Media Internasional: Simon Tahamata Jadi Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Selasa, 20 Mei 2025 | 10:54 WIB
Media Internasional: Simon Tahamata Jadi Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia
Rumor kedatangan legenda sepak bola Ajax Amsterdam, Simon Tahamata, ke jajaran Timnas Indonesia tengah menjadi sorotan publik sepak bola nasional. (IG Simon Tahamata)

Suara.com - Rumor kedatangan legenda sepak bola Ajax Amsterdam, Simon Tahamata, ke jajaran Timnas Indonesia tengah menjadi sorotan publik sepak bola nasional.

Kabar tersebut mencuat setelah media olahraga Belanda, VoetbalPrimeur, mengabarkan bahwa mantan pemain timnas Belanda itu disebut akan bergabung sebagai kepala pemandu bakat Timnas Garuda.

Namun, sampai saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait kabar tersebut.

Simon Tahamata menyatakan keprihatinannya karena Persatuan Sepakbola Ambon (PSA) tidak aktif lagi. (IG Simon Tahamata)
Simon Tahamata menyatakan keprihatinannya karena Persatuan Sepakbola Ambon (PSA) tidak aktif lagi. (IG Simon Tahamata)

Salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI sekaligus manajer Timnas Indonesia, Sumardji, menyampaikan bahwa dirinya belum mengetahui kabar secara formal dan hanya mengetahui isu itu melalui media sosial.

Pihak PSSI hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai keterlibatan Simon Tahamata dalam proyek pengembangan Timnas.

Sumardji pun meminta publik dan media untuk menunggu pengumuman langsung dari federasi.

Isu keterlibatan Tahamata ini pertama kali mencuat dari laporan VoetbalPrimeur yang menyebut bahwa pria kelahiran Belanda berdarah Maluku tersebut tengah menemukan tantangan baru dalam kariernya.

Dalam laporan itu, disebutkan bahwa ia bakal mengambil peran sebagai kepala pemandu bakat dan akan bekerja sama dengan pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.

Nama lain yang juga disebutkan adalah Denny Landzaat dan Alex Pastoor, dua asisten pelatih asal Belanda yang mendukung proyek pengembangan talenta Timnas.

baca juga
Simon Tahamata dan John Heitinga berfoto bersama di depan suporter Belanda [Instagram Simon Tahamata]
Simon Tahamata dan John Heitinga berfoto bersama di depan suporter Belanda [Instagram Simon Tahamata]

"Simon Tahamata telah menemukan tantangan baru dalam kariernya. Mantan pemain Ajax dan Timnas Belanda itu akan menjadi kepala pemandu bakat Timnas Indonesia."

"Ia akan bekerja sama dengan pelatih Patrick Kluivert, yang dibantu oleh asisten Denny Landzaat dan Alex Pastoor," isi laporan dari VoetbalPrimeur, dikutip Selasa (20/5/2025).

Tugas utama Tahamata disebutkan akan berfokus pada pencarian pemain berbakat, baik yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri.

Pemain diaspora keturunan Indonesia, khususnya yang berada di Eropa seperti Belanda, juga akan menjadi target utama pencarian.

Langkah ini dinilai sejalan dengan visi jangka panjang PSSI yang ingin meningkatkan kualitas skuad nasional demi target ambisius menuju Piala Dunia 2026.

Pemetaan pemain diaspora menjadi bagian penting dalam strategi tersebut, mengingat banyaknya talenta muda Indonesia yang bermain di luar negeri namun belum terpantau optimal.

Legenda Ajax Amsterdam, Simon Tahamata, menyebut banyak janji kosong yang diberikan rakyat Maluku (IG @simon_tahamata_)
Legenda Ajax Amsterdam, Simon Tahamata, menyebut banyak janji kosong yang diberikan rakyat Maluku (IG @simon_tahamata_)

Siapa Simon Tahamata?

Simon Melkianus Tahamata lahir pada 26 Mei 1956 di Belanda dari orang tua berdarah Maluku.

Ia dikenal sebagai salah satu winger paling berbakat yang pernah dimiliki Belanda.

Memulai karier profesionalnya bersama klub lokal Theole, ia kemudian bergabung dengan Ajax Amsterdam pada tahun 1976.

Bersama Ajax, Tahamata meraih gelar Eredivisie dan tampil hingga semifinal Piala Eropa.

Tahun 1980, ia melanjutkan karier ke Belgia dan memperkuat Standard Liège.

Di sana, ia menjadi andalan klub dan ikut membawa tim meraih berbagai prestasi.

Setelah itu, Tahamata juga bermain untuk Feyenoord, Germinal Ekeren, hingga Beerschot sebelum pensiun.

Karier internasionalnya juga cukup bersinar. Ia tercatat tampil sebanyak 22 kali untuk Timnas Belanda dan mencetak dua gol.

Salah satu momen pentingnya terjadi pada tahun 1980 ketika mencetak gol kemenangan atas Republik Irlandia.

Setelah gantung sepatu, Tahamata tidak meninggalkan dunia sepak bola.

Ia terjun sebagai pelatih dan sempat melatih tim muda Ajax serta menjadi asisten di beberapa klub.

Ia juga aktif dalam kegiatan pelatihan sepak bola untuk anak-anak dan membina akademi di Jerman, yakni Deutsche Football Academy di Berlin.

Dengan pengalaman panjang di Eropa dan latar belakang Indonesia, kehadiran Simon Tahamata diyakini akan memperkaya struktur teknis Timnas jika benar-benar bergabung.

Apalagi fokusnya dalam pencarian talenta bisa menjadi senjata penting bagi Indonesia yang tengah membangun skuad kompetitif untuk event internasional mendatang.

Hingga berita ini ditulis, publik sepak bola Tanah Air masih menunggu kejelasan resmi dari PSSI mengenai apakah Simon Tahamata akan benar-benar menjadi bagian dari Timnas Indonesia atau tidak.

Jika benar terealisasi, langkah ini akan menjadi gebrakan strategis dalam perjalanan panjang Indonesia menuju kompetisi global seperti Piala Dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simon Tahamata Resmi Gabung Timnas Indonesia, PSSI Minta Tunggu Pengumuman Resmi

Simon Tahamata Resmi Gabung Timnas Indonesia, PSSI Minta Tunggu Pengumuman Resmi

Bola | Selasa, 20 Mei 2025 | 10:33 WIB

Simon Tahamata Gabung Timnas Indonesia, Ini Jabatan dan Tugasnya

Simon Tahamata Gabung Timnas Indonesia, Ini Jabatan dan Tugasnya

Bola | Selasa, 20 Mei 2025 | 10:04 WIB

3 Fakta Garuda Calling 2025: Rekor Jordi Amat Patah, Marselino Masih Tak Goyah

3 Fakta Garuda Calling 2025: Rekor Jordi Amat Patah, Marselino Masih Tak Goyah

Your Say | Selasa, 20 Mei 2025 | 09:31 WIB

Terkini

Penanaman di Lahan Bekas Karhutla, Bupati Siak Kasih Nama Pohon 'Jenderal Herry'

Penanaman di Lahan Bekas Karhutla, Bupati Siak Kasih Nama Pohon 'Jenderal Herry'

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Rocky Gerung Santai Cibiran Usai Masuk Istana: Mantan Masih Mantau

Rocky Gerung Santai Cibiran Usai Masuk Istana: Mantan Masih Mantau

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:54 WIB

700 Personel Gerebek Kampung Ambon dan Boncos: 24 Orang Diamankan, Sabu hingga Senjata Disita

700 Personel Gerebek Kampung Ambon dan Boncos: 24 Orang Diamankan, Sabu hingga Senjata Disita

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Eks Kapolores Malang Diangkat Jadi Koorspripim Polri, Pengamat: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan

Eks Kapolores Malang Diangkat Jadi Koorspripim Polri, Pengamat: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:52 WIB

7 Cara Mencuci Hijab Paris agar Tidak Berbulu, Tetap Halus seperti Baru

7 Cara Mencuci Hijab Paris agar Tidak Berbulu, Tetap Halus seperti Baru

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Room Reset, Mind Reset: Saatnya Memberi Jeda untuk Diri Sendiri

Room Reset, Mind Reset: Saatnya Memberi Jeda untuk Diri Sendiri

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Perbedaan Shio Kuda Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air: Siapa Karakternya Paling Kuat?

Perbedaan Shio Kuda Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air: Siapa Karakternya Paling Kuat?

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:48 WIB

Dulu Kapolres Malang saat Tragedi Kanjuruhan, Sekarang Apa Jabatan Kombes Ferli Hidayat?

Dulu Kapolres Malang saat Tragedi Kanjuruhan, Sekarang Apa Jabatan Kombes Ferli Hidayat?

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:47 WIB

Seni Berdamai dengan Kecewa: Mengapa Kita Sangat Membutuhkan 'Emotional Boundaries'

Seni Berdamai dengan Kecewa: Mengapa Kita Sangat Membutuhkan 'Emotional Boundaries'

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Misi Cetak Bintang Timnas Indonesia, HSL 2026/2027 Resmi Berlakukan Sistem Transfer

Misi Cetak Bintang Timnas Indonesia, HSL 2026/2027 Resmi Berlakukan Sistem Transfer

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:45 WIB

×