Adu Strategi Pelatih Korea Selatan vs Jepang di Piala AFF 2024, Shin Tae-yong Tak Bisa Ongkang Kaki

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 27 November 2024 | 12:49 WIB
Adu Strategi Pelatih Korea Selatan vs Jepang di Piala AFF 2024, Shin Tae-yong Tak Bisa Ongkang Kaki
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (pssi.org)

Suara.com - Piala AFF 2024 tak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan tim-tim sepak bola ASEAN, tetapi juga medan persaingan sengit antara pelatih dari Korea Selatan dan Jepang. Turnamen ini mencatat rekor baru dengan kehadiran enam pelatih asal Asia Timur, yakni tiga dari Korea Selatan dan tiga lainnya dari Jepang.

Dari total 10 tim peserta, pelatih asal Korea Selatan mendominasi Grup B, sementara pelatih asal Jepang mengambil alih Grup A. Kehadiran mereka menunjukkan meningkatnya pengaruh strategi Asia Timur dalam membentuk kekuatan tim ASEAN di Piala AFF.

Pelatih Korea Selatan yang berpartisipasi adalah Ha Hyeok Jun (Laos), Shin Tae Yong (Indonesia), dan Kim Sang Sik (Vietnam). Sementara itu, Jepang mengirimkan Koji Gyotoku (Kamboja), Tsutomu Ogura (Singapura), dan Masatada Ishii (Thailand).

Uniknya, Shin Tae Yong menjadi pelatih dengan pengalaman terlama di Asia Tenggara, sejak memimpin Indonesia pada Piala AFF 2020. Namun, keputusan Shin untuk mengandalkan pemain muda di Piala AFF 2024 membuat Indonesia tidak otomatis menjadi favorit juara.

Sebaliknya, Vietnam yang dilatih Kim Sang Sik muncul sebagai kandidat kuat juara.

Dengan deretan pemain terbaik, tim berjuluk The Golden Dragons ini berpotensi menghadirkan ancaman serius.

Thailand juga tetap tangguh di bawah asuhan Masatada Ishii, yang mengandalkan kombinasi pemain muda dan senior.

Tak hanya itu, Piala AFF 2024 juga menghadirkan dua pelatih asal Spanyol, yakni Pau Marti Vicente (Malaysia) dan Albert Capellas (Filipina).

Keberagaman pelatih ini menciptakan dinamika baru dalam kompetisi yang telah digelar sejak 1996.

baca juga

Menariknya, sepanjang sejarah Piala AFF, hanya ada satu pelatih Korea Selatan yang berhasil meraih gelar juara, yaitu Park Hang Seo bersama Vietnam pada Piala AFF 2018.

Hingga kini, belum ada pelatih asal Jepang yang berhasil mencatatkan prestasi serupa.

Berikut daftar lengkap pelatih di Piala AFF 2024:

Kamboja: Koji Gyotoku (Jepang)

Timor Leste: Simon Elissetche (Chile)

Malaysia: Pau Marti Vicente (Spanyol)

Singapura: Tsutomu Ogura (Jepang)

Thailand: Masatada Ishii (Jepang)

Laos: Ha Hyeok Jun (Korea Selatan)

Myanmar: Myo Hlaing Win (Myanmar)

Indonesia: Shin Tae Yong (Korea Selatan)

Filipina: Albert Capellas (Spanyol)

Vietnam: Kim Sang Sik (Korea Selatan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Bintang Piala AFF 2024, Siapa Saingan Paling Berat Marselino Ferdinan?

Perang Bintang Piala AFF 2024, Siapa Saingan Paling Berat Marselino Ferdinan?

Bola | Rabu, 27 November 2024 | 11:56 WIB

Kiper Timnas Indonesia Pilihan STY Dihukum PSSI, Bisa Main di Piala AFF 2024?

Kiper Timnas Indonesia Pilihan STY Dihukum PSSI, Bisa Main di Piala AFF 2024?

Bola | Rabu, 27 November 2024 | 11:42 WIB

Siapa Pemain Termuda dan Tertua di Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2024?

Siapa Pemain Termuda dan Tertua di Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2024?

Bola | Rabu, 27 November 2024 | 11:32 WIB

Terkini

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:22 WIB

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Keluarga Eks-Napiter Terjebak Stigma, Deradikalisasi Dinilai Tak Cukup Sasar Pelaku

Keluarga Eks-Napiter Terjebak Stigma, Deradikalisasi Dinilai Tak Cukup Sasar Pelaku

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:14 WIB

KY Minta Wewenang Pecat atau Hukum Hakim Nakal Langsung Tanpa Lewat MA

KY Minta Wewenang Pecat atau Hukum Hakim Nakal Langsung Tanpa Lewat MA

Sulsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:05 WIB

JPW: Kapolri Baru Tak Berdampak Jika Pekerjaan Rumah Dibiarkan Mangkrak

JPW: Kapolri Baru Tak Berdampak Jika Pekerjaan Rumah Dibiarkan Mangkrak

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:02 WIB

Usai Insiden Keamanan, Bitget Tebar 30% Pendapatan Trading

Usai Insiden Keamanan, Bitget Tebar 30% Pendapatan Trading

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Nuzran Joher Pimpin Ombudsman RI, Formasi Lengkap dan Kepercayaan Publik Jadi Ujian

Nuzran Joher Pimpin Ombudsman RI, Formasi Lengkap dan Kepercayaan Publik Jadi Ujian

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Berani Berhenti Sejenak: Mengapa Jeda Penting dalam Proses Bertumbuh?

Berani Berhenti Sejenak: Mengapa Jeda Penting dalam Proses Bertumbuh?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

TPA Sumompo Manado Kembali Beroperasi Normal Pascakebakaran

TPA Sumompo Manado Kembali Beroperasi Normal Pascakebakaran

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

×