Baik untuk Sandy Walsh, 3 Dampak Positif Pemecatan Steve Holland dari Yokohama Marinos

Arief Apriadi

Jum'at, 25 April 2025 | 13:07 WIB
Baik untuk Sandy Walsh, 3 Dampak Positif Pemecatan Steve Holland dari Yokohama Marinos
Steve Holland, pelatih Sandy Walsh di Yokohama Marinos. (Tangkapan Layar X/prompt_fmarinos)

Suara.com - Pemecatan Steve Holland dari posisinya sebagai pelatih Yokohama F Marinos bisa memberi dampak positif buat Sandy Walsh.

Keputusan tim berjuluk Marinos itu memecatnya tak lepas dari rentetan hasil buruk yang didapat Sandy Walsh cs di kancah Liga Jepang atau J-League.

Di J-League 2025 ini, Yokohama F Marinos harus bertengger di posisi ke-19 dari 20 tim yang ada, usai mencatatkan 1 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 5 kekalahan.

Selain hasil, keputusan Steven Holland yang menepikan Sandy Walsh dalam lima pertandingan terakhir. Dengan perginya Holland dari Marinos, apa saja dampaknya untuk Sandy?

1. Kesempatan Bermain Terbuka Lagi

Bek Timnas Indonesia, Sandy Walsh dan timnya, Yokohama F. Marinos tengah bersiap menghadapi salah satu laga terbesar mereka musim ini saat bertandang ke Arab Saudi untuk menghadapi Cristiano Ronaldo dan Al-Nassr di perempat final AFC Champions League Elite 2024/2025. [Dok. IG Sandy Walsh]
Bek Timnas Indonesia, Sandy Walsh dan timnya, Yokohama F. Marinos tengah bersiap menghadapi salah satu laga terbesar mereka musim ini saat bertandang ke Arab Saudi untuk menghadapi Cristiano Ronaldo dan Al-Nassr di perempat final AFC Champions League Elite 2024/2025. [Dok. IG Sandy Walsh]

Sandy Walsh bukan tanpa kesempatan bermain di musim ini bersama Yokohama, namun menit bermain semakin berkurang di pentas J1 League.

Dari 11 pertandingan di liga, Sandy baru bermain lima kali. Tiga di antaranya bermain sebagai starter dan dua lainnya masuk sebagai pemain pengganti.

Perginya Steve Holland diharapkan bisa menjadi titik balik dari kesempatan Sandy Walsh yang kembali terbuka dan mendapat lebih banyak menit bermain.

2. Kembali ke Posisi Asli

Sandy Walsh saat memperkuat Yokohama F. Marinos (Instagram/@sandywalsh)
Sandy Walsh saat memperkuat Yokohama F. Marinos (Instagram/@sandywalsh)

Steve Holland tidak memaksimalkan Sandy Walsh dengan baik di Yokohama F Marinos. Pelatih asal Inggris itu memainkan Sandy bukan di posisi aslinya.

Sandy yang biasanya bermain sebagai bek kanan, justru lebih sering ditempatkan sebagai bek tengah, bahkan tidak jarang digeser sebagai bek kiri.

Tiga penampilannya di Liga Champions AFC Elite bahkan dimainkan Sandy Walsh sebagai bek. Beruntung pemain 30 tahun itu tetap mampu menunjukkan penampilan apik meski bukan di posisi aslinya.

3. Bangkitkan Performa Yokohama Marinos

Suara-suara Ini Masih Terngiang-ngiang Bikin Bulu Kuduk Sandy Walsh Berdiri [Instagram Sandy Walsh]
Suara-suara Ini Masih Terngiang-ngiang Bikin Bulu Kuduk Sandy Walsh Berdiri [Instagram Sandy Walsh]

Pergantian pelatih nantinya untuk menempati posisi Steve Holland, bisa menjadi titik balik baki Yokohama untuk bangkit dan Sandy Walsh punya peluang untuk lebih terlibat.

Jika kesempatan bermainnya diberikan lebih banyak dan eks pemain KRC Genk itu mampu membuktikan dengan hasil positif, performa Yokohama berpotensi meningkat.

Sandy Walsh Terpinggirkan di Yokohama F. Marinos

Sandy Walsh tengah menjalani periode sulit dalam kariernya bersama Yokohama F. Marinos.

Bek kanan andalan Timnas Indonesia itu mulai kehilangan tempat di tim utama dan lebih sering terlihat menghangatkan bangku cadangan.

Walsh resmi bergabung dengan Yokohama F. Marinos pada Februari 2025, dengan kontrak yang mengikat hingga musim panas 2027.

Awalnya, pemain berusia 30 tahun ini menunjukkan sinyal positif. Ia sempat tampil dalam lima laga di J1 League, dengan tiga kali dipercaya sebagai starter.

Namun, nasib berkata lain. Dalam lima pertandingan terakhir di liga, nama Sandy Walsh tak lagi masuk dalam susunan pemain utama.

Meski begitu, eks penggawa KV Mechelen itu masih sempat mencicipi menit bermain sebagai starter dalam tiga laga terakhir Liga Champions Asia (AFC).

Kondisi klub pun tak lebih baik. Yokohama F. Marinos saat ini terpuruk di dasar klasemen J1 League, yakni posisi ke-20.

Dari 12 pertandingan, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan dan baru mengumpulkan delapan poin—sebuah awal musim yang mengecewakan bagi klub sebesar Marinos.

Kondisi tersebut turut berujung pada pemecatan pelatih Steve Holland. Eks asisten manajer Chelsea dan Timnas Inggris itu hanya mampu bertahan selama empat bulan, membimbing tim dalam 15 laga dengan catatan lima kemenangan, lima hasil imbang, dan lima kekalahan.

Kini, masa depan Sandy Walsh bersama Yokohama F. Marinos mulai dipertanyakan. Mampukah ia kembali merebut tempat di tim inti, atau justru kariernya di Jepang berakhir lebih cepat dari yang direncanakan?

Kontributor: Aditia Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Pertandingan Sandy Walsh vs Cristiano Ronaldo di Perempat Final AFC Champions 2024/2025

Jadwal Pertandingan Sandy Walsh vs Cristiano Ronaldo di Perempat Final AFC Champions 2024/2025

Bola | Rabu, 23 April 2025 | 17:33 WIB

Dari Bangku Cadangan Hadapi Cristiano Ronaldo: Comeback Mengejutkan Sandy Walsh

Dari Bangku Cadangan Hadapi Cristiano Ronaldo: Comeback Mengejutkan Sandy Walsh

Bola | Selasa, 22 April 2025 | 10:18 WIB

Menyedihkan! Sandy Walsh Mulai Jadi Camat di Yokohama F Marinos

Menyedihkan! Sandy Walsh Mulai Jadi Camat di Yokohama F Marinos

Bola | Senin, 21 April 2025 | 08:44 WIB

Pelatih Dipecat, Sandy Walsh Pergi ke Arab Saudi

Pelatih Dipecat, Sandy Walsh Pergi ke Arab Saudi

Bola | Sabtu, 19 April 2025 | 09:51 WIB

Terkini

Thomas Tuchel Longgarkan Aturan, Timnas Inggris Nikmati Waktu Bebas Sebelum Tempur

Thomas Tuchel Longgarkan Aturan, Timnas Inggris Nikmati Waktu Bebas Sebelum Tempur

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:48 WIB

Meski Baru Juara di Arsenal, David Raya Tak Jadi Kiper Utama Spanyol di Piala Dunia 2026?

Meski Baru Juara di Arsenal, David Raya Tak Jadi Kiper Utama Spanyol di Piala Dunia 2026?

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:22 WIB

Piala Dunia 2026: Pelatih Korsel Bongkar Rahasia Menang Comeback Atas Ceko

Piala Dunia 2026: Pelatih Korsel Bongkar Rahasia Menang Comeback Atas Ceko

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:13 WIB

Pelatih Persib Bandung Antusias Sambut ASEAN Club Championship 2026/2027

Pelatih Persib Bandung Antusias Sambut ASEAN Club Championship 2026/2027

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:05 WIB

John Herdman Tak Peduli Ranking FIFA, Lebih Bangga Lihat Kualitas Permainan Timnas Indonesia

John Herdman Tak Peduli Ranking FIFA, Lebih Bangga Lihat Kualitas Permainan Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:05 WIB

Kata-kata Elkan Baggott Usai Kieran McKenna Putuskan Mundur dari Ipswich Town

Kata-kata Elkan Baggott Usai Kieran McKenna Putuskan Mundur dari Ipswich Town

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:00 WIB

Jadwal Piala Dunia 2026 Sabtu 13 Juni, Ujian Berat Kanada Tanpa Alphonso Davies

Jadwal Piala Dunia 2026 Sabtu 13 Juni, Ujian Berat Kanada Tanpa Alphonso Davies

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:54 WIB

Eks Asisten Erik ten Hag Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Klub Portugal

Eks Asisten Erik ten Hag Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Klub Portugal

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:53 WIB

Belajar dari Pengalaman, Jerman Enggan Remehkan Curacao Jelang Duel di Piala Dunia 2026

Belajar dari Pengalaman, Jerman Enggan Remehkan Curacao Jelang Duel di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:46 WIB

Usia 17 Tahun 240 Hari, Gilberto Mora Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Usia 17 Tahun 240 Hari, Gilberto Mora Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:39 WIB