Gagal ke Final Piala Jerman, Bayer Leverkusen Jutru Disingkirkan Tim Kasta Ketiga

Irwan Febri

Rabu, 02 April 2025 | 07:49 WIB
Gagal ke Final Piala Jerman, Bayer Leverkusen Jutru Disingkirkan Tim Kasta Ketiga
Gestur pelatih Bayer Leverkusen, Xabi Alonso pada laga final Liga Europa kontra Atalanta di Stadion Dublin Arena di Dublin, Irlandia, Kamis (23/5/2024) dini hari WIB. [Glyn KIRK / AFP]

Suara.com - Tim divisi ketiga Jerman Arminia Bielefeld menyingkirkan juara bertahan Bayer Leverkusen dari Piala Jerman 2024-2025 setelah memenangi laga semifinal dengan skor 2-1 di Stadion Bielefelder Alm, Bielefeld, Rabu dini hari WIB.

Pasukan Xabi Alonso sangat difavoritkan untuk mencapai final untuk kedua kalinya secara berturut-turut, tetapi mereka justru direpotkan sejak awal sampai akhir oleh lawannya yang tidak diunggulkan.

Dikutip dari laman turnamen di Jakarta, awalnya pertandingan ini terlihat akan dimenangi oleh Leverkusen ketika mereka memecah kebuntuan melalui gol Jonathan Tah pada menit ke-17.

Namun Bielefeld tidak membutuhkan waktu lama untuk menyamakan kedudukan. Pada menit ke-20, Marius Woerl memaksimalkan bola sapuan buruk yang dilakukan Piero Hincapie untuk melepaskan sepakan melengkung yang membobol gawang Leverkusen.

Seiring bergulirnya pertandingan babak pertama, Leverkusen gagal memaksimalkan penguasaan bola mereka, sedangkan Bielefeld cepat dan kerap mengancam saat melakukan serangan balik.

Tuan rumah kemudian kembali membobol gawang Leverkusen pada menit ke-45+3, saat Maximilian Grosser menyambar bola tendangan bebas Louis Oppie dari jarak dekat.

Bielefeld terus mengancam tamunya. Mereka bertarung pada setiap duel dan hanya memberikan sedikit peluang bagi Leverkusen untuk dapat mengancam balik.

Penyerang Leverkusen, Patrick Schick, yang kerap menjadi pahlawan Leverkusen dalam dua musim terakhir, memiliki satu peluang bagus untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-81. Namun meski dalam posisi tidak terkawal, Schick hanya mampu melepaskan sundulan yang membentur tiang gawang.

Pada Piala Jerman tahun ini, sejumlah tim papan atas telah tersingkir sejak awal. Di antaranya adalah Bayern Munich, Borussia Dortmund, dan Eintracht Frankfurt.

baca juga

Pada Kamis (3/4) dini hari WIB, RB Leipzig akan melawat ke markas VfB Stuttgart untuk memainkan semifinal lainnya. Leipzig yang memenangi dua dari tiga Piala Jerman edisi sebelumnya, akan dilatih pelatih sementara Zsolt Low, yang mengambil alih tim setelah Marco Rose dipecat pada Minggu (30/3/2025).

Profil Arminia Bielefeld

Arminia Bielefeld adalah klub sepak bola Jerman yang berbasis di kota Bielefeld, Nordrhein-Westfalen. Klub ini didirikan pada 3 Mei 1905 oleh sekelompok pemuda setempat dengan nama 1. Bielefelder FC Arminia. Nama "Arminia" diambil dari tokoh sejarah Jerman, Arminius, seorang pemimpin suku Cheruski yang berhasil mengalahkan Romawi di Pertempuran Hutan Teutoburg.

Warna tradisional klub adalah hitam, putih, dan biru, dan mereka bermarkas di Stadion SchücoArena (sekarang disebut Stadion Bielefeld karena perubahan sponsor) dengan kapasitas sekitar 27.300 penonton.

Prestasi & Pencapaian

Meskipun bukan klub raksasa seperti Bayern München atau Borussia Dortmund, Arminia Bielefeld memiliki sejarah yang cukup menarik:

1. Bundesliga (Liga Utama Jerman)

Arminia Bielefeld dikenal sebagai "tim yoyo" karena sering naik-turun antara Bundesliga dan 2. Bundesliga.
Mereka pertama kali promosi ke Bundesliga pada 1970 dan sejak itu telah bermain di divisi teratas dalam beberapa periode, termasuk musim 2020–2021 sebelum terdegradasi lagi.

Posisi tertinggi mereka di Bundesliga adalah peringkat 8 (musim 1980–81 dan 1982–83).

2. Bundesliga (Liga Kedua Jerman)

Mereka telah juara 2. Bundesliga empat kali (1978, 1980, 1999, 2020).

Klub ini juga pernah bermain di Liga Ketiga (3. Liga) setelah mengalami kesulitan finansial dan degradasi berturut-turut.
Piala Jerman (DFB-Pokal)

Prestasi terbaik mereka di DFB-Pokal adalah finals pada tahun 1922 dan 1932, tetapi kalah di kedua kesempatan. Pada era modern, mereka beberapa kali mencapai babak semifinal (1985, 1989, 2005, 2006).

3. Kiprah di Eropa

Arminia Bielefeld pernah bermain di Piala UEFA (sekarang Liga Europa) pada musim 1979–80, tetapi tersingkir di babak pertama.

Saat ini, Arminia Bielefeld bermain di 3. Liga (Liga Ketiga Jerman) setelah terdegradasi dari 2. Bundesliga pada musim 2022/2023.

Klub ini sedang berusaha untuk bangkit kembali ke level yang lebih tinggi, tetapi menghadapi tantangan finansial dan persaingan ketiga di kasta ketiga.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Liga Champions: Laga Panas Derbi Jerman Bayern Muenchen vs Bayer Leverkusen

Jadwal Liga Champions: Laga Panas Derbi Jerman Bayern Muenchen vs Bayer Leverkusen

Bola | Rabu, 05 Maret 2025 | 23:58 WIB

Jadwal Perempat Final Piala Jerman: Mimpi 'Cinderella' Arminia Bielefeld vs Werder Bremen

Jadwal Perempat Final Piala Jerman: Mimpi 'Cinderella' Arminia Bielefeld vs Werder Bremen

Bola | Senin, 24 Februari 2025 | 23:00 WIB

Doyan Makan Indomie, Striker Keturunan Akure Mampu Jebol Gawang AC Milan

Doyan Makan Indomie, Striker Keturunan Akure Mampu Jebol Gawang AC Milan

Bola | Rabu, 02 Oktober 2024 | 15:00 WIB

Awas Bayern Muenchen, Bayer Leverkusen "Hobi" Cetak Gol di Menit Akhir

Awas Bayern Muenchen, Bayer Leverkusen "Hobi" Cetak Gol di Menit Akhir

Your Say | Jum'at, 27 September 2024 | 09:25 WIB

Rezeki Nomplok, Pemain Jebolan Bayer Leverkusen Bisa Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Rezeki Nomplok, Pemain Jebolan Bayer Leverkusen Bisa Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Bola | Minggu, 22 September 2024 | 14:24 WIB

Klub yang Dikaitkan dengan Thom Haye Sukses Ukir Sejarah Usai Bungkam Bayer Leverkusen

Klub yang Dikaitkan dengan Thom Haye Sukses Ukir Sejarah Usai Bungkam Bayer Leverkusen

Bola | Minggu, 01 September 2024 | 18:23 WIB

Terkini

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:36 WIB

×