3 Kendala Timnas Indonesia hingga Dibantai Jepang, Keputusan Patrick Kluivert Disorot

Arief Apriadi

Rabu, 11 Juni 2025 | 21:58 WIB
3 Kendala Timnas Indonesia hingga Dibantai Jepang, Keputusan Patrick Kluivert Disorot
Thom Haye saat membela Timnas Indonesia di laga melawan Jepang pada babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ronde ketiga (the-afc.com)

Suara.com - Kekalahan memalukan Timnas Indonesia dari Jepang dengan skor telak 0-6 menjadi pukulan keras sekaligus sinyal bahaya menjelang ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Laga yang berlangsung di Suita City Football Stadium, Osaka, pada Selasa (11/6/2025), membuka lebar jurang kualitas antara Garuda dan tim-tim papan atas Asia.

Kehilangan arah permainan, lemahnya pertahanan, hingga keputusan rotasi besar dari pelatih Patrick Kluivert menjadi tiga kendala utama yang memperburuk performa skuad Merah Putih. Berikut ulasan lengkapnya:

1. Skema Defensif yang Kontraproduktif

Skuat Timnas Indonesia di laga melawan Jepang pada kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ronde ketiga (the-afc.com)
Skuat Timnas Indonesia di laga melawan Jepang pada kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ronde ketiga (the-afc.com)

Patrick Kluivert memilih formasi 5-4-1 sebagai pendekatan utama menghadapi Jepang, strategi yang dinilai terlalu bertahan dan akhirnya menjadi bumerang.

Alih-alih solid di belakang, Garuda justru seperti menumpuk pemain tanpa arah, sementara Jepang dengan mudah mengendalikan permainan melalui penguasaan bola hingga 71 persen.

Minimnya tekanan saat kehilangan bola membuat Jepang bisa leluasa membangun serangan dari segala arah.

Timnas Indonesia hanya bisa bertahan tanpa perlawanan berarti dan hampir tidak memiliki fase penguasaan bola yang efektif.

Statistik membuktikan, Indonesia hanya mampu mencatat 268 operan dengan akurasi 75 persen, kalah jauh dari Jepang yang mencetak 644 operan dengan 90 persen akurasi.

baca juga

Tak satu pun tembakan on target diciptakan Indonesia, menegaskan betapa tumpulnya lini serang mereka.

2. Serangan Mandek, Ole Romeny Terisolasi

Ole Romeny saat memperkuat Timnas Indonesia di laga melawan Jepang pada kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde ketiga (the-afc.com)
Ole Romeny saat memperkuat Timnas Indonesia di laga melawan Jepang pada kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde ketiga (the-afc.com)

Kondisi ini semakin diperparah oleh kurangnya kreativitas di lini tengah dan minimnya sokongan dari sektor sayap. Ole Romeny, striker yang dipercaya sebagai ujung tombak, tampak benar-benar terisolasi sepanjang pertandingan.

Strategi menyerahkan seluruh beban serangan kepada Romeny gagal total. Jepang yang sudah mempelajari pola serangan Indonesia dengan mudah memutus suplai bola ke Romeny, membuat sang striker tak mampu menciptakan ancaman berarti.

"Ole Romeny menjadi target utama serangan, namun strategi ini mudah dibaca dan dihentikan oleh Jepang."

Minimnya pergerakan tanpa bola dan variasi serangan dari sisi lapangan membuat pertahanan Jepang tidak pernah benar-benar teruji.

Ke depan, Patrick Kluivert dituntut menyiapkan lebih banyak opsi taktis, termasuk penguatan lini kedua yang bisa menjadi jembatan antara lini tengah dan depan.

3. Lini Belakang Rapuh, Mees Hilgers dan Rotasi Dianggap Bermasalah

Justin Hubner saat membela Timnas Indonesia di laga melawan Jepang pada babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Ronde ketiga (the-afc.com)
Justin Hubner saat membela Timnas Indonesia di laga melawan Jepang pada babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Ronde ketiga (the-afc.com)

Kendala terbesar ada pada pertahanan Indonesia yang tampak tidak siap menghadapi intensitas permainan cepat ala Samurai Biru.

Duet Daichi Kamada dan Takefusa Kubo terlalu bebas bergerak, seringkali mengeksploitasi celah di antara lini belakang Garuda.

Mees Hilgers yang digadang-gadang jadi tembok baru di pertahanan justru tampil di bawah ekspektasi.

Ia kesulitan membaca alur serangan lawan dan kerap telat menutup ruang. Padahal, Jepang melancarkan total 21 tembakan dengan 11 di antaranya tepat sasaran.

Tidak hanya Hilgers, keputusan Kluivert melakukan rotasi besar-besaran juga menuai sorotan tajam.

Pemain seperti Dean James, Yance Sayuri, dan Beckham Putra terlihat belum siap bermain di level intensitas tinggi seperti ini.

"Kekalahan telak ini menjadi bukti bahwa eksperimen besar tanpa persiapan matang bisa berakhir tragis."

Dua gol Jepang yang lahir dalam rentang waktu empat menit di babak pertama menjadi titik balik mental tim yang langsung runtuh.

Setelah kebobolan, konsentrasi para pemain hilang, yang akhirnya dimanfaatkan dengan sempurna oleh Jepang untuk terus menggempur.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Striker Jepang Akui Mudah Bikin Gol Indah ke Gawang Timnas Indonesia

Striker Jepang Akui Mudah Bikin Gol Indah ke Gawang Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 11 Juni 2025 | 15:30 WIB

Apa yang Salah dari Timnas Indonesia? Ole Romeny Terisolasi, Mees Hilgers Gagap di Lini Belakang

Apa yang Salah dari Timnas Indonesia? Ole Romeny Terisolasi, Mees Hilgers Gagap di Lini Belakang

Bola | Rabu, 11 Juni 2025 | 16:39 WIB

Jadwal Drawing Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Pot Berapa?

Jadwal Drawing Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Pot Berapa?

Bola | Rabu, 11 Juni 2025 | 14:08 WIB

Statistik Timnas Indonesia Makin Hancur! Perbandingan Dibantai Jepang Era Kluivert dan STY

Statistik Timnas Indonesia Makin Hancur! Perbandingan Dibantai Jepang Era Kluivert dan STY

Bola | Rabu, 11 Juni 2025 | 13:51 WIB

Teka-teki Bisakah Pemain Diaspora Membela Timnas Indonesia U-23 di AFC Cup?

Teka-teki Bisakah Pemain Diaspora Membela Timnas Indonesia U-23 di AFC Cup?

Your Say | Rabu, 11 Juni 2025 | 11:50 WIB

Sengaja Serius, Pebandingan Susunan Pemain Timnas Jepang saat Lawan Australia dan Indonesia

Sengaja Serius, Pebandingan Susunan Pemain Timnas Jepang saat Lawan Australia dan Indonesia

Bola | Rabu, 11 Juni 2025 | 14:32 WIB

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia ketika Mees Hilgers Bermain, Lebih Sering Kalah

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia ketika Mees Hilgers Bermain, Lebih Sering Kalah

Bola | Rabu, 11 Juni 2025 | 12:14 WIB

Terkini

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:19 WIB

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:36 WIB

×