Dikit Lagi Salaman dengan Erick Thohir, Leluhur Miliano Jonathans Ternyata Orang Dekat 'Presiden Depok'

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 27 Oktober 2024 | 07:13 WIB
Dikit Lagi Salaman dengan Erick Thohir, Leluhur Miliano Jonathans Ternyata Orang Dekat 'Presiden Depok'
Miliano Jonathans (IG Miliano Jonathans)

Suara.com - Terungkap sebuah fakta menarik dari sosok pemain keturunan calon timnas Indonesia, Miliano Jonathans, di mana ternyata leluhurnya orang dekat ‘Presiden Depok’.

Nama Miliano Jonathans banyak diperbincangkan oleh pendukung Timnas Indonesia seiring penampilan apiknya di kasta kedua Belanda (Eerste Divisie) bersama Vitesse Arnhem.

Pemain berusia 20 tahun itu tampil apik bagi klubnya usai mencetak 7 gol dan 3 assist dari 11 penampilan musim ini.

Karena penampilannya, banyak yang mendukung agar Miliano dinaturalisasi. Apalagi Miliano sempat mengaku bahwa dirinya telah dihubungi PSSI dan juga Shin Tae-yong.

Bahkan setelah dihubungi PSSI dan Shin Tae-yong, pemain keturunan Depok ini mengaku terbuka membela Timnas Indonesia.

"Pintu saya terbuka. Karena saya baru pulih dari cedera serius, saya ingin menjadi sebugar mungkin terlebih dahulu,” kata Miliano kepada media Belanda, ESPN NL.

Meski belum ada tanda-tanda kapan dirinya akan dinaturalisasi, menarik untuk mengupas latar belakang Miliano.

Siapa sangka, leluhur Miliano Jonathans ternyata dulunya orang dekat ‘Presiden Depok’ saat masa penjajahan Belanda.

Miliano Jonathans yang naik daun di kasta kedua Liga Belanda. (Instagram/@milianojonathans_)
Miliano Jonathans yang naik daun di kasta kedua Liga Belanda. (Instagram/@milianojonathans_)

Sejarah Marga Jonathans

baca juga

Sebelum membahas leluhur Miliano Jonathans, perlu diketahui jika Depok dulunya adalah Republik sendiri, jauh sebelum lahirnya Republik Indonesia pada tahun 1945.

Dahulu kala saat masih di bawah jajahan Belanda, Depok merupakan sebuah desa otonom yang diberi status setingkat Republik di Hindia Belanda atau biasa disebut Gemeente Depok.

Alasan mengapa Depok menjadi desa otonom tak lepas dari sejarahnya, di mana dulu wilayah ini merupakan tanah partikelir yang dimiliki oleh saudagar asal Belanda, Cornelis Chastelein.

Saat itu, Chalestein menjadikan Depok sebagai Kawasan pertanian dan mendatangkan 150 budak dari berbagai daerah.

Budak-budak yang didatangkan tersebut kemudian diberi fasilitas pendidikan dan juga mendapat ajaran Protestanisme.

Setelah ajaran itu berkembang dan memiliki banyak penganut, jemaat gereja itu kemudian diberi nama marga. Total ada 12 marga yang diberikan ke para jemaat gereja.

12 marga itu yakni Jonathans, Laurens, Bacas, Loen, Soedira, Isakh, Samuel, Leander, Joseph, Tholense, Jacob, dan Zadokh.

Membentuk Pemerintahan dan Menunjuk Presiden

Pasca meninggalnya Cornelis Chastelein, para budak yang sudah menjadi penduduk Depok ini menunjuk Jarong van Bali selaku budak tertua menjadi pemimpin.

Tapi, Jarong van Bali pun juga berpulang beberapa waktu kemudian dan membuat penduduk Depok saat itu membuat pemerintahan sendiri dan menunjuk Presiden-nya.

Dikutip dari wikipedia, adapun Presiden pertama Republik Depok adalah Gerrit Jonathans yang dulunya adalah pegawai penjual tiket di Stasiun Depok.

Usai Gerrit Jonathans (1913-1921), jabatan Presiden Republik Depok dipegang oleh Martinus Laurens (1921-193), Leonardus Leander (1930-1949), dan Johannes Matijs Jonathans (1949-1952).

Bisa dikatakan, leluhur atau kerabat Miliano Jonathans adalah Presiden pertama dan terakhir Republik Depok sebelum pemerintah Indonesia mengambil tanah partikelir itu.

Dikutip dari Transfermarket, Miliano sendiri sempat mengaku bahwa ia kerap mendengar sejarah keluarganya dan senang bisa mengetahui sejarah keluarganya.

“Keluarga saya mengunjungi keluarga kami di Depok bulan lalu, dan mereka menceritakan tentang sejarah nama keluarga kami (Jonathans),” kata Miliano dalam wawancaranya bersama Transfermarkt.

“Keluarga saya merasa ini sangat menarik. Sungguh luar biasa bisa belajar lebih banyak tentang sejarah keluarga kami,” lanjut Miliano.

(Felix Indra Jaya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ragnar Oratmangoen Cetak Gol Perdana Tapi Dibantai KV Mechelen, Sandy Walsh Kasihan Cuma...

Ragnar Oratmangoen Cetak Gol Perdana Tapi Dibantai KV Mechelen, Sandy Walsh Kasihan Cuma...

Bola | Minggu, 27 Oktober 2024 | 07:07 WIB

Ingin Lolos Piala Asia U-17? Timnas Indonesia Wajib Menang atas Australia

Ingin Lolos Piala Asia U-17? Timnas Indonesia Wajib Menang atas Australia

Your Say | Minggu, 27 Oktober 2024 | 06:35 WIB

CATAT! Dini Hari Nanti Welber Jardim Final Liga Brasil, Berikut Ini Link Live Streamingnya

CATAT! Dini Hari Nanti Welber Jardim Final Liga Brasil, Berikut Ini Link Live Streamingnya

Bola | Sabtu, 26 Oktober 2024 | 22:17 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×