Selamat Tinggal Selamanya Petinggi Persebaya Bagikan Kabar Duka Ada yang Meninggal Dunia

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 25 Juni 2025 | 14:16 WIB
Selamat Tinggal Selamanya Petinggi Persebaya Bagikan Kabar Duka Ada yang Meninggal Dunia
Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Indonesia. John Tarkpor Sonkaliey, mantan gelandang asing Persebaya Surabaya asal Liberia, dikabarkan meninggal dunia pada Senin (23/6) di kampung halamannya, Monrovia, Liberia. (Persebaya)

Suara.com - Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Indonesia. John Tarkpor Sonkaliey, mantan gelandang asing Persebaya Surabaya asal Liberia, dikabarkan meninggal dunia pada Senin (23/6) di kampung halamannya, Monrovia, Liberia. Informasi meninggalnya Tarkpor awalnya beredar melalui media sosial dan kemudian dikonfirmasi oleh sejumlah pihak yang pernah bekerja sama dengannya selama merumput di Indonesia.

Sosok John Tarkpor bukanlah nama asing bagi pencinta sepak bola tanah air.

Pemain yang dikenal dengan sapaan Jhon Takpor ini pernah menjadi pilar penting di lini tengah Bajol Ijo, julukan Persebaya, pada musim 2009 hingga 2011.

Eks Persebaya Surabaya asal Liberia, John Tarkpor Sonkaliey meninggal dunia. [Dok. X/SerieA_Lawas]
Eks Persebaya Surabaya asal Liberia, John Tarkpor Sonkaliey meninggal dunia. [Dok. X/SerieA_Lawas]

Kepergiannya pun langsung memicu gelombang ucapan duka dari komunitas sepak bola Indonesia, khususnya para Bonek—pendukung fanatik Persebaya.

Sekretaris Persebaya, Ram Surahman, turut membenarkan kabar meninggalnya Tarkpor. Meski ia mengaku mengetahui informasi tersebut melalui media sosial, kebenarannya tidak diragukan lagi.

Hingga kini, penyebab pasti kematian pemain kelahiran 16 Oktober 1986 itu belum diketahui secara detail.

Namun, informasi yang beredar menyebutkan bahwa Tarkpor sempat mengalami demam tinggi sebelum akhirnya dirawat di RS SD Cooper, Monrovia, dan mengembuskan napas terakhir di sana.

“Ya benar,” kata Ram saat dihubungi melalui pesan WhatsApp oleh ANTARA, Rabu.

Sosok Tarkpor dikenang sebagai gelandang pekerja keras dengan etos bermain tinggi.

baca juga
Cuplikan duel pemain Persebaya Surabaya dan Bali United. (persebaya.id)
Cuplikan duel pemain Persebaya Surabaya dan Bali United. (persebaya.id)

Dalam masanya di Persebaya, ia menjadi figur yang selalu tampil maksimal dan tidak pernah setengah hati saat mengenakan seragam hijau khas Bajol Ijo.

Keberadaannya di lini tengah mampu menyeimbangkan permainan tim dan menjadi motor serangan yang handal.

Tidak hanya Persebaya, karier Tarkpor di Indonesia juga mencatatkan perjalanan bersama beberapa klub lain. Ia pernah memperkuat Persiter Ternate, Persitara Jakarta Utara, Pelita Jaya, serta Persijap Jepara.

Pada era Indonesia Super League (ISL), Tarkpor merupakan salah satu pemain asing yang tampil konsisten dan mencuri perhatian berkat kemampuan teknis serta kontribusinya di lapangan.

Selain kontribusinya di klub-klub tanah air, Tarkpor juga sempat mengenakan seragam tim nasional Liberia.

Ia mencatatkan lima kali penampilan internasional pada tahun 2003, sebuah pencapaian yang menunjukkan kualitasnya sebagai pesepak bola kelas dunia.

Rasa kehilangan terhadap Tarkpor tidak hanya dirasakan oleh para penggemar dan mantan rekan setim di Indonesia. Di media sosial, sejumlah mantan pemain asal Liberia juga menyampaikan belasungkawa.

Salah satunya adalah Anthony Jomah Ballah, mantan rekan Tarkpor di Persebaya, yang mengenang sang gelandang sebagai "saudara junior" dan seorang legenda yang tidak akan pernah dilupakan.

Para Bonek pun tidak tinggal diam. Banyak dari mereka mengunggah foto dan kenangan saat Tarkpor tampil di Stadion Gelora 10 November, memperlihatkan betapa besar cinta dan penghargaan komunitas suporter terhadap pemain yang pernah memperjuangkan nama besar Persebaya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga ataupun federasi sepak bola Liberia terkait kronologi atau penyebab pasti meninggalnya Tarkpor.

Namun, kehilangan sosok seperti dirinya menjadi pengingat akan ikatan emosional antara pemain asing dan klub Indonesia, serta pengaruhnya terhadap sejarah perjalanan tim-tim lokal.

Dalam sejarah Persebaya, nama Tarkpor memang tidak bisa dilepaskan dari era transisi klub di akhir 2000-an. Di tengah dinamika sepak bola nasional saat itu, Tarkpor hadir sebagai simbol perjuangan dan dedikasi.

Banyak yang menilai bahwa gaya bermainnya mewakili karakter Persebaya: militan, gigih, dan penuh semangat juang.

Kematian Tarkpor menjadi kehilangan besar, tidak hanya untuk Persebaya, tetapi juga bagi sepak bola Indonesia yang pernah menjadi rumah keduanya.

Warisan yang ia tinggalkan berupa semangat, loyalitas, dan kualitas permainan akan tetap hidup dalam ingatan para penggemar dan rekan-rekannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Helikopter Tak Langsung Angkut Pendaki Brasil di Rinjani? Pengamat Beberkan Alasannya

Kenapa Helikopter Tak Langsung Angkut Pendaki Brasil di Rinjani? Pengamat Beberkan Alasannya

News | Rabu, 25 Juni 2025 | 14:04 WIB

Selamat Tinggal, Keluarga Eks Timnas Indonesia Buangan STY Sampaikan Kabar Duka

Selamat Tinggal, Keluarga Eks Timnas Indonesia Buangan STY Sampaikan Kabar Duka

Bola | Rabu, 25 Juni 2025 | 11:52 WIB

Kabar Duka! Sempat Menderita Flu, Eks Persebaya John Tarkpor Tutup Usia

Kabar Duka! Sempat Menderita Flu, Eks Persebaya John Tarkpor Tutup Usia

Bola | Selasa, 24 Juni 2025 | 23:48 WIB

Terkini

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?

Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:39 WIB

PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas

PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji

Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang

Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:12 WIB

×