Masih Muda, 3 Alasan Rafael Struick Patut Dikritik jika Gabung Klub Liga Indonesia

Irwan Febri

Sabtu, 05 Juli 2025 | 18:50 WIB
Masih Muda, 3 Alasan Rafael Struick Patut Dikritik jika Gabung Klub Liga Indonesia
Rafael Struick (Instagram/afcasiancup)

Suara.com - Masa depan Rafael Struick tengah jadi sorotan publik Tanah Air usai sang pemain dikabarkan akan merapat ke klub Liga 1.

Liga 1 dikabarkan menjadi destinasi baru Rafael Struick usai kontraknya bersama Brisbane Roar di Liga Australia tak diperpanjang.

Kabar yang mengaitkan Rafael Struick dengan Liga 1 ini menuai banyak respons yang beragam, ada yang pro dan juga kontra.

Salah satu yang menarik perhatian adalah pihak yang mengkritisi langkah Struick jika benar berlabuh di Liga 1.

Persib Bandung dan Persija Jakarta menjadi sejumlah klub Liga 1 yang dikaitkan dengan Struick selain Bali United.

Bukan tanpa alasan Struick patut dikritik jika benar bergabung klub Liga 1, hal itu dinilai sebuah kemunduran.

Apalagi Struick berstatus sebagai pemain Timnas Indonesia, ia tak cuma langganan di level junior, tetapi juga senior.

Lantas apa alasan Struick pantas dikritik jika ia benar-benar merumput di Liga 1? berikut di antaranya.

1. Belum Waktunya

baca juga

Saat ini belum waktunya bagi Struick untuk berkarier di Liga Indonesia, usianya masih sangat muda.

Struick juga masih berpotensi bertahan di level Eropa, ia bisa kembali ke Liga Belanda atau mencoba peruntungan di Asia.

Bermain di Liga 1 saat ini bisa jadi merupakan langkah kemunduran yang sangat jauh oleh Struick.

2. Tidak Niat di Eropa

Struick harus berjuang mendapatkan klub baru di Eropa, entah bermain di kasta kedua atau bisa menembus kasta tertinggi.

Jika benar Struick bergabung Liga 1, maka besar kemungkinan sang pemain sudah tidak berniat berkarier di Eropa.

Sangat disayangkan jika hal itu terjadi, mengingat Struick bukan pemain tanpa kualitas dan potensi.

3. Sangat Muda

Usia Struick saat ini 22 tahun, masih terbilang sangat muda bagi ukuran pemain sepak bola profesional.

Struick masih punya kualitas bersaing di Eropa, tak seperti Jordi Amat yang sudah berusia lebih dari 30 tahun.

Sehingga langkah Jordi Amat bergabung Persija Jakarta pun tidak dipermasalahkan banyak pihak.

Itulah tiga alasan mengapa Rafael Struick layak mendapat kritik jika benar-benar memutuskan untuk bergabung dengan klub Liga 1 Indonesia.

Keputusan seorang pemain muda sekelas Struick tentu akan menjadi sorotan, apalagi ia bukan nama sembarangan.

Pemain berdarah Belanda-Indonesia ini telah menjadi bagian penting dalam skuad Timnas Indonesia, baik di level junior seperti SEA Games dan Piala Asia U-23, maupun di level senior pada laga-laga kualifikasi Piala Dunia.

Oleh sebab itu, keputusan karier yang ia ambil tak lepas dari ekspektasi besar publik terhadap masa depannya.

Jika benar ia akan merumput di Liga 1 dalam waktu dekat, maka tiga alasan utama tadi menjadi dasar kuat mengapa keputusan itu dianggap sebagai kemunduran.

Rafael Struick, dengan segala potensi dan statusnya sebagai andalan Timnas Indonesia, tentu diharapkan bisa terus berkembang di lingkungan yang mendukung peningkatan kualitas, baik secara teknis, fisik, maupun mental.

Jika ia memilih Liga 1 terlalu dini, banyak pihak menilai hal tersebut bukan hanya sebagai keputusan personal, tapi juga sebagai kehilangan besar bagi masa depan Timnas.

Namun pada akhirnya, semua kembali kepada keputusan sang pemain. Apakah Struick akan menjadikan Liga 1 sebagai batu loncatan atau justru sebagai titik nyaman dalam kariernya?

Hanya waktu yang bisa menjawab. Yang jelas, kritik dan harapan akan selalu hadir bagi pemain yang membawa panji Garuda di dadanya.

Kontributor: Eko

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mauro Zijlstra Selangkah Lagi Bela Indonesia, Naturalisasi Hampir Rampung?

Mauro Zijlstra Selangkah Lagi Bela Indonesia, Naturalisasi Hampir Rampung?

Your Say | Sabtu, 05 Juli 2025 | 15:16 WIB

Nomor 5 Milik Rizky Ridho, Jordi Amat Pakai Nomor 4 di Persija Jakarta?

Nomor 5 Milik Rizky Ridho, Jordi Amat Pakai Nomor 4 di Persija Jakarta?

Bola | Sabtu, 05 Juli 2025 | 14:58 WIB

Latihan Bareng Finn Dicke, Rafael Struick Akan Gabung Klub Liga Portugal?

Latihan Bareng Finn Dicke, Rafael Struick Akan Gabung Klub Liga Portugal?

Bola | Sabtu, 05 Juli 2025 | 16:10 WIB

3 Alasan Jordi Amat Tak Perlu Dihujat karena Bermain di Liga Indonesia

3 Alasan Jordi Amat Tak Perlu Dihujat karena Bermain di Liga Indonesia

Bola | Sabtu, 05 Juli 2025 | 15:10 WIB

Peringatan Dini untuk Patrick Kluivert, PSSI Prediksi Ini Terjadi di Ronde 4

Peringatan Dini untuk Patrick Kluivert, PSSI Prediksi Ini Terjadi di Ronde 4

Bola | Sabtu, 05 Juli 2025 | 15:20 WIB

Statistik Ngeri Pemain Keturunan Indonesia Baru Gabung Klub di Liga Malaysia, Sempat Tolak Persija

Statistik Ngeri Pemain Keturunan Indonesia Baru Gabung Klub di Liga Malaysia, Sempat Tolak Persija

Bola | Sabtu, 05 Juli 2025 | 16:20 WIB

Terkini

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

News | Senin, 14 September 2026 | 17:08 WIB

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:59 WIB

×