Rafael Struick Hilang Lagi, Bahkan Tak Diajak ke Skuad Cadangan Brisbane Roar

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 04 April 2025 | 16:11 WIB
Rafael Struick Hilang Lagi, Bahkan Tak Diajak ke Skuad Cadangan Brisbane Roar
Dalam konteks jangka panjang, Rafael Struick masih menjadi salah satu pemain diaspora yang punya potensi besar. Namun, masa depan cerah itu harus dibangun dengan keputusan yang tepat, konsistensi performa, serta adaptasi yang cepat terhadap perubahan situasi, baik di level klub maupun tim nasional. (IG Rafael Struick)

Suara.com - Rafael Struick kembali absen dari daftar skuad Brisbane Roar dalam laga Brisbane Roar vs Macarthur FC di lanjutan kompetisi A-League musim 2024/2025. Situasi ini semakin menegaskan bahwa posisi pemain Timnas Indonesia tersebut belum stabil di klub Australia tersebut.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar terkait masa depan Rafael Struick di Australia. Padahal, kepindahannya dari Belanda ke Brisbane Roar pada September 2024 sempat menuai sorotan publik sepak bola Indonesia.

Rafael Struick memilih meninggalkan Eropa demi mendapatkan jam terbang lebih banyak bersama klub A-League yang dimiliki pengusaha Indonesia, Anindya Bakrie.

Langkah Rafael Struick saat itu dinilai cukup berani. Ia meninggalkan zona nyamannya di Belanda, tempat ia menimba ilmu sepak bola di akademi ADO Den Haag.

Keputusannya hijrah ke Australia bukan tanpa alasan. Ia ingin mengembangkan karier secara signifikan, terutama sebagai pemain muda diaspora yang ingin memperkuat Timnas Indonesia secara konsisten.

Namun realita di lapangan berbicara lain. Meski sempat mencicipi tujuh pertandingan awal A-League musim ini, peran Struick mulai terpinggirkan sejak dirinya memenuhi panggilan Timnas Indonesia untuk tampil di ajang ASEAN Cup 2024.

Turnamen tersebut tidak masuk dalam kalender resmi FIFA, sehingga klub tidak berkewajiban melepas pemainnya.

Penyerang Timnas Indonesia, Rafael Struick berlatih bersama rekan-rekannya jelang menghadapi tantangan berat saat bertemu dengan Australia dalam lanjutan Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Sepak Bola Sydney, Kamis (20/3/2025) pukul 16.10 WIB. [Dok. IG Timnas Indonesia]
Penyerang Timnas Indonesia, Rafael Struick berlatih bersama rekan-rekannya jelang menghadapi tantangan berat saat bertemu dengan Australia dalam lanjutan Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Sepak Bola Sydney, Kamis (20/3/2025) pukul 16.10 WIB. [Dok. IG Timnas Indonesia]

Brisbane Roar tampaknya tidak sepenuhnya setuju dengan keikutsertaan Struick di ajang itu. Dampaknya cukup terlihat, terutama dari berkurangnya menit bermain sang pemain setelah kembali dari tugas nasional.

Dalam 12 pertandingan terakhir, Struick hanya tampil sebanyak empat kali dan semuanya sebagai pemain pengganti. Bahkan, lima kali ia hanya duduk di bangku cadangan dan tiga kali tidak masuk skuad sama sekali.

baca juga

Kondisi ini tentunya menjadi tekanan besar bagi pemain muda seperti Rafael Struick. Dengan usia yang masih 21 tahun, ia harus bersaing ketat di lini depan Brisbane Roar yang diisi oleh pemain-pemain berpengalaman dan lebih matang.

Tantangan itu tak hanya datang dari persaingan internal tim, tapi juga ekspektasi publik Indonesia yang ingin melihat Struick tampil reguler di level klub dan internasional.

Perjalanan karier Struick sejauh ini mencerminkan kisah diaspora muda yang penuh perjuangan. Lahir di Leidschendam, Belanda, pada 27 Maret 2003, Struick memiliki darah Indonesia dari garis keturunan keluarga. Ia memulai karier di akademi ADO Den Haag dan sempat tampil untuk tim muda mereka di kompetisi Eerste Divisie (divisi dua Belanda).

Sejak dipanggil pertama kali membela Timnas Indonesia, namanya mulai dikenal luas oleh pencinta sepak bola Tanah Air.

Kemampuan bermain sebagai winger atau penyerang serba bisa menjadikannya aset potensial dalam proyek jangka panjang skuad Garuda. Namun, stagnasi karier di level klub bisa menjadi penghambat jika tidak segera ditangani.

Pemain diaspora memang kerap menghadapi tantangan ganda. Selain harus beradaptasi dengan budaya dan sistem sepak bola baru, mereka juga dituntut menjaga performa agar tetap relevan di kancah internasional.

Dalam kasus Struick, pengambilan keputusan antara loyalitas pada Timnas atau prioritas klub menjadi dilema yang harus dihadapi dengan bijak.

Di tengah persaingan ketat di Brisbane Roar, Rafael Struick tentu masih memiliki peluang untuk bangkit. Konsistensi, kedisiplinan, serta peningkatan performa dalam sesi latihan akan menjadi kunci untuk mendapatkan kepercayaan dari tim pelatih. Selain itu, dukungan dari publik Indonesia diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi Struick untuk terus berjuang.

Apabila situasi ini terus berlanjut, opsi pindah klub bisa saja menjadi solusi. Dengan usianya yang masih muda, masih terbuka kemungkinan bagi Struick untuk mengejar karier di liga lain yang memberikan lebih banyak menit bermain. Bagaimanapun, performa di level klub akan sangat menentukan kiprahnya di Timnas Indonesia ke depan.

Dalam konteks jangka panjang, Rafael Struick masih menjadi salah satu pemain diaspora yang punya potensi besar. Namun, masa depan cerah itu harus dibangun dengan keputusan yang tepat, konsistensi performa, serta adaptasi yang cepat terhadap perubahan situasi, baik di level klub maupun tim nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemain Keturunan Aceh - Palembang: Semoga Dipanggil Patrick Kluivert

Pemain Keturunan Aceh - Palembang: Semoga Dipanggil Patrick Kluivert

Bola | Jum'at, 04 April 2025 | 15:34 WIB

Baru Main Sekali, Pemain Keturunan Surabaya Langsung Kecewa

Baru Main Sekali, Pemain Keturunan Surabaya Langsung Kecewa

Bola | Jum'at, 04 April 2025 | 09:21 WIB

Fun Fact: Ole Romeny Jago Gocek Belajar dari Sosok Bukan Pemain Sepak Bola, Siapa?

Fun Fact: Ole Romeny Jago Gocek Belajar dari Sosok Bukan Pemain Sepak Bola, Siapa?

Bola | Jum'at, 04 April 2025 | 08:02 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×