WIB

Calvin Verdonk Ogah Timnas Indonesia Menyerah: Masih Banyak yang Diperjuangkan!

Calvin Verdonk Ogah Timnas Indonesia Menyerah: Masih Banyak yang Diperjuangkan!

Bola | Kamis, 17 Oktober 2024 | 19:06 WIB

Sebut Marselino Ferdinan Game Changers Timnas Indonesia, Akun Oxford United Diserbu Netizen

Sebut Marselino Ferdinan Game Changers Timnas Indonesia, Akun Oxford United Diserbu Netizen

Bola | Kamis, 17 Oktober 2024 | 18:40 WIB

Mental Pemain Timnas Indonesia Jatuh Habis Dikalahkan China? Ini kata Shin Tae-yong

Mental Pemain Timnas Indonesia Jatuh Habis Dikalahkan China? Ini kata Shin Tae-yong

Bola | Kamis, 17 Oktober 2024 | 18:34 WIB

Legenda Timnas Indonesia Beri Pesan untuk Rafael Struick CS, Ada Apa?

Legenda Timnas Indonesia Beri Pesan untuk Rafael Struick CS, Ada Apa?

Your Say | Kamis, 17 Oktober 2024 | 19:30 WIB

Terkini

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:30 WIB

1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?

1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan

Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar

Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji

Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:20 WIB

17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram

17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:20 WIB

×