Simon Tahamata: Saya ke Indonesia Meski Keluarga Tidak...

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 28 Mei 2025 | 07:53 WIB
Simon Tahamata: Saya ke Indonesia Meski Keluarga Tidak...
Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata, menyebut dirinya akan menyambangi Tanah Air, kendati keluarganya tak ikut bergabung dengannya. (IG Simon Tahamata)

Suara.com - Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata, menyebut dirinya akan menyambangi Tanah Air, kendati keluarganya tak ikut bergabung dengannya.

Usai resmi ditunjuk PSSI sebagai Head of Scouting atau Kepala Pemandu Bakat, Simon Tahamata pun bergegas terbang ke Indonesia untuk menjalankan perannya.

Lewat akun Instagram pribadinya, pria yang baru saja menginjak usia 69 tahun itu menunjukkan dirinya tengah dalam perjalanan menuju Indonesia.

Simon Tahamata. (pssi.org)
Simon Tahamata. Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata, menyebut dirinya akan menyambangi Tanah Air, kendati keluarganya tak ikut bergabung dengannya. (pssi.org)

Nantinya ia akan menjalani peran barunya sebagai Kepala Pemandu Bakat selama dua tahun, sesuai dengan kesepakatan yang dibuatnya bersama PSSI.

“Ini dia! Saya akan berangkat ke Indonesia selama dua tahun ke depan untuk mengambil kesempatan luar biasa sebagai Kepala Pemandu Bakat PSSI,” bunyi unggahan Simon Tahamata.

Sayangnya, pria yang berstatus legenda Ajax Amsterdam itu akan menyambangi Indonesia tanpa ditemani oleh keluarganya.

“Meskipun keluargaku tidak akan ikut, cinta dan dukungan mereka sangat berarti saat aku memulai perjalanan ini,” lanjut Simon Tahamata.

Tak ikut sertanya keluarga Simon Tahamata ke Indonesia kemudian menjadi perbincangan warganet. Salah satunya seperti yang terlihat dari komentar di unggahannya itu.

Berapa gaji yang akan diterima oleh Simon Tahamata usai ditunjuk jadi scout PSSI. (Instagram/@afcajax)
Berapa gaji yang akan diterima oleh Simon Tahamata usai ditunjuk jadi scout PSSI. Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata, menyebut dirinya akan menyambangi Tanah Air, kendati keluarganya tak ikut bergabung dengannya. (Instagram/@afcajax)

Salah satu warganet menyinggung soal gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) yang diduga masih didukung oleh Simon Tahamata dan keluarganya.

baca juga

“Rms bukannya benci sama indo ya, ko dia mau yaa gabung tim kepelatihan timnas indo?,” tulis komentar akun @f***k di unggahan Simon Tahamata.

Dugaan bahwa keluarganya mendukung gerakan separatis itu tak lepas dari pernyataan Simon Tahamata dalam beberapa wawancaranya dengan media Belanda.

“Saya harus menunjukkan warna asli saya pada tahun 1977. Sebelumnya, banyak orang mengira saya orang Suriname,” ucap Simon Tahamata kepada Algemeen Dagblad.

“Saya memperkenalkan diri di media dan di dunia sepak bola sebagai orang Maluku dan saya katakan bahwa saya bersimpati terhadap tindakan orang Maluku,” lanjutnya.

“Hanya Dia (Tuhan) yang tahu kapan impian kita, RMS akan menjadi kenyataan. Saya harus terus percaya bahwa semuanya akan baik-baik saja,” tambah Simon Tahamata.

Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata, menyebut dirinya akan menyambangi Tanah Air, kendati keluarganya tak ikut bergabung dengannya. [Facebook Simon Tahamata]
Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata, menyebut dirinya akan menyambangi Tanah Air, kendati keluarganya tak ikut bergabung dengannya. [Facebook Simon Tahamata]

Alhasil, pernyataan itu diduga menjadi alasan kuat mengapa Simon Tahamata justru memilih berangkat sendiri ke Indonesia tanpa ditemani oleh keluarganya.

Terlepas dari keyakinannya itu, Simon Tahamata akan menjalani tugasnya sebagai Head of Scouting untuk menjaring talenta-talenta yang akan jadi fondasi Timnas Indonesia.

PSSI sendiri menunjuk Simon Tahamata karena latar belakang apiknya, di mana ia kerap berurusan dengan pemain muda saat berkiprah sebagai pelatih.

Dalam karier kepelatihannya, Simon Tahamata tercatat pernah menjadi pelatih akademi Ajax Amsterdam dalam dua periode.

Selain itu, Simon Tahamata juga pernah menjadi pelatih akademi di Belgia untuk Standard Liege dan Germinal Beerschot Antwerpen, serta menjadi pelatih akademi untuk klub Arab Saudi, Al-Ahli.

Dengan sederet pengalaman itu, PSSI yakin Simon Tahamata adalah sosok yang tepat untuk melihat potensi pemain lokal dan diaspora guna menjadi aset masa depan Timnas Indonesia.

“Kami sangat antusias menyambut Simon Tahamata dalam keluarga besar PSSI,” kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

“Pengalaman dan keahliannya dalam pengembangan pemain muda akan menjadi aset berharga dalam perjalanan kami menuju panggung dunia,” pungkas Erick Thohir.

(Felix Indra Jaya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemanggilan Beckham Putra ke Timnas Indonesia Tuai Kontroversi: Aura Pemain Titipan

Pemanggilan Beckham Putra ke Timnas Indonesia Tuai Kontroversi: Aura Pemain Titipan

Bola | Rabu, 28 Mei 2025 | 07:41 WIB

Siapa Pengganti Sandy Walsh Lawan China dan Jepang? Patrick Kluivert Kasih Bocoran

Siapa Pengganti Sandy Walsh Lawan China dan Jepang? Patrick Kluivert Kasih Bocoran

Bola | Rabu, 28 Mei 2025 | 07:12 WIB

Statistik Kevin Diks Tutup Karier di FC Copenhagen dengan Kepala Mendongak

Statistik Kevin Diks Tutup Karier di FC Copenhagen dengan Kepala Mendongak

Bola | Selasa, 27 Mei 2025 | 10:34 WIB

Terkini

Mahakarya Singhasari Dipamerkan di Galeri Prajnaparamita Museum Nasional

Mahakarya Singhasari Dipamerkan di Galeri Prajnaparamita Museum Nasional

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Hampir Gabung ke Persija, Radja Nainggolan: Ternyata Tim Polisi yang Butuh Saya

Hampir Gabung ke Persija, Radja Nainggolan: Ternyata Tim Polisi yang Butuh Saya

Bola | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Sumur Rusak Sebulan Lebih, Warga Bantargebang Terpaksa Beli Air hingga 10 Galon Sehari

Sumur Rusak Sebulan Lebih, Warga Bantargebang Terpaksa Beli Air hingga 10 Galon Sehari

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Paca Goya, Tradisi Adat Masyarakat Kalaodi untuk Jaga Kelestarian Hutan

Paca Goya, Tradisi Adat Masyarakat Kalaodi untuk Jaga Kelestarian Hutan

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:40 WIB

4 Padu Padan OOTD ala Chae Soo Bin, Gaya Preppy yang Anti-Boring!

4 Padu Padan OOTD ala Chae Soo Bin, Gaya Preppy yang Anti-Boring!

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Di Balik Aturan Tidak Naik Kelas: Mengurai Nasib Siswa Terpinggirkan

Di Balik Aturan Tidak Naik Kelas: Mengurai Nasib Siswa Terpinggirkan

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Dari Sungai ke Pasar, PNM Dampingi Maryati Ubah Eceng Gondok Jadi Kerajinan Bernilai

Dari Sungai ke Pasar, PNM Dampingi Maryati Ubah Eceng Gondok Jadi Kerajinan Bernilai

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Aktivis BEM UI Diserang OTK, Polisi Naikan Status Jadi Penyidikan

Aktivis BEM UI Diserang OTK, Polisi Naikan Status Jadi Penyidikan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Usulan Sistem Parkir Baru Jakarta: Bayar Wajib Nontunai dan Diawasi CCTV, Ojol Gratis 30 Menit

Usulan Sistem Parkir Baru Jakarta: Bayar Wajib Nontunai dan Diawasi CCTV, Ojol Gratis 30 Menit

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:36 WIB

Bitcoin Cs Lagi Lesu, Indeks CFX10 Masih Merah ke Level 990,1

Bitcoin Cs Lagi Lesu, Indeks CFX10 Masih Merah ke Level 990,1

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:35 WIB

×