Pemain Keturunan Batal Bela Timnas Indonesia, Menpora Singgung Komunikasi PSSI

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Kamis, 01 Mei 2025 | 10:28 WIB
Pemain Keturunan Batal Bela Timnas Indonesia, Menpora Singgung Komunikasi PSSI
Pemain Keturunan Batal Bela Timnas Indonesia, Menpora Singgung Komunikasi ke PSSI. [dok. PSSI]

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mengaku tidak mau mencampuri urusan PSSI dan pemain keturunan Djenna de Jong. Meski begitu, ia berharap ada perbaikan komunikasi sehingga tak terjadi lagi hal demikian.

Sekadar mengingat, Djenna de Jong menuding PSSI tidak profesional dalam hal naturalisasi. Alhasil, sang pemain memutuskan batal menjadi WNI.

Djenna de Jong adalah pemain keturunan yang sempat mengikuti training camp (TC) Timnas Putri Indonesia di Jepang. Tetapi, belakangan namanya menghilang dan mundur dari proses naturalisasi.

PSSI pun sudah mengklarifikasi permasalahan ini. Mereka beralasan permohonan naturalisasi pertama kali muncul itu dari pelatih tim nasional.

Anggota Komite Eksekutif, Arya Sinulingga mengatakan Djenna de Jong tidak masuk rekomendasi pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki. Oleh sebab itu, PSSI berhenti proses sang pemain.

Dito Ariotedjo tidak tahu apapun terkait masalah Djenna de Jong. Politisi partai Golkar ini mengetahui adanya polemik PSSI dan pemain keturunan dari media.

Menpora Dito Ariotedjo saat tiba di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Menpora Dito Ariotedjo saat tiba di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Saya tidak bisa menanggapi karena saya tidak tahu urusan internal di PSSI. Saya hanya mendapatkan informasi dari pemberitaan," kata Dito di Gedung Kemenpora, Jakarta, Rabu (30/4/2025).

Lebih lanjut, Dito berharap permasalahan ini bisa jadi pembelajaran. Terutama dalam komunikasi harus tetap dijalankan apapun permasalahannya.

"Saya harap ini jadi pembelajaran buat kita kepadanya bahwa tata kelola komunikasi memang sangat penting dan harus diatur dengan baik," tutupnya.

baca juga

Djenna de Jong merupakan pesepak bola muda berbakat yang memiliki darah campuran Indonesia dan Maroko. Ibunya berasal dari Sorong, Papua Barat, sedangkan garis keturunan dari sang kakek menelusur hingga ke Pulau Jawa. Sementara itu, sisi ayahnya memberikan warisan darah Maroko yang turut membentuk identitas multikultural Djenna.

Lahir di Belanda pada 14 September 2005, Djenna tumbuh besar di lingkungan yang mendukung perkembangan minatnya terhadap sepak bola. Ia menempati posisi sebagai gelandang serang—peran yang memungkinkannya untuk memaksimalkan kekuatan utamanya: kecepatan, visi bermain, dan kemampuan dalam menginisiasi serangan.

Sejak usia dini, Djenna telah menunjukkan minat serius terhadap dunia sepak bola. Ia memulai perjalanan akademiknya di beberapa klub lokal di Belanda seperti VV Baronie dan VV Dongen. Di sanalah bakatnya mulai dibentuk, dengan pelatihan teknis dan taktis yang menjadi pondasi penting dalam kariernya.

Konflik PSSI dan Djenna de Jong, Menpora Singgung Tata Kelola Komunikasi. [Dok. IG Djenna de Jong]
Konflik PSSI dan Djenna de Jong, Menpora Singgung Tata Kelola Komunikasi. [Dok. IG Djenna de Jong]

Langkah awal Djenna di kancah profesional dimulai pada tahun 2021 ketika ia bergabung dengan SpVg Aurich di Liga U-17 Belanda. Di sana, ia mencatatkan lima penampilan yang memperkenalkan namanya ke dalam radar klub-klub Eropa. Kesempatan besar datang pada 2022 saat ia direkrut oleh VfL Wolfsburg Women II, tim cadangan dari salah satu klub ternama di Bundesliga Jerman. Ia mencatatkan dua penampilan bersama skuad tersebut.

Setelah satu musim di Wolfsburg, Djenna melanjutkan petualangannya di Jerman dengan membela TSV Schott Mainz. Meski hanya satu musim bersama klub tersebut, pengalamannya di liga Jerman memperluas wawasannya dalam permainan dan meningkatkan kemampuan kompetitifnya di level yang lebih tinggi.

Pada tahun 2023, Djenna mengambil keputusan penting dengan menerima tawaran dari RSC Anderlecht, klub raksasa di Belgia yang juga memiliki program pengembangan pemain wanita yang kuat. Pengalamannya di Belgia menjadi batu loncatan menuju perkembangan karier selanjutnya.

Kini, Djenna kembali ke tanah kelahirannya dan memperkuat NAC Breda, klub yang berlaga di Eerste Divisie Vrouwen—kompetisi kasta kedua sepak bola wanita Belanda. Di klub ini, ia terus mengembangkan potensinya dan menargetkan langkah lebih besar ke depan, baik di level klub maupun tim nasional.

Dengan latar belakang budaya yang kaya serta rekam jejak perkembangan karier yang stabil, Djenna de Jong menjadi salah satu talenta muda yang patut diperhitungkan di sepak bola wanita Eropa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Vietnam Nyinyir, Sebut Jabatan Gerald Vanenburg di Timnas Indonesia U-23 Bisa Seumur Jagung

Media Vietnam Nyinyir, Sebut Jabatan Gerald Vanenburg di Timnas Indonesia U-23 Bisa Seumur Jagung

Bola | Kamis, 01 Mei 2025 | 10:17 WIB

Selamat Datang 5 Pemain Keturunan, Banyak Dibicarakan Jadi Calon Pemain Timnas Indonesia

Selamat Datang 5 Pemain Keturunan, Banyak Dibicarakan Jadi Calon Pemain Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Mei 2025 | 09:09 WIB

Sombong Banget! Malaysia Tantang Timnas Indonesia di FIFA Matchday September?

Sombong Banget! Malaysia Tantang Timnas Indonesia di FIFA Matchday September?

Bola | Kamis, 01 Mei 2025 | 09:08 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×