3 Alasan Jepang Bakal Bantai Timnas Indonesia di Laga Terakhir Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 08 Juni 2025 | 14:07 WIB
3 Alasan Jepang Bakal Bantai Timnas Indonesia di Laga Terakhir Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Pertandingan Indonesia vs Jepang dalam laga lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Jumat (15/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Timnas Indonesia bisa jadi akan dibantai Jepang. Laga pamungkas Grup C di ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan mempertemukan tim nasional Jepang melawan Indonesia pada Selasa, 10 Juni 2025.

Meskipun Jepang telah memastikan tiket ke putaran final yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, laga ini tetap menyimpan arti penting bagi tim berjuluk Samurai Biru.

Secara peringkat dan pencapaian, Jepang memang jauh lebih unggul dibanding Timnas Indonesia.

Skuad Timnas Jepang saat pertandingan Sepak Bola Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Antara Indonesia melawan Jepang di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (15/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Skuad Timnas Jepang saat pertandingan Sepak Bola Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Antara Indonesia melawan Jepang di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (15/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Namun, kekalahan mengejutkan dari Australia dengan skor tipis 0-1 dalam pertandingan sebelumnya telah mencoreng rekor impresif mereka.

Kekalahan itu bukan sekadar kehilangan tiga poin, tetapi juga menjadi tamparan keras bagi tim yang selama ini dikenal superior di Asia.

Sebelum menghadapi Australia, Jepang belum pernah menelan kekalahan di fase ronde ketiga kualifikasi ini. Mereka tampil dominan dan konsisten.

Namun, hasil minor itu menunjukkan kelemahan nyata di berbagai lini, terutama dalam hal efektivitas serangan dan stabilitas pertahanan.

Untuk tim sekelas Jepang, hasil tersebut tidak hanya mengejutkan, tetapi juga dianggap mencederai tradisi kemenangan yang telah lama mereka bangun.

3 Alasan Jepang Ogah Mengalah meski Hasil Lawan Timnas Indonesia Tak Lagi Penting. [Dok. IG JFA]
3 Alasan Jepang Ogah Mengalah meski Hasil Lawan Timnas Indonesia Tak Lagi Penting. [Dok. IG JFA]

Di mata penggemar sepak bola Jepang, kekalahan tanpa mencetak gol di laga penting sangat sulit diterima.

baca juga

Terlebih, mereka bermain di bawah ekspektasi dan tidak menunjukkan ciri khas permainan cepat dan efisien seperti biasanya.

Oleh karena itu, menghadapi Indonesia di kandang sendiri menjadi kesempatan emas untuk menebus kegagalan tersebut dan memulihkan kepercayaan diri seluruh tim.

Pertandingan melawan Indonesia juga akan dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi menyeluruh oleh pelatih Hajime Moriyasu.

Meski saat menghadapi Australia ia menurunkan banyak pemain lapis kedua, hasil pertandingan itu tetap menyisakan banyak pertanyaan.

Formasi, kombinasi lini tengah, serta efektivitas serangan balik menjadi catatan penting yang harus segera dibenahi.

Menghadapi tim yang secara kualitas masih di bawah Australia, seperti Indonesia, bisa menjadi momentum yang tepat untuk mencoba komposisi terbaik.

Moriyasu diperkirakan akan menurunkan sejumlah pemain utama untuk mengembalikan performa tim ke jalur positif.

Bagi Jepang, ini bukan hanya tentang menang, tetapi juga bagaimana mereka bisa kembali menemukan ritme permainan menjelang jadwal FIFA Matchday berikutnya.

Walau di atas kertas Jepang unggul di hampir semua aspek, termasuk teknik, pengalaman, dan kedalaman skuad, mereka tak akan meremehkan Indonesia.

Perkembangan pesat tim Garuda, terutama dengan hadirnya pemain-pemain naturalisasi, membuat Jepang harus tampil dengan kewaspadaan tinggi.

Mereka paham bahwa kejutan bisa datang dari tim mana pun, apalagi jika lawan bermain tanpa beban.

Menghindari hasil buruk secara beruntun menjadi motivasi tambahan.

Jepang sadar bahwa kehilangan dua laga berturut-turut menjelang Piala Dunia bukanlah skenario ideal.

Oleh karena itu, mereka akan berusaha tampil solid sejak menit awal dan membidik kemenangan telak untuk mengirim sinyal bahwa kekalahan dari Australia hanyalah batu sandungan sesaat.

Sebagai salah satu kekuatan utama di sepak bola Asia, Jepang selalu menempatkan kebanggaan nasional dalam setiap pertandingan.

Kemenangan atas Indonesia akan menjadi bukti bahwa mereka masih layak disebut sebagai kandidat kuat untuk bersaing di Piala Dunia 2026 mendatang.

Pertandingan ini akan menjadi salah satu laga yang patut dinantikan, tidak hanya oleh pendukung Jepang, tetapi juga publik sepak bola Indonesia yang ingin melihat sejauh mana timnas mereka bisa menghadapi tekanan dan kualitas lawan sekelas Jepang.

Bagi Indonesia, ini adalah kesempatan emas untuk mengukur perkembangan tim, sedangkan bagi Jepang, ini adalah panggung untuk menunjukkan respons mereka terhadap kritik dan tantangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadiah Mewah untuk Timnas, Ernest Prakasa Sentil Anggaran di Tengah Krisis

Hadiah Mewah untuk Timnas, Ernest Prakasa Sentil Anggaran di Tengah Krisis

Entertainment | Minggu, 08 Juni 2025 | 14:04 WIB

6 Alasan Timnas Indonesia Berpotensi Raih Kemenangan Bersejarah atas Jepang

6 Alasan Timnas Indonesia Berpotensi Raih Kemenangan Bersejarah atas Jepang

Bola | Minggu, 08 Juni 2025 | 14:03 WIB

Mengenal Kacamata Swivel Vision, Dipakai Emil dan Maarten Paes saat Latihan Timnas Indonesia

Mengenal Kacamata Swivel Vision, Dipakai Emil dan Maarten Paes saat Latihan Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 08 Juni 2025 | 13:57 WIB

Terkini

Salam Tiga Jari Menggema, Simbol Perlawanan yang Menyimpan Pesan Besar

Salam Tiga Jari Menggema, Simbol Perlawanan yang Menyimpan Pesan Besar

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:45 WIB

Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan

Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 17:42 WIB

Ratusan Polisi Dimutasi di Tengah Pusaran Isu Propam dan Manuver Jenderal

Ratusan Polisi Dimutasi di Tengah Pusaran Isu Propam dan Manuver Jenderal

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:42 WIB

MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman

MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 17:39 WIB

Dukung Ketahanan Energi Nasional Pertamina dan Toyota Perkuat Kolaborasi

Dukung Ketahanan Energi Nasional Pertamina dan Toyota Perkuat Kolaborasi

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:33 WIB

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:30 WIB

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 17:16 WIB

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:12 WIB

×