Ancaman Cuaca Ekstrem di Piala Dunia 2026: Dari Gelombang Panas hingga Badai Petir

Galih Prasetyo

Minggu, 22 Juni 2025 | 15:43 WIB
Ancaman Cuaca Ekstrem di Piala Dunia 2026: Dari Gelombang Panas hingga Badai Petir
Ancaman Cuaca Ekstrem di Piala Dunia 2026: Dari Gelombang Panas hingga Badai Petir [Tangkap layar X]

Suara.com - Kekhawatiran serius mencuat menjelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Cuaca ekstrem yang terjadi selama gelaran Piala Dunia Antarklub 2025 di AS menjadi peringatan dini.

Di Piala Dunia Antarklub 2025 terjadi badai petir dan gelombang panas sudah mengganggu empat pertandingan hanya dalam lima hari pertama turnamen, dan suhu hingga 41°C diperkirakan akan melanda pekan depan.

Dikutip dari laman resmi FIFA, setidaknya ada empat pertandingan Piala Dunia Antarklub 2025 mengalami penundaan kick off.

Pertandingan Mamelodi Sundowns vs Ulsan HD ditunda lebih dari satu jam karena badai petir di Orlando.

Ilustrasi cuaca panas. [Dok. Pixabay]
Ilustrasi cuaca panas. [Dok. Pixabay]

Lalu laga Salzburg vs Pachuca dihentikan selama 90 menit di Cincinnati saat babak kedua.

Sementara pertandingan Palmeiras vs Al-Ahly terhenti selama 40 menit di New Jersey.

Sedangkan laga Benfica vs Auckland City baru menyelesaikan babak kedua dua jam lebih lambat dari jadwal awal.

Ancaman Suhu Panas

baca juga

Bermain di suhu lebih dari 35°C hingga 41°C tentu sangat berisiko.

Pemain Atletico Madrid, Marcos Llorente mengatakan saat timnya kalah 0-4 dari PSG di LA, suhu 32°C sudah “sangat panas dan tidak nyaman.”

Dr. Chris Tyler, pakar fisiologi olahraga dari University of Roehampton, memperingatkan bahwa panas ekstrem bisa menjadi “lawan paling berat” selama Piala Dunia nanti.

Kelompok Fossil Free Football, aktivis iklim di sepak bola, juga menyoroti risiko khusus di stadion tanpa atap seperti di Charlotte, yang akan menggelar laga Real Madrid vs Pachuca dan Benfica vs Bayern dengan indeks panas diperkirakan mencapai 38–41°C.

Sementara itu, banyak penonton meninggalkan stadion lebih awal karena kelelahan dan dehidrasi.

Lantas bagaimana respon FIFA?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasib Eks Pelatih Nathan Tjoe-A-On: Ogah Nganggur Lebih Pilih Kerja di Terminal

Nasib Eks Pelatih Nathan Tjoe-A-On: Ogah Nganggur Lebih Pilih Kerja di Terminal

Bola | Minggu, 22 Juni 2025 | 15:22 WIB

Ada Penumpukan Cairan di Otot Kevin Diks, Borussia Monchengladbach Tak Khawatir

Ada Penumpukan Cairan di Otot Kevin Diks, Borussia Monchengladbach Tak Khawatir

Bola | Minggu, 22 Juni 2025 | 13:57 WIB

Jobe Bellingham Bersinar di Piala Dunia Antarklub, Jadi Motor Baru Borussia Dortmund

Jobe Bellingham Bersinar di Piala Dunia Antarklub, Jadi Motor Baru Borussia Dortmund

Bola | Minggu, 22 Juni 2025 | 13:49 WIB

Media Italia: Negosiasi Jay Idzes Rumit, Klub Jerman Ikut Perburuan

Media Italia: Negosiasi Jay Idzes Rumit, Klub Jerman Ikut Perburuan

Bola | Minggu, 22 Juni 2025 | 13:43 WIB

Luput dari Sorotan, Pemain Keturunan Serba Bisa 21 Tahun Bisa Langsung Masuk Timnas Indonesia Senior

Luput dari Sorotan, Pemain Keturunan Serba Bisa 21 Tahun Bisa Langsung Masuk Timnas Indonesia Senior

Bola | Minggu, 22 Juni 2025 | 13:31 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×