Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Dythia Novianty

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:59 WIB
Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Siber Kemkomdigi Alexander Sabar. (Dok. Kemkomdigi)
baca 10 detik
  • Kementerian Komunikasi dan Digital menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai platform Hornet terkait kampanye LGBTIQ+ dan status pendaftaran PSE.
  • Dirjen Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar menyatakan pada Sabtu 15 Agustus 2026 bahwa Hornet tidak pernah mendaftarkan diri sebagai PSE.
  • Pemerintah meminta Apple App Store dan Google Play Store untuk menghapus aplikasi Hornet dari layanan di Indonesia.

Suara.com - Perkembangan platform digital di Indonesia semakin diikuti dengan pengawasan yang lebih ketat terhadap kepatuhan penyelenggara layanan internet. 

Pemerintah tidak hanya menyoroti konten yang beredar di ruang digital, tetapi juga memastikan setiap platform yang menyasar pengguna Indonesia memenuhi kewajiban hukum dan tata kelola sistem elektronik.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) kini mengambil langkah terhadap Hornet, setelah menerima laporan masyarakat terkait platform tersebut. 

Pemerintah juga menyoroti status pendaftaran Hornet sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Indonesia.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, mengatakan, laporan masyarakat mengenai keterkaitan Hornet dengan kampanye LGBTIQ+ menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam pengawasan terhadap platform tersebut.

“Komdigi menerima aduan dari masyarakat mengenai keterkaitan platform Hornet dengan kampanye LGBTIQ+. Hal ini menjadi perhatian karena ada nilai, norma, dan ketentuan hukum yang harus dihormati oleh setiap platform yang beroperasi di Indonesia,” jelas Alexander dalam keterangan resminya, Sabtu (15/8/2026).

Namun, menurut Alexander, persoalan Hornet tidak hanya berkaitan dengan konten yang tersedia di platform. Pemerintah juga menemukan persoalan kepatuhan terkait kewajiban pendaftaran sebagai PSE.

“Dari awal Hornet tidak pernah mendaftarkan diri sebagai PSE di Indonesia. Ini merupakan persoalan kepatuhan yang harus kami tindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Alexander.

Komdigi Minta Hornet Dihapus dari Toko Aplikasi

baca juga

Sebagai tindak lanjut, Komdigi telah meminta penyedia toko aplikasi untuk melakukan delisting terhadap Hornet dari layanan yang dapat diakses pengguna di Indonesia.

Permintaan tersebut ditujukan kepada Apple App Store dan Google Play Store. Dengan langkah ini, pemerintah mendorong agar aplikasi Hornet tidak lagi tersedia bagi pengguna Indonesia melalui dua platform distribusi aplikasi tersebut.

“Kami sudah minta App Store dan Play Store agar aplikasi tersebut segera di-delisting. Ini bagian dari penegakan aturan terhadap platform yang tidak memenuhi kewajibannya di Indonesia,” kata Alexander.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa pengawasan pemerintah terhadap platform digital tidak hanya diarahkan kepada perusahaan teknologi yang beroperasi secara langsung di Indonesia. 

Platform yang menyediakan layanan bagi masyarakat Indonesia juga dituntut memenuhi ketentuan nasional.

Alexander menegaskan, kewajiban tersebut berlaku bagi seluruh penyelenggara platform digital tanpa melihat asal negara, skala perusahaan, maupun jumlah penggunanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cukup Blokir Situs, Kemkomdigi Gandeng OJK dan Bank Putus Rantai Judi Online

Tak Cukup Blokir Situs, Kemkomdigi Gandeng OJK dan Bank Putus Rantai Judi Online

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:07 WIB

PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman

PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:38 WIB

Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan

Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:41 WIB

Tips Aman Jual Beli Akun Mobile Legends, Wajib Cek Status PSE Sebelum Transaksi

Tips Aman Jual Beli Akun Mobile Legends, Wajib Cek Status PSE Sebelum Transaksi

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:56 WIB

Komdigi Ancam Blokir 22 Platform Digital, Ada Qatar Airways dalam Daftar

Komdigi Ancam Blokir 22 Platform Digital, Ada Qatar Airways dalam Daftar

Tekno | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:45 WIB

Mulai 19 Juli 2026 Cara Daftar Kartu Perdana Berubah Total! Simak Aturannya

Mulai 19 Juli 2026 Cara Daftar Kartu Perdana Berubah Total! Simak Aturannya

Tekno | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:41 WIB

Terkini

Seskab Teddy Disorot Usai Main Pulpen di Depan Putin, Dino Patti Djalal Beri Dukungan

Seskab Teddy Disorot Usai Main Pulpen di Depan Putin, Dino Patti Djalal Beri Dukungan

Video | Kamis, 10 September 2026 | 16:26 WIB

Jadi Saksi Sidang Haji, Eks Menpora Dito Ditanya Yaqut soal Foto Prabowo-Fuad di Paris

Jadi Saksi Sidang Haji, Eks Menpora Dito Ditanya Yaqut soal Foto Prabowo-Fuad di Paris

News | Kamis, 10 September 2026 | 16:25 WIB

Menteri Ekonomi Malaysia Kagum Potensi Sumut, Puji Kepemimpinan Bobby Nasution

Menteri Ekonomi Malaysia Kagum Potensi Sumut, Puji Kepemimpinan Bobby Nasution

News | Kamis, 10 September 2026 | 16:24 WIB

Perlinsos Digital Diperluas ke 258 Daerah, Warga Bisa Jadi Agen Bantu Tetangga

Perlinsos Digital Diperluas ke 258 Daerah, Warga Bisa Jadi Agen Bantu Tetangga

News | Kamis, 10 September 2026 | 16:23 WIB

Dividen BUMN: Bantalan APBN atau 'ATM Fiskal'?

Dividen BUMN: Bantalan APBN atau 'ATM Fiskal'?

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 16:20 WIB

Bukan Sekadar AI Cloud, Zankore by Indosat Siapkan Infrastruktur GPU NVIDIA Skala 1 GW

Bukan Sekadar AI Cloud, Zankore by Indosat Siapkan Infrastruktur GPU NVIDIA Skala 1 GW

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 16:17 WIB

Tumbler, Status Sosial Baru, dan Jebakan Elitisme Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Tumbler, Status Sosial Baru, dan Jebakan Elitisme Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 16:14 WIB

Daftar Harga Mobil Suzuki September 2026: XL7 dan Fronx Beda Tipis Bikin Galau

Daftar Harga Mobil Suzuki September 2026: XL7 dan Fronx Beda Tipis Bikin Galau

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 16:12 WIB

Izin Polisi Laga Persija vs Persib di SUGBK Sudah Terbit, Suporter Diminta Jangan Bikin Ulah

Izin Polisi Laga Persija vs Persib di SUGBK Sudah Terbit, Suporter Diminta Jangan Bikin Ulah

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 16:10 WIB

Indonesia Diramal Gempa M9 Akhir 2026, Eks Kepala BMKG: Kalau Terjadi Itu Kebetulan

Indonesia Diramal Gempa M9 Akhir 2026, Eks Kepala BMKG: Kalau Terjadi Itu Kebetulan

News | Kamis, 10 September 2026 | 16:09 WIB

×