FIFA Tahu Penyerangan Bus Persik di Stadion Kanjuruhan, Bakal Ada Sanksi Berat?

Galih Prasetyo, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 14 Mei 2025 | 12:35 WIB
FIFA Tahu Penyerangan Bus Persik di Stadion Kanjuruhan, Bakal Ada Sanksi Berat?
FIFA Tahu Penyerangan Bus Persik di Stadion Kanjuruhan, Bakal Ada Sanksi Berat?

Suara.com - Aksi pelemparan batu yang dilakukan oknum suporter Arema FC, Aremania di Stadion Kanjuruhan, Malang ke bus yang mengangkut rombongan ofisial dan pemain Persik Kediri kabarnya tercium FIFA.

Seperti diketahui, insiden yang mencoreng sepak bola tanah air kembali terjadi di Stadion Kanjuruhan beberapa waktu lalu, tepatnya saat duel antara tuan rumah Arema FC vs Persik Kediri dalam lanjutan Liga 1 2024/2025, Minggu (11/5/2025).

Dalam laga yang dimenangi oleh tim tamu dengan skor 3-0 itu, suporter Arema FC melakukan perilaku tidak terpuji dengan melempari bus rombongan tim Persik dengan batu.

Selain bus yang ditumpangi rusak pecah kaca, Pelatih Persik Divaldo Alves menjadi korban luka karena duduk di dekat jendela.

Pelatih Persik, Divaldo Alves (kiri) terluka usai pelemparan bus timnya oleh oknum Aremania, Minggu (11/5/2025). [Instagram @nusaliga]
Pelatih Persik, Divaldo Alves (kiri) terluka usai pelemparan bus timnya oleh oknum Aremania, Minggu (11/5/2025). [Instagram @nusaliga]

Kejadian ini kembali mencoreng sepak bola Indonesia, terlebih terjadi di Kanjuruhan, saksi bisu meninggalnya ratusan suporter pada 2022.

Meski tidak tahu apakah akan ada tindakan khusus, Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi menyebut FIFA tahu adanya kasus ini.

Hal ini karena FIFA masih memantau perkembangan sepak bola Indonesia pasca insiden Kanjuruhan pada 2022.

"Kami belum tahu, tapi yang pasti FIFA akan mengetahui hal ini karena saat ini FIFA selalu memantau sepakbola Indonesia," kata Yunus Nusi saat dihubungi oleh awak media.

Yunus Nusi menjelaskan ia dan sejumlah anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI akan terbang ke Paraguay untuk menghadiri Kongres FIFA.

baca juga

Menurutnya, ada kans permasalahan di Kanjuruhan baru-baru ini dibahas, meski belum ada agenda resmi mengenai Kongres FIFA.

"Malam ini saya dan beberapa (anggota) Exco (Komite Eksekutif PSSI) terbang ke Paraguay untuk ikut menghadiri Kongres FIFA tanggal 15 Mei di Paraguay," katanya menambahkan.

"Kami belum tahu apa respons FIFA terhadap kejadian ini pada kongres nanti," tutupnya.

Tindakan PT Liga Indonesia Baru

PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengecam keras insiden pelemparan bus tim Persik Kediri yang terjadi usai laga melawan Arema FC dalam pekan ke-32 Liga 1 2024/2025, Minggu (11/5/2025).

Kejadian ini diduga melibatkan oknum suporter Aremania dan terjadi di sekitar kawasan Stadion Kanjuruhan, Malang.

Direktur Operasional LIB, Asep Saputra, mengungkapkan kekecewaannya atas peristiwa tersebut. Ia menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan semangat sportivitas dalam sepak bola.

Potret bus Persik Kediri yang kacanya pecah pasca dilempari batu. (Dok. ze valente)
Potret bus Persik Kediri yang kacanya pecah pasca dilempari batu. (Dok. ze valente)

“Kami sangat menyesalkan insiden tersebut, bagi kami, itu sangat memalukan," kata Asep Saputra dalam keterangan resminya.

"Sejak awal kami selalu menghimbau kepada semua pihak agar selalu menjunjung sikap tinggi fair play dan respek, kita semua adalah saudara,” jelasnya.

Menindaklanjuti kejadian itu, LIB telah meminta pihak keamanan untuk segera mengusut tuntas dan menindak pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Penegakan hukum dinilai penting agar insiden serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

Selain itu, LIB juga akan menunggu laporan resmi dari berbagai pihak yang terlibat dalam pertandingan, termasuk panitia pelaksana dan pengawas pertandingan.

“Setelah itu akan kami komunikasikan dengan Komite Disiplin PSSI,” pungkas Asep Saputra.

LIB berharap seluruh elemen sepak bola, termasuk suporter, bisa menjaga suasana kondusif dan saling menghormati satu sama lain, demi kemajuan sepak bola nasional yang aman dan bermartabat.

Insiden ini menambah daftar panjang catatan buruk terkait keamanan pertandingan di kompetisi Liga 1. Meskipun laga berlangsung aman di dalam stadion, kejadian di luar area pertandingan justru mencoreng nilai-nilai sportivitas yang selalu dikampanyekan.

Selain kerugian materiil akibat kerusakan bus, insiden tersebut juga berdampak psikologis bagi pemain dan ofisial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cibiran Tetangga Pasca Sanksi FIFA: Suporter Timnas Indonesia Kasar!

Cibiran Tetangga Pasca Sanksi FIFA: Suporter Timnas Indonesia Kasar!

Bola | Selasa, 13 Mei 2025 | 17:37 WIB

China Bereaksi Usai Timnas Indonesia Disanksi FIFA

China Bereaksi Usai Timnas Indonesia Disanksi FIFA

Bola | Selasa, 13 Mei 2025 | 14:50 WIB

4 Orang Diperiksa Polisi di Insiden Kanjuruan Aremania Lempar Batu ke Bus Persik Kediri

4 Orang Diperiksa Polisi di Insiden Kanjuruan Aremania Lempar Batu ke Bus Persik Kediri

Bola | Selasa, 13 Mei 2025 | 14:30 WIB

Aremania Lempar Batu Dikecam Netizen: Liga 1 Tanpa Arema FC Insya Allah Aman Pak Erick Thohir

Aremania Lempar Batu Dikecam Netizen: Liga 1 Tanpa Arema FC Insya Allah Aman Pak Erick Thohir

Bola | Selasa, 13 Mei 2025 | 13:22 WIB

Sanksi FIFA dan Reduksi Peluang Indonesia Ajukan Diri Menjadi Tuan Rumah Ronde Keempat

Sanksi FIFA dan Reduksi Peluang Indonesia Ajukan Diri Menjadi Tuan Rumah Ronde Keempat

Your Say | Selasa, 13 Mei 2025 | 12:27 WIB

Pelatih Persik Kediri Tanggapi soal Pelemparan Batu di Kanjuruhan, Trauma?

Pelatih Persik Kediri Tanggapi soal Pelemparan Batu di Kanjuruhan, Trauma?

Your Say | Selasa, 13 Mei 2025 | 06:40 WIB

Terkini

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:00 WIB

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward

Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:54 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:46 WIB

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:43 WIB

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga

Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:37 WIB

HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel

HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jetour T2 i-DM Padukan Desain Boxy Ikonik dengan Teknologi PHEV Modern

Jetour T2 i-DM Padukan Desain Boxy Ikonik dengan Teknologi PHEV Modern

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×