Media Australia Pesimis Socceroos Bisa Kalahkan Garuda: Timnas Indonesia Jauh Lebih Baik

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 20 Maret 2025 | 06:46 WIB
Media Australia Pesimis Socceroos Bisa Kalahkan Garuda: Timnas Indonesia Jauh Lebih Baik
Media Australia, The Roar, pesimis dengan potensi negaranya untuk bisa menang atas Timnas Indonesia, usai menganggap lawannya sebagai tim yang lebih baik. (@Arsiptimnas)

Pasalnya, Australia tengah berada dalam laju kurang memuaskan bersama Popovic, dengan catatan satu kemenangan dan tiga hasil imbang di empat laga terakhirnya.

Dengan laju yang buruk itu serta cederanya para pemain pilar lawan, Timnas Indonesia bisa memanfaatkan kondisi ini untuk mengalahkan Australia, Kamis (20/3).

Jika bisa mengalahkan Australia, Timnas Indonesia otomatis akan merebut posisi kedua grup C dan unggul dua poin dari Socceroos di tabel klasemen.

Sejarah panjang pertemuan antara Timnas Indonesia dan Timnas Australia menunjukkan dominasi tim Negeri Kanguru atas skuad Garuda.

Berdasarkan data statistik dari 11v11, kedua tim telah bertemu sebanyak 20 kali sejak 17 November 1967, dengan Indonesia hanya mencatat satu kemenangan dan 15 kali mengalami kekalahan.

Satu-satunya kemenangan Indonesia atas Australia terjadi lebih dari empat dekade lalu, tepatnya pada 30 Agustus 1981 di Stadion Gelora 10 November Surabaya dalam ajang kualifikasi Piala Dunia 1982. Saat itu, gol telat Herry Risdianto memastikan kemenangan tipis 1-0 bagi Indonesia.

Namun, sejak kemenangan bersejarah tersebut, Garuda belum lagi mampu mengulang hasil serupa dalam 10 pertemuan selanjutnya, dengan hanya meraih dua hasil imbang dan delapan kekalahan.

Salah satu hasil imbang yang memberikan harapan terjadi dalam pertemuan terakhir kedua tim pada 10 September 2024 dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C.

Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Indonesia berhasil menahan Australia dengan skor 0-0. Hasil tersebut menandakan peningkatan performa skuad Garuda yang saat itu masih ditangani Shin Tae-yong, sementara Australia tetap dipimpin oleh Graham Arnold.

baca juga

Sebelum hasil imbang tersebut, pertemuan sebelumnya antara kedua tim di Piala Asia 2023 Qatar berakhir dengan kekalahan telak bagi Indonesia. Pada laga babak 16 besar, Indonesia harus mengakui keunggulan Australia dengan skor 0-4.

Namun, jika melihat perkembangan yang terjadi sepanjang tahun 2024, performa Indonesia menunjukkan grafik yang meningkat, baik dari segi permainan maupun peringkat FIFA.

Pada awal tahun 2024, saat Indonesia menghadapi Australia di Piala Asia, posisi Indonesia di peringkat FIFA masih di angka 146. Namun, usai hasil imbang melawan Australia dan sebelumnya menahan Arab Saudi 1-1 di Jeddah, peringkat Garuda naik ke posisi 129 dunia.

Meski sempat turun ke posisi 130 setelah hasil kurang memuaskan melawan Bahrain (2-2) dan China (1-2) pada Oktober, Indonesia kembali memperbaiki peringkatnya menjadi 127 usai kemenangan meyakinkan 2-0 atas Arab Saudi di SUGBK.

Menjelang akhir 2024, Indonesia gagal mempertahankan tren positifnya setelah hasil mengecewakan di ASEAN Cup 2024 dengan skuad U-22, yang menyebabkan peringkatnya kembali turun ke posisi 129 dunia.

Namun, secara keseluruhan, perkembangan ini menunjukkan potensi besar bagi Indonesia untuk meraih hasil lebih baik di kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kini, harapan Indonesia untuk mengukir kemenangan kedua dalam sejarah melawan Australia semakin nyata. Pertandingan penting di Stadion Sepak Bola Sydney pada Kamis (20/3) pukul 16.10 WIB akan menjadi ujian sejauh mana perkembangan skuad Garuda dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan performa yang semakin membaik dan persiapan matang, peluang Indonesia untuk mencatat sejarah baru terbuka lebar.

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, menegaskan bahwa timnya telah melakukan persiapan maksimal untuk menghadapi laga ini. Ia optimis bahwa skuad Garuda dapat memberikan perlawanan sengit dan meraih hasil positif di kandang Australia.

(Felix Indra Jaya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panas! Ole Romeny Ngotot ke Marselino Ferdinan Gara-gara Satu Istilah

Panas! Ole Romeny Ngotot ke Marselino Ferdinan Gara-gara Satu Istilah

Bola | Kamis, 20 Maret 2025 | 06:31 WIB

Ayah Emil Audero: Agak Jengkel Lihat Video Itu

Ayah Emil Audero: Agak Jengkel Lihat Video Itu

Bola | Kamis, 20 Maret 2025 | 06:18 WIB

Rawan Kecelakaan, Kondisi Bus Timnas Indonesia di Australia Miris, Lampu Cuma Hidup Sebelah

Rawan Kecelakaan, Kondisi Bus Timnas Indonesia di Australia Miris, Lampu Cuma Hidup Sebelah

Bola | Kamis, 20 Maret 2025 | 06:08 WIB

Terkini

Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?

Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa

Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les

Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi

Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi

Jatim | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro

Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari

Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:59 WIB

Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen

Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:54 WIB

Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi

Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT

Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:42 WIB

×