Simon Tahamata ke Media Belanda: Ini Halaman Gelap yang Lebih Baik Ditinggalkan

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 22 Mei 2025 | 17:49 WIB
Simon Tahamata ke Media Belanda: Ini Halaman Gelap yang Lebih Baik Ditinggalkan
Simon Tahamata baru saja diumumkan menjadi Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia. Dia bukan orang sembarangan di sepak bola Belanda. [Dok Pribadi]

Ia secara terbuka menyampaikan keprihatinan terhadap bagaimana sejarah komunitas Maluku nyaris terlupakan dalam buku-buku sejarah Belanda. Menurutnya, pengorbanan para prajurit KNIL yang dulu membela Belanda justru diabaikan begitu saja pasca perang berakhir.

"Saya harus menunjukkan warna asli saya pada tahun 1977. Sebelumnya, banyak orang mengira saya orang Suriname. Saya memperkenalkan diri di media dan di dunia sepak bola sebagai orang Maluku dan saya katakan bahwa saya bersimpati terhadap tindakan orang Maluku," kata Simon Tahamata ke media AD.NL 2007 silam.

"Saya merasa saya harus bersuara. Sejarah kita, nasib orang Maluku, masih belum atau hampir tidak disebutkan dalam buku-buku sejarah Belanda. Ini adalah halaman gelap yang lebih baik ditinggalkan. Itulah sebabnya saya terus menceritakan kisah itu, bahkan empat puluh tahun kemudian."

Salah satu momen penting yang menandai ketegangan antara komunitas Maluku dan pemerintah Belanda adalah peristiwa pembajakan kereta api tahun 1977.

Aksi tersebut dilakukan oleh sekelompok pemuda Maluku sebagai bentuk protes terhadap kebijakan yang dianggap tidak adil.

Simon menyatakan bahwa ia memahami emosi dan dorongan di balik tindakan tersebut, bahkan merasa bahwa dirinya pun bisa saja ikut dalam gerakan itu jika keadaan hidupnya berbeda.

Komitmen Simon terhadap isu-isu Maluku tidak berhenti di situ.

Setiap tanggal 25 April, ia rutin menghadiri acara di Den Haag untuk memperingati deklarasi berdirinya Republik Maluku Selatan (RMS) yang diproklamasikan pada 1950.

Bagi Simon, kehadirannya dalam momen tersebut adalah bentuk penghormatan terhadap para leluhur yang telah berjuang demi tanah air leluhurnya.

baca juga

Pengaruh untuk Generasi Mendatang

Dalam media itu, Simon Tahamata juga mengatakan percaya bahwa perjuangan identitas tidak boleh berhenti pada generasi dirinya saja.

Ia mengajak generasi ketiga dan keempat keturunan Maluku untuk terus mempelajari sejarah dan bersiap membangun masa depan yang lebih baik.

Menurutnya, penting bagi anak-anak keturunan Maluku di Belanda untuk tumbuh dengan pemahaman yang kuat terhadap asal-usul mereka, serta semangat untuk terus menjaga nilai-nilai budaya leluhur.

Meski Simon menyadari bahwa impiannya melihat RMS menjadi kenyataan mungkin tidak terjadi dalam hidupnya, ia tetap optimis bahwa suatu saat akan tiba masa di mana generasi penerus bisa mewujudkannya.

Ia meyakini bahwa perjuangan identitas harus diwariskan, bukan dilupakan.

Karier Gemilang dan Kiprah di Dunia Kepelatihan

Simon baru resmi menjadi warga negara Belanda pada 1976, setelah bertahun-tahun hidup tanpa status kewarganegaraan yang jelas.

Namun, hal itu tak menghalanginya untuk mengukir prestasi di dunia sepak bola. Selama 17 tahun (1979–1996), ia menjadi bagian dari Timnas Belanda dan menunjukkan performa gemilang di berbagai ajang internasional.

Di level klub, Simon dikenal sebagai pemain sayap atau gelandang serang yang memiliki kecepatan dan kreativitas luar biasa.

Selain Ajax dan Feyenoord, ia juga membela klub-klub elite Eropa lainnya, meninggalkan jejak sebagai salah satu pemain terbaik di masanya.

Setelah gantung sepatu, Simon memilih jalur kepelatihan dengan fokus utama pada pembinaan pemain muda. Ia mengabdi di akademi Ajax Amsterdam, Standard Liege (Belgia), hingga Germinal Beerschot.

Perjalanannya juga membawanya ke Timur Tengah, di mana ia menangani tim usia muda Al Ahli (2009–2014). Tak berhenti di situ, ia mendirikan Simon Tahamata Soccer Academy pada 2014, sambil tetap aktif berkontribusi dalam pengembangan bakat di akademi Ajax.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Kelemahan China yang Wajib Dimanfaatkan Timnas Indonesia

2 Kelemahan China yang Wajib Dimanfaatkan Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 22 Mei 2025 | 17:46 WIB

Resmi! Simon Tahamata Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia

Resmi! Simon Tahamata Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 22 Mei 2025 | 17:27 WIB

Mees Hilgers Cedera, Elkan Baggott Jadi Penggantinya?

Mees Hilgers Cedera, Elkan Baggott Jadi Penggantinya?

Bola | Kamis, 22 Mei 2025 | 16:50 WIB

Terkini

Hukum Romawi 1.600 Tahun Lalu Bikin Terkejut, Orang Kaya Dipaksa Pikul Kewajiban Negara

Hukum Romawi 1.600 Tahun Lalu Bikin Terkejut, Orang Kaya Dipaksa Pikul Kewajiban Negara

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Staycation di Hilton Padalarang Bandung, Hotel Baru dengan View Pegunungan

Staycation di Hilton Padalarang Bandung, Hotel Baru dengan View Pegunungan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Stres dan Diet Tinggi Protein Bisa Jadi Pemicu Bau Mulut

Stres dan Diet Tinggi Protein Bisa Jadi Pemicu Bau Mulut

Health | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Hadapi Karhutla, Menhut: Cara Paling Efektif Memadamkan Api Ya Hujan

Hadapi Karhutla, Menhut: Cara Paling Efektif Memadamkan Api Ya Hujan

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:33 WIB

Korsleting Listrik Hanguskan 3 Kontrakan Dekat Stasiun Karet, 35 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Korsleting Listrik Hanguskan 3 Kontrakan Dekat Stasiun Karet, 35 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:26 WIB

KPK Ungkap 3 Moge Gatot Bea Cukai Dibeli Pakai Dana Operasional

KPK Ungkap 3 Moge Gatot Bea Cukai Dibeli Pakai Dana Operasional

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Minta Massa Demo 27 Agustus Besok Tak Rusak Fasilitas Umum

Polda Metro Jaya Minta Massa Demo 27 Agustus Besok Tak Rusak Fasilitas Umum

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Gara-gara Ledakan AI, Kabel Laut Yang Dibangun 5 Tahun Habis Dalam Setahun

Gara-gara Ledakan AI, Kabel Laut Yang Dibangun 5 Tahun Habis Dalam Setahun

Bali | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:59 WIB

Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus

Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Bobotoh Bisa Nonton Persija vs Persib di GBK? ILeague Singgung Demo Jakarta

Bobotoh Bisa Nonton Persija vs Persib di GBK? ILeague Singgung Demo Jakarta

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×