PSSI Dipimpin Erick Thohir, Pengamat: Dia Ketum Terbaik tapi 2 PR Ini Wajib Dibenahi

Kamis, 16 Januari 2025 | 20:35 WIB
PSSI Dipimpin Erick Thohir, Pengamat: Dia Ketum Terbaik tapi 2 PR Ini Wajib Dibenahi
Pelatih sepak bola Timnas Indonesia, Patrick Kluivert bersama Asisten Pelatih Denny Landzaat dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir foto bersama pada konferensi press perkenalan Tim Pelatih Timnas Indonesia yang baru di Hotel Mulia, Jakarta, Minggu, (12/01/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pengamat sepak bola Indonesia Mohamad Kusnaeni atau yang akrap disapa Bung Kus mempunyai penilaian tersendiri untuk kinerja ketua umum PSSI, Erick Thohir. Menurut Bung Kus, bisa dibilang Erick Thohir membuat sepak bola Indonesia jauh lebih baik, khususnya timnas dan kompetisi liga.

Hal itu disampaikan Bung Kus saat berbicara dalam ilis survei Indikator Politik Indonesia mengenai evaluasi publik atas persepakbolaan Nasional dan Pertaruhan Besar PSSI Kamis (16/1/2025).

Menurut Bung Kus harus diakui tingkat kepuasan masyarakat terhadap Erick Thohir dalam memimpin PSSI sangat tinggi.

"Harus diakui Erick adalah ketum PSSI terbaik, dilihat Timnas sangat berhasil dari segi prestasi, peringkat FIFA, Profit Center serta mampu memberikan rasa kebanggaan dan rasa nasionalisme yang luar biasa," ujar Bung Kus.

Di sisi kompetisi liga, bung Kus menyebut soal VAR di BRI Liga 1 musim ini yang menurutnya jadi indikator perkembangan kompetisi di Indonesia.

PSSI dianggap melakukan kesalahan besar dengan memecat Shin Tae-yong dan menggantinya dengan Patrick Kluivert (Instagram/ @timnasindonesia)
PSSI dianggap melakukan kesalahan besar dengan memecat Shin Tae-yong dan menggantinya dengan Patrick Kluivert (Instagram/ @timnasindonesia)

"Dengan adanya VAR ini membantu kredibilitas sebuah pertandingan, perbaikan wasit, serta jadwal pertandingan yang sudah tetap. Secara umum semuanya sudah baik, nilainya diatas 75 lah."

Namun menurut Bung Kus ada dua hal yang belum digarap PSSI secara maksimal saat ini yakni
Youth Development dan Football Community belum. Karena keduanya bisa dibilang proyek buang duit jadi saya lihat belum maksimal.

Bung Kus mencontohkan kalau Federasi Sepak bola Inggris (FA) memiliki program nyata untuk football community yank dengan mengajak dan melibatkan orang Asia Selatan agar suka sepak bola, melibatkan perempuan.

Lebih lanjut Bung Kus menyebut peran Erick Thohir cukup krusial pasca Tragedi Kanjuruhan. Posisi Erick Thohir di pusat kekuasaan, sehingga mampu dengan cepat menggalang dana untuk membantu pembangunan infrastruktur.

Baca Juga: Oki Rengga Serang Bung Towel, Eks Timnas Indonesia Ikutan Memaki

Mengenai pergantian pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert menurut Bung Kus sesuatu yang syah dan pertaruhan besar dari Erick Thohir.

"Ini pergantian yang sah, tapi ini sangat besar pertaruhannya, kalau masih STY dan dia gagal bersama Timnas, Erick tidak akan disalahkan. Tetapi sekarang kalau Kluivert, Erick lah yang akan disalahkan. Ini keputusan yang berani dan tidak populer."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI