Asal Usul Darah Keturunan Laurin Ulrich? Gelandang Tajam Timnas Jerman Eligible untuk Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 11 April 2025 | 06:55 WIB
Asal Usul Darah Keturunan Laurin Ulrich? Gelandang Tajam Timnas Jerman Eligible untuk Indonesia
Laurin Ulrich kini menjadi salah satu nama yang tengah menyedot perhatian publik sepak bola Indonesia. [Tangkap layar X]

Suara.com - Laurin Ulrich kini menjadi salah satu nama yang tengah menyedot perhatian publik sepak bola Indonesia. Gelandang muda berbakat yang saat ini bermain untuk Timnas Jerman U-19 itu diketahui memiliki darah keturunan Indonesia, sehingga membuka peluang besar untuk dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia di masa depan.

Nama Laurin Ulrich mulai mencuat dalam diskusi para pencinta sepak bola Tanah Air ketika informasi mengenai silsilah keluarganya tersebar luas di media sosial. Berdasarkan unggahan dari beberapa akun pengamat sepak bola, diketahui bahwa Laurin memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ayahnya.

Fakta menarik muncul ketika diketahui bahwa kakek Laurin dari jalur ayah lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada tahun 1941. Lahirnya sang kakek pada masa kolonial Hindia Belanda memperkuat dugaan bahwa Laurin termasuk dalam generasi ketiga diaspora Indonesia yang tinggal di Eropa. Dengan status tersebut, sesuai regulasi FIFA, ia memiliki kelayakan untuk menjalani proses naturalisasi dan membela Timnas Indonesia secara sah.

Lebih dari sekadar keturunan, latar belakang keluarga Laurin ternyata juga erat kaitannya dengan dunia sepak bola. Sang ayah, yang bernama Sven Trouerbach, merupakan mantan pemain sepak bola profesional di Jerman. Posisi yang pernah diembannya adalah penyerang atau striker, yang menunjukkan bahwa darah sepak bola memang sudah mengalir dalam keluarga ini.

Sven Trouerbach mengawali kariernya di klub Heidenheimer SB, dan kemudian memperkuat sejumlah tim lainnya seperti SC Geislingen, SpVgg Au/Iller, Dorfmerkingen, hingga Waldhausen. Perjalanan kariernya di level semi-profesional berlangsung cukup panjang, dari tahun 1992 hingga 2009. Berdasarkan data dari Transfermarkt, Sven tercatat tampil sebanyak 163 kali dan berhasil mencetak 67 gol sepanjang kariernya.

Hubungan Laurin dan ayahnya pun sempat terekam dalam beberapa foto yang beredar di media sosial. Salah satu yang paling mencolok menunjukkan Laurin mengenakan jersey Timnas Jerman bernomor punggung 11 saat berpose bersama sang ayah, semakin memperkuat keterkaitan keluarga ini dalam dunia sepak bola.

Meski ayahnya memiliki latar belakang sebagai pesepak bola, karier Laurin saat ini bahkan sudah menunjukkan prospek yang jauh lebih cerah. Bergabung dengan VfB Stuttgart, Laurin sempat menjalani debutnya di Bundesliga melawan Bayer Leverkusen pada tahun 2022. Langkah ini menandai awal yang menjanjikan untuk seorang pemain muda yang belum genap berusia 21 tahun.

Di level internasional, kiprah Laurin juga cukup mengesankan. Ia telah membela Timnas Jerman di berbagai kelompok umur, mulai dari U-16 hingga U-19. Hingga saat ini, total 20 penampilan telah ia bukukan bersama tim muda Jerman, dengan torehan 6 gol yang menunjukkan potensi besar sebagai gelandang serang.

Melihat latar belakang keluarganya, kemampuan teknik, serta pengalaman bermain di level tertinggi Eropa, Laurin Ulrich menjadi sosok yang sangat menarik untuk dipantau, terutama oleh publik Indonesia yang terus mencari talenta diaspora berbakat. Potensi naturalisasi Laurin tidak hanya memberikan opsi baru bagi Timnas Indonesia, tetapi juga memperkuat upaya PSSI dalam membangun skuad kompetitif di masa mendatang.

baca juga

Dalam konteks naturalisasi, Indonesia sebelumnya juga telah berhasil mendatangkan beberapa pemain keturunan yang kini menjadi andalan Garuda, seperti Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Rafael Struick. Jika Laurin Ulrich memilih jalur yang sama, bukan tidak mungkin ia akan menjadi bagian penting dalam proyek jangka panjang Timnas Indonesia.

Namun, keputusan untuk membela suatu negara di level senior tentu bukan hal yang mudah, terutama bagi pemain yang sudah meniti karier di negara kuat seperti Jerman. Faktor emosional, kejelasan proyek jangka panjang, serta pendekatan dari federasi menjadi penentu utama.

Dengan latar belakang dan potensi yang dimiliki Laurin Ulrich, wajar jika harapan publik Tanah Air mengarah kepadanya. Masa depan akan menjawab apakah sang gelandang muda akan memilih mengenakan seragam Garuda di dada, atau tetap setia pada panji Der Panzer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Publik Mulai Takut Coach Nova Arianto Dipecat Senasib Shin Tae-yong, Kenapa?

Publik Mulai Takut Coach Nova Arianto Dipecat Senasib Shin Tae-yong, Kenapa?

Bola | Rabu, 09 April 2025 | 12:50 WIB

3 Statistik Timnas Indonesia yang Bikin Lawan Panas Dingin Selama Piala Asia U-17 2025

3 Statistik Timnas Indonesia yang Bikin Lawan Panas Dingin Selama Piala Asia U-17 2025

Bola | Rabu, 09 April 2025 | 11:55 WIB

Ragnar Oratmangoen Disemprot Ngobrol dengan Cewek Berhijab: Istri Lo Marah Loh!

Ragnar Oratmangoen Disemprot Ngobrol dengan Cewek Berhijab: Istri Lo Marah Loh!

Bola | Rabu, 09 April 2025 | 11:35 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×