Pemain Keturunan Rp55,6 Miliar Main Bola di Kampung Pakai Gawang Bambu

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 23 Juni 2025 | 11:43 WIB
Pemain Keturunan Rp55,6 Miliar Main Bola di Kampung Pakai Gawang Bambu
Masa Depan Belum Jelas, Emil Audero Main Bola di Kampung, Gawang dari Bambu. [Dok. IG/@emil_audero]

Suara.com - Di tengah ketidakjelasan masa depannya di klub, kiper Timnas Indonesia Emil Audero jadi sorotan usai bermain sepak bola di lapangan kampung bersama anak-anak sekitar.

Pemain keturunan Indonesia-Italia yang lahir di Mataram, Lombok itu kembali ke Como selepas masa peminjaman berakhir bersama Palermo FC.

Dalam kesepakatan peminjaman yang terjadi di paruh musim 2024/2025, Palermo memiliki opsi untuk mempermanenkan Emil yang kontraknya bersama Como baru akan berkahir pada 2028.

Namun, hingga kini belum ada kabar bakal seperti apa nasib Emil, apakah dipermanenkan Palermo, kembali dipinjamkan, atau justru bertahan di Como dan berpotensi cuma jadi kiper pelapis.

Di tengah ketidakpastian itu, Emil Audero menunjukkan gaya sederhana dengan bermain bola di kampung halamannya, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Aksi eks penjaga gawang Juventus dan Inter Milan itu menarik perhatian warga sekitar dan sampai viral di media sosial.

Dalam video-video yang beredar di media sosial, Emil Audero bermain sepak bola dengan anak-anak di sebuah lapangan kampung.

Uniknya adalah gawang yang dijaga Emil terbuat dari bambu tanpa jaring penjaga.

Emil hanya mengenakan kaos oblong tanpa lengan, celana pendek, dan sandal jepit.

baca juga

Ada sekitar 10 bocah bermain bersama-sama dengan Emil Audero di lapangan tersebut. Sama seperti Emil, anak-anak itu juga tidak mengenakan seragam layaknya ingin bermain sepak bola.

Dilansir dari Instagram @lombokparadisereels, lokasi tempat Emil bermain ada di SMP Negeri 6 Jonggat, Desa Labulia pada 21 Juni 2025.

"Kiper Timnas, Emil Audero di SMPN 6 Jonggat, bersama anaknya," kata seseorang dalam video tersebut.

Di video lain, Emil Audero diketahui memang sedang berada di kampung halamannya. Ia juga kedapatan melakukan aksi bakti sosial untuk anak-anak di sana.

Sebelumnya, Emil Audero dua kali bermain untuk Timnas Indonesia di ajang ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 5 dan 10 Juni lalu.

Pemain keturunan Lombok dengan harga pasar Rp55,6 Miliar, Emil Audero berpotensi dilatih legenda AC Milan, Filippo Inzaghi di Palermo.[Dok. IG emil audero]
Pemain keturunan Lombok dengan harga pasar Rp55,6 Miliar, Emil Audero berpotensi dilatih legenda AC Milan, Filippo Inzaghi di Palermo.[Dok. IG emil audero]

Ia mencatatkan debut bersama Timnas Indonesia saat mengalahkan China, 1-0 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (Stadion GBK), Senayan, Jakarta pada 5 Juni.

Kemudian pada 10 Juni alias lima hari setelahnya, Emil Audero kembali dipercaya pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert saat melakoni laga tandang melawan Jepang.

Sayang, dalam pertandingan tersebut Timnas Indonesia dihajar Jepang enam gol tanpa balas.

Meski begitu, Emil Audero berjasa mengantarkan Timnas Indonesia berlaga ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yang akan bermain pada Oktober mendatang.

Drawing pembagian grup Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan dilakukan pada 17 Juli 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Masing-masing grup akan diisi oleh tiga negara.

Ada enam tim yang akan berlaga di babak keempat yaitu Timnas Indonesia, Oman, Irak, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Arab Saudi.

Sebelum itu, Timnas Indonesia dijadwalkan menggelar laga uji coba pada September mendatang melawan Kuwait dan Lebanon.

Pertandingan uji coba September 2025 juga akan menjadi kesempatan bagi pelatih Patrick Kluivert untuk terus mengasah chemistry dan pola permainan tim.

Dengan waktu yang terbatas sebelum pertandingan resmi, laga uji coba seperti ini sangat vital, baik untuk memantapkan strategi maupun memberi jam terbang kepada pemain-pemain muda dan debutan.

Belum diketahui siapa saja yang akan dipanggil untuk FIFA Matchday kali ini, namun besar kemungkinan pelatih akan tetap mengandalkan pilar utama seperti Marselino Ferdinan, Ole Romeny, dan Calvin Verdonk, disertai beberapa nama baru hasil pemantauan di Liga 1.

Dengan semakin dekatnya drawing dan ketatnya persaingan di putaran keempat nanti, semua pihak berharap uji coba melawan Kuwait dan Lebanon dapat dimaksimalkan sebagai momentum penting dalam membangun tim yang lebih solid, kompetitif, dan siap bersaing demi mimpi besar tampil di Piala Dunia 2026.

Tak hanya menjadi ajang pemanasan, laga melawan Kuwait dan Lebanon juga bisa menjadi tolok ukur sejauh mana perkembangan taktik dan mental bertanding para pemain Indonesia sejak ditangani Patrick Kluivert.

Pelatih asal Belanda itu dipercaya membawa pendekatan permainan yang lebih agresif dan modern, dan pertandingan melawan tim-tim berkarakter kuat dari Timur Tengah akan menjadi ujian sesungguhnya bagi implementasi filosofi tersebut di lapangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Statistik Thom Haye dalam 5 Tahun Terakhir, Bukti Masih Layak Berkarier di Eropa

Statistik Thom Haye dalam 5 Tahun Terakhir, Bukti Masih Layak Berkarier di Eropa

Bola | Senin, 23 Juni 2025 | 11:06 WIB

Maarten Paes Penuhi Syarat Pindah ke Liga Korea

Maarten Paes Penuhi Syarat Pindah ke Liga Korea

Bola | Senin, 23 Juni 2025 | 10:25 WIB

Kiper Timnas Indonesia U-17 dan Paulo Sitanggang Gabung Madura United

Kiper Timnas Indonesia U-17 dan Paulo Sitanggang Gabung Madura United

Bola | Senin, 23 Juni 2025 | 07:18 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×