Statistik penguasaan bola pun memperlihatkan ketimpangan mencolok. Korea Utara mencatatkan dominasi hingga 70,1 persen, berbanding jauh dengan 29,9 persen milik Indonesia. Jumlah operan Korea Utara juga mencapai 627, jauh di atas 276 operan Timnas Indonesia.
Dalam hal efektivitas serangan, Korea Utara unggul dengan 15 tembakan, enam di antaranya mengarah ke gawang dan semuanya berbuah gol.
Timnas Indonesia hanya mampu melepaskan tiga tembakan, dan cuma satu yang tepat sasaran.
Evaluasi Penampilan dan Catatan Teknis
Timnas Indonesia U-17 sempat menciptakan peluang emas pada menit ke-13 melalui sepakan Mierza Firjatullah dari sisi kanan.
Namun, usaha tersebut berhasil digagalkan kiper lawan. Setelah itu, tak banyak ancaman berarti yang diciptakan Garuda Muda.
Tekanan konstan dari Korea Utara membuat lini belakang Indonesia harus bekerja keras.
Terbukti, total ada 17 sapuan yang dilakukan para pemain belakang Indonesia, sementara Korea Utara hanya butuh lima kali sapuan sepanjang laga.
Ini menjadi penanda betapa beratnya tekanan yang harus ditanggung oleh pertahanan Indonesia.
Baca Juga: Dibantai Korut! Nova Arianto Punya Catatan Supaya Timnas Indonesia U-17 Tak Hancur di Piala Dunia
Dari sisi teknis lainnya, rasio keberhasilan operan Indonesia hanya 71,4 persen, jauh tertinggal dari Korea Utara yang mencapai 87,4 persen.