Suara.com - Gelandang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan akhirnya menjalani debut bersama tim senior Oxford United FC.
Pemain yang akrab disapa Lino itu mendapatkan kesempatan bermain saat melawan Swansea City dalam matchday pamungkas Divisi Championship Inggris di Stadion Swansea pada Sabtu malam (3/5/2025) malam WIB.
Uniknya, Marselino masuk pada menit ke-72 menggantikan sesama pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny dan tampil 18 menit.
Meski bermaun dengan waktu yang sangat terbatas, namun eks Persebaya Surabaya itu tampil cukup percaya diri dan mampu memaksimalkan peluang yang dimilikinya.
Data statistik yang dirangkum dari media lokal The Oxford, pemain yang sempat memperkuat KMSK Deinze itu mencatat lima umpan akurat dari lima percobaan yang ia lakukan selama di lapangan.
Marselino juga sukses dalam dua kali duel yang ia jalani dan mencatatkan satu tekel bersih hingga mendapat apresiasi dari banyak pihak.
Dia diberi rating 6,6, angka yang lebih tinggi dibandingkan Ole Romeny yang hanya memperoleh 6,3 meski tampil sejak menit pertama.
Hanya saja, Marselino juga mendapatkan kabar buruk jelang melawan China pada lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China, 5 Juni mendatang.
Namun, pencoretan itu bukan karena performa maupun gangguan cedera.
Marselino Ferdinan terpaksa dicoret melawan China karena menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.
Selain dia, kiper Maarten Paes juga dipastikan absen melawan skuad Team Dragons –julukan Timnas China– di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) karena alasan serupa.
Keduanya baru bisa bermain saat Timnas Indonesia dijamu raksasa Jepang, di laga pamungkas lima hari berselang.
Di sisi lain, penampilan dua pemain Timnas Indonesia di laga ini membawa harapan baru bagi perkembangan talenta sepak bola Tanah Air di kompetisi Eropa.
Marselino yang sebelumnya bermain reguler bersama Oxford United U-21, kini mulai merasakan atmosfer kompetisi senior yang jauh lebih menantang.
Sedangkan Romeny yang sempat kesulitan mendapatkan menit bermain usai kepindahannya dari FC Utrecht, mulai diberi kepercayaan untuk tampil sejak awal pertandingan.
![Selamat Tinggal Ole Romeny dan Marselino Ferdinan, Bos Oxford Titip Pesan Penting. [Dok. IG Ole Romeny]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/05/04/64641-ole-romeny-dan-marselino-ferdinan.jpg)
Kehadiran Marselino dan Romeny di tim utama Oxford United juga memperlihatkan langkah positif dari klub tersebut dalam mengembangkan talenta muda internasional.
Di tengah persaingan ketat Divisi Championship, kesempatan bermain bagi pemain muda menjadi sangat berharga, apalagi untuk talenta dari Asia Tenggara yang masih jarang mendapat sorotan di Inggris.
Bagi Marselino, debut ini bisa menjadi batu loncatan penting dalam karier profesionalnya. Mampu mencatat statistik yang efisien dalam waktu singkat membuktikan bahwa dirinya siap bersaing dan berkembang di level kompetisi yang lebih tinggi.
Jika diberi kesempatan lebih banyak, bukan tidak mungkin ia akan menjadi andalan baru bagi Oxford United.
Sementara itu, bagi penggemar sepak bola Indonesia, keterlibatan dua pemain kebanggaan di kancah sepak bola Eropa menjadi kebanggaan tersendiri.
Hal ini tidak hanya membuka peluang lebih luas bagi pemain Indonesia lainnya untuk dilirik oleh klub-klub luar negeri, tetapi juga memperlihatkan bahwa kualitas pemain Indonesia mampu bersaing di level tinggi.
Ke depan, konsistensi performa akan menjadi kunci bagi Marselino dan Romeny untuk terus mendapatkan tempat di tim utama Oxford United.
Dukungan dari publik Indonesia tentunya sangat dibutuhkan agar keduanya mampu melangkah lebih jauh dan mengharumkan nama bangsa di panggung sepak bola dunia.
Kini, Timnas Indonesia diambang lolos ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Jika menang lawan China, skuad Garuda dipastikan melaju ke fase berikutnya.
