Sementara itu, Emil Audero justru terus menunjukkan tren positif setelah awal musim yang kurang mengesankan bersama Como 1907.
Dari 23 laga Como di Serie A musim ini, ia hanya bermain dalam delapan pertandingan dan kebobolan 18 gol, termasuk lima gol saat menghadapi Lazio di pekan ke-10.
Akibat performa yang dianggap kurang maksimal, ia pun dipinjamkan ke Palermo pada bursa transfer musim dingin 2025. Sejak saat itu, ia berhasil membuktikan diri sebagai salah satu kiper paling menjanjikan di Serie B.
Dengan perbedaan performa yang semakin mencolok antara Emil Audero dan Maarten Paes, menarik untuk melihat bagaimana persaingan di posisi kiper utama Timnas Indonesia akan berkembang ke depannya.